Home / Featured / Fakultas Syarih dan Hukum UIN SGD Bandung Gelar Konferensi Internasional Bersama Mahkamah Agung…..!

Fakultas Syarih dan Hukum UIN SGD Bandung Gelar Konferensi Internasional Bersama Mahkamah Agung…..!

Bandung, BEREDUKASI.Com  —  FAKULTAS Syariah dan Hukum (FSH) UIN SGD
Bandung menggelar “Sharia and Law International Conference (Shalic)”
bertajuk “Memikirkan Kembali Peran Hukum Islam dalam Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan (SDG)”. Acara ini dibuka oleh Wakil Rektor II. Prof. Dr.H.
Oyo Sunaryo Mukhlas, M.Si. yang berlangsung di Hotel Ibis Styles, Jl. Braga
No.8 Bandung, Selasa (9/7/19).

Dr. H. Amran Suidi, S.H, M.Hum,.
MM (Ketua Kamar Peradilan  Agama Mahkamah
Agung) Prof. M. Arskal Salim GP, MA. Ph.D (Direktur pada Direktorat Pendidikan
Tinggi Keagamaan Islam), Prof. Samina Yasmeen ( Director, Centre for Muslim
States and Societies/CMSS, University of Western Australia), Prof. Mark
Cammack. (Ahli bidang Hukum di Southwestern Law School, Los Angeles, California)
dan Dr. Ah. Fathonih, M.Ag (Dekan FSH UIN SGD Bandung). Tampil sebagai
narasumber utama pada acara Shalic yang diikuti 100 peserta. Terdiri dari
Peneliti, Pembuat Kebijakan dan Praktisi untuk membahas berbagi persoalan
tentang kemajuan, arah baru, paradigma dan hasil penelitian soal aspek
penerapan Syariah dan Hukum.

Menurut Prof. M. Arskal Salim GP,
MA. Ph.D tantangan yang dihadapi lulusan Fakultas Syariah dan Hukum itu dalam
memberian bantuan hukum kepada masyarakat sebagai seseorang yang mempunyai
keterampilan hukum,

Dalam Pasal 9 disebutkan bahwa
pemberi bantuan hukum berhak melakukan rekrutmen terhadap Pengacara, Paralegal,
Dosen dan mahasiswa Fakultas Hukum. Sedangkan pada pasal 10 disebutkan bahwa
pemberi bantuan hukum berkewajiban, untuk menyelenggarakan pendidikan dan
pelatihan Bantuan Hukum. Bagi Advokat, Paralegal, Dosen, mahasiswa Fakultas
Hukum.

Dengan dikabulkan uji materi
Permenkumham No.1 Tahun 2018 tentang paralegal dalam pemberian bantuan hukum
Mahkamah Agung (MA). Membatalkan ketentuan paralegal yang boleh memberi bantuan
hukum secara litigasi di pengadilan.

“Karena itu, jadilah
paralegal profesional yang memiliki pengetahuan, wawasan luas tentang hukum
positif mulai dari pidana, perdata, tata negara, tata usaha negara sampai
peraturan perundang-undangan, hukum adat, kompilasi hukum Islam. Karena tantangan
kedepan semakin kompleks,” tegas Prof. Arskal.

Dengan adanya Konferensi
Internasional dan pertemuan Forum Dekan Fakultas Syariah dan Hukum ini dapat
mendorong terlahirnya kebijakan lulusan STAIN, IAIN dan UIN yang berada di
lingkungan PTKIN untuk memiliki paradigma yang komprehensif dan holistik.    

“Caranya dengan memasukan
tradisi hukum dunia pada mata kuliah, kurikulum, kebijakan kurus singkat untuk
menghadirkan mahasiswa asing. Sehingga dapat memberikan kontribusi positif pada
dunia Islam bidang syariah dan hukum,” paparnya.  

Dirinya menuturk langkah
strategis yang bisa di lakukan seorang legal officer, staf hukum perusahaan
dapat menangani dokumen dan perizinan, menangani permasalahan hukum, baik untuk
masalah perdata maupun pidana.

“Untuk itu, keberadanya
sangat penting dan relevan dalam memberikan kesadaran hukum yang bersumber pada
hukum positif, adat dan kompilasi hukum Islam. Sehingga memiliki khasan yang
khusus dalam setiap menangani persoalan, kasus yang terjadi,” imbuhnya.     

Wakil Rektor II UIN SGD Bandung
mengatakan mahasiswanya di FSH, mereka diajari, dibina, dan dilatih oleh para
dosen andal, profesional. Sehingga menjadi Sarjana yang berkualitas, yang dapat
bersaing di berbagai lapangan kerja dan mampu merespons fenomena hukum dan
ekonomi syariah yang berkembang di masyarakat.

Semua artikel yang diterima di
Shalic 2019 akan diterbitkan di Economic and Social Development (ESD) yang
sudah terindeks CPCI (Web of Science oleh Thomson Reuters – Conference
Proceedings Citation Index, pengindex bereputasi internasional sesuai dengan
aturan dirjen Pendidikan TInggi Islam), EconLit, ABI Inform (oleh ProQuest) ,
EBSCO dan EconBIZ.

Publikasi ini memiliki nilai KUM
maksimal 15 per paper sesuai dengan ketentuan penilaian kenaikan pangkat.  Prosiding akan dipublikasikan setelah proses
peer-review selama 3-6 bulan setelah konferensi diadakan. (MIF)

About admin

Check Also

Kota Bandung Jadi Tuan Rumah Kejurnas Kempo 2019……!

Bandung, BEREDUKASI.Com — KOTA Bandung akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Kempo 2019. Yang digelar pada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *