Hari Pertama Ujian Sekolah SD (Sekolah Dasar) Di Bandung……!

Bandung, BEREDUKASI.Com – HARI Senin (15/4/19) merupakan hari pertama Ujian Sekolah (US) bagi para peserta didik SD (Sekolah Dasar) di kota Bandung.

Dan inilah beberapa komentar Kepala Sekolah Sekolah Dasar (SD) di Kota Bandung yang sempat ditemui BEREDUKASI.Com :

SDN 185 Cihaurgeulis Kota Bandung. Jumlah peserta Ujian adalah 67 Peserta yang terbagi dalam 4 ruangan kelas.

Berbagai upaya yang dilakukan seorang Kepsek, dalam memotivasi para peserta didiknya.

“Ini kepedulian saya saja untuk memotivasi para peserta didik yang jumlah NEM nya lebih dari 25 saya berikan penghargaan berupa Medali. Tahun pelajaran 2017/2018 yang mendapat Medali yang jumlah NEM 24 keatas. Jadi sekarang harus ada kenaikan,” tutur Teti Heryani, selaku Kepala SDN 185 Cihaurgeulis Kota Bandung.

“Alhamdulillah hari pertama Ujian semua peserta didik hadir,” imbuhnya lagi.

SDN 113 Banjarsari Kota Bandung.

 “Jumlah peserta Ujian berjumlah 231 peserta. Dan di hari pertama ini, Ujian Sekolah materi pelajaran PAI dan PKN,” jelas Siti Aisyah Rosadah, Kepala SDN 113 Banjarsari Kota Bandung.

“Alhamdulillah hari pertama Ujian berjalan lancar. Dan peserta Ujian dibagi dalam 12 ruangan kelas. Semoga sampai USBN nanti anak-anak semua sehat dan bisa mengikuti Ujian dengan hasil yang memuaskan,” timpalnya lagi.

SDN 035 Soka Kota Bandung. Dengan jumlah peserta Ujian 172, terbagi di 8 ruangan kelas.

“Alhamdulillah semua peserta Ujian, sudah melaksanakan shalat  Istiqosah berjamaah di sekolah. Dan dihadiri juga oleh semua orangtua peserta Ujian dan acara ini diadakan oleh Komite Sekolah,” papar Agustin Aisyah.

“Saya berharap kepada peserta Ujian, bisa menjaga kesehatan. Tentunya nilai juga bisa lebih meningkat,” imbuhnya lagi.

Harapan selaku Kepsek, Agustin berharap semua lulusannya. Bisa diterima di SMP yang sudah dicita-citakan oleh peserta didik dan orangtuanya.

SDN 037 Sabang Kota Bandung. Jumlah peserta Ujian ada 194 peserta. Yang dibagi dalam 10 ruang kelas.

“Do’a bersama telah dilakukan oleh Guru, Orangtua Komite Sekolah dan para siswa kelas 6,” kata Usep Kurniawan, Kepala SDN 037 Sabang Kota Bandung.

“Sukses anak SD ada Dua. Satu Lulus SD dan Dua melanjutkannya. Itu yang selalu saya sarankan kepada para orangtua siswa. Dan saya termasuk yang mendukung sistem Zonasi, untuk penerimaan siswa baru,” pungkasnya.

SDN 150 Gatot Subroto Kota Bandung. Dengan jumlah peserta Ujian ada 103. Dan dibagi menjadi 6 ruangan kelas. Dengan jumlah Penduduk sebanyak 12 orang.

“Alhamdulillah hari pertama Ujian berjalan lancar. Semua bisa hadir. Harapan saya semua lulusan dari SDN ini, bisa masuk ke sekolah yang dicita-citakan,” harap Mimin Maryani, Kepala SDN 150 Gatot Subroto Kota Bandung.

SDN 044 Awigombong Kota Bandung. Jumlah peserta Ujian ada 246 dan dibagi dalam 13 ruangan kelas. Serta tiap kelas 20 peserta Ujian. Bahkan ada satu kelas dengan 6 peserta Ujian.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Pendidik atau Guru sudah memberikan segala kempuannya kepada para peserta didik. Saya berharap bisa Lulus semua,” jelas Mimin Mintarsih, S.Pd. salaseorang Guru yang menjadi Panitia pelaksanaan Ujian.

SDN 027 Cicadas Kota Bandung. Jumlah peserta Ujian ada 145, dibagi dalam 8 ruangan kelas. Dengan jumlah Pengawas 16 orang serta cadangan 1 orang.

“Insya Allah untuk US atau Ujian Sekolah dan USBN ini. Saya ingin menghasilkan Prestasi peserta didik yangbaik,” ujar Teti Mulyati, Kepala SDN 027 Cicadas Kota Bandung.

SDN Padasuka Kota Bandung. Jumlah peserta Ujian ada 228 dibagi dalam 12 ruangan kelas.

“Semoga semuanya lancar, sesuai dengan harapan kita semua. Tuntas semua dengan hasil yang memuaskan,” jelas Neni Herdiani, Kepala SDN Padasuka Kota Bandung.

SDN 151 Sukasenang Kota Bandung. Peserta Ujian dengan jumlah 81 terbagi dalam 2 ruangan kelas.

“Sukses masuk ke SMP yang diinginkan walaupun dengan Zonasi. Yang jelas selalu semangat mengejar cita-cita,” tandas Neni Herdiani yang juga merangkap sebagai Kepala Plt SDN 151 Sukasenang Kota Bandung.

“Ya… harapan saya dari dua sekolah ini, lulusannya bisa memuaskan semua pihak terutama semua peserta didik,” pungkasnya.

SDN 243 Cicabe Kota Bandung. Jumlah peserta Ujian ada 162 peserta, dibagi 9 ruangan kelas. Dengan jumlah Pengawas 18 orang. Pengawas ada yang di US dan USBN. Untuk USBN tentunya Pengawas dirolling dengan sekolah lain.

“Harapan saya memberikan upaya yang terbaik. Zonasi bisa tertampung SMPN 59 Satu Atap ini, tetap akan berlaku,” kata Susi Susilawati, Kepala SDN 243 Cicabe Kota Bandung.

SDN 160 Sukalaksana Kota Bandung. Jumlah peserta Ujian ada 158, terbagi dalam 8 ruangan kelas.

“Harapan saya tentunya yang terbaik untuk semua lulusan dari SDN 160 Sukalaksana ini. Semuanya tentu saja, sesuai dengan cita-cita para peserta didik itu sendiri. Kami hanya membimbing dan mendidik,” papar Sri Sulastri, Kepala SDN 160 Sukalaksana Kota Bandung.

SDN 001 Merdeka Kota Bandung. Jumlah peserta Ujian 220 yang terbagi di 11 ruangan kelas.

“Alhamdulillah hari pertama Ujian berjalan lancar. Tetapi ada satu peserta didik yang tidak hadir karena sakit,” jelas Ida Nurhaida, Kepala SDN 001 Merdeka Kota Bandung.

“Insya Allah peserta Ujian yang sakit 1 orang akan mengadakan Ujian susulan. Makanya saya tidak henti-hentinya memberikan pengarahan kepada para orangtua peserta didik, untuk menjaga kesehatan anak-anaknya,” imbuh Ida Nurhaida, mengingatkan.

SDN 113 Cimuncang Kota Bandung. Jumlah peserta Ujian 239 yang dibagi dalam12 ruangan kelas dengan jumlah pengawas 24 orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.