Home / Featured / Stella “Marketeers Model Brand Ambassador 2018” Mewarnai Hidup Dengan Prestasi…!

Stella “Marketeers Model Brand Ambassador 2018” Mewarnai Hidup Dengan Prestasi…!

Pontianak, BEREDUKASI.Com — TIDAK hanya cantik, gadis yang satu ini juga berbakat dan berprestasi.

Namanya Stella Putri Pius Susilo atau yang akrab disapa dengan Stella. Selain menjadi “Pontianak Marketeers Model Brand Ambassador 2018”.

Stella juga tercatat menjadi Tim Pagelaran Kesenian dalam rangka promosi Budaya Kalimantan Barat di TMII Jakarta 2008 & 2009, Purna Paskibra Kabupaten Sanggau 2008

Duta Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau 2009, Duta Narkotika Kabupaten Sanggau 2009, Runner up 1 Duta Lingkungan Hidup Kalimantan Barat 2009, Joining English Summer Camp in Accurate American English School at Kediri, Jawa Timur 2010, Duta Pariwisata Kabupaten Sanggau 2010, A Youth Delegation of  Indonesia at TUNZA International Conference, UNEP (The United Nations Environment Programme ) PBB 2011.

Disamping itu tercatat juga sebagai Finalis Duta Lingkungan Hidup Regional Kalimantan 2012, Tim Trans Java-Bali Biodiesel, Expedition 2012 bersama Tim dari Malaysia,Thailand dan Laos. Runner up 2 Dara Wisata Khatulistiwa Kalimantan Barat 2013

Juara 3 Duta Beauty Preneur Kalimantan Barat 2013. Delegasi FemaleDev Pontianak di FemaleDev Summit 2014, Putri Pariwisata Kabupaten Sanggau 2015, Runner up 4 Putri Pariwisata Kalimantan Barat 2015, Duta Wisata Kalimantan Barat 2015 dan

Top 10 Duta Wisata Indonesia 2015.

“Kedepannya saya berharap, dapat terus belajar dan terus membangun potensi diri, agar dapat terus menginspirasi dan menjadi berkat bagi banyak orang,” ungkap lulusan Program Study Sistem Komputer Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan alam Universitas Tanjungpura Pontianak, Kalimantan Barat.

Gadis kelahiran Sanggau, 23 Juni 1993 ini juga, mengaku hobi menari dan travelling. Karena ia sangat mencintai segala sesuatu yang berhubungan dengan seni. Dan lewat tari ia dapat mengekspresikan seni di dalam diri.  Dengan menari juga sekaligus dapat melestarikan dan mempromosikan potensi wisata daerahnya.

“Saya suka travelling dikarenakan saya dapat mengeksplorasi keindahan-keindahan alam. Dan budaya yang ada ditempat tersebut dan mempelajari hal-hal yang berbeda dari setiap tempat yang saya kunjungi,” tandas sulung dari dua bersaudara ini.

Stella juga bercerita bahwa untuk memaknai hidup, pertama-tama seseorang perlu belajar mengenal diri sendiri. Kemana dan dimana arah tujuan yang ingin dan akan dicapai. Karena menurutnya hidup itu bagikan sebuah skenario kosong, dimana orang yang bersangkutan adalah penulis ceritanya dan mereka adalah aktor dari cerita tersebut.

“Bagi pribadi saya sendiri, berharap dan terus berusaha untuk membuat skenario hidup menjadi suatu cerita yang “extraordinary”. Belajar dan bertemu orang hebat sebanyak mungkin, menjelajah dan pergi sejauh mungkin, berkarya dan berseni tiada henti. Agar saya semakin dapat memaknai hidup yang kelak semoga dapat selalu dikenang,” jelasnya.

Pemilik dari motto hidup “Orang sukses sesungguhnya adalah orang biasa dengan keyakinan dan ketekunan yang luar biasa”.

Stella juga kini tengah sibuk bekerja, sebagai Manager di salasatu perusahaan “start up” yang bergerak di bidang kosmetik dan kecantikan yang sedang berkembang di Indonesia.

“Di sela-sela pekerjaan utama, saya sehari-hari tergabung di beberapa komunitas yang ada di kalimantan Barat. Salasatunya menjadi Model di Indonesian Fashion Chamber Chapter Pontianak, Photoshoot Model, Master Ceremony (MC) di event-event, bergabung di komunitas musik dan film serta beberapa komunitas lainnya. karena saya memang sangat senang bersosialisasi, bersinergi dan berkolaborasi,” tandasnya.

Adapun sosok yang selalu menginspirasinya, Stella menegaskan bahwa kedua orang tuanya adalah sosok yang selalu memberikan contoh dan pelajaran-pelajaran hidup yang sangat luar biasa. Sehingga dirinya bisa sampai dititik ini. Selain kedua orang tua, baginya semua orang yang ditemui adalah sumber inspirasinya. Karena dari setiap orang yang dijumpai,  mendapatkan pelajaran hidup yang berbeda-beda. Ada sisi gelap-terang, baik-buruk, positif-negatif. Yang baik akan dijadikan contoh dan panutan dan yang buruk biarlah dijadikan pembelajaran. Ia akan sangat berterima kasih kepada siapapun yang pernah hadir dan ada dalam hidupnya.

“Adapun yang membuat saya selalu bersemangat dalam menjalani hidup adalah rasa syukur yang sangat besar kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena saya diperbolehkan “ada” merasakan hidup, sehingga saya tidak boleh menyia-nyiakan anugerah terbesar yang saya peroleh. Juga rasa syukur saya bisa tumbuh dan berkembang di keluarga. Sehingga saya harus melakukan sesuatu yang dapat membanggakan kedua orang tua dan keluarga saya.” paparnya dengan hangat sore itu, di salasatu sudut kota Pontianak. (Tiwi Kasavela)

About admin

Check Also

Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Kejurnas Kempo 2019……!

Bandung, BEREDUKASI.Com — KOTA Bandung akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Kempo 2019. Yang digelar pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *