Breaking News
Home / Featured / Bank Sampah dan Urban Farming Dikelola Oleh Santri dan Santriwati…….!

Bank Sampah dan Urban Farming Dikelola Oleh Santri dan Santriwati…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com — WALI Kota Bandung, Oded M. Danial terus mendorong agar aparat kewilayahan dan warga mengembangkan potensi yang ada. Potensi-potensi di wilayah harus terus digali agar bisa mensejahterakan warga.

Oded melontarkan itu saat meninjau RT.06/RW.03, Kelurahan Karasak, Kecamatan Astanaanyar seusai Shalat Jum’at di Masjid Al Barokah, Jumat (1/11/19).

“Ada banyak potensi disini. Masyarakat harus terus dibimbing, agar bisa potensi yang ada bisa berkembang. Seperti santri mengelola Bank Sampah dan Urban Farming,” katanya.

Sejumlah potensi yang ada di kawasan tersebut diantaranya, Kesenian Karinding dan Pencak Silat. Selain itu juga terdapat Bank Sampah dan Urban Farming yang dikelola oleh Santri dan Santriwati Masjid Al Barokah.

Menurutnya, potensi tersebut bisa bernilai ekonomi jika dikelola dengan baik. Seperti sampah menjadi nilai ekonomi jika diolah dengan baik.

“Santri ini bisa kelola sampah, mulai anorganik dan organik. Mereka juga tiap hari kumpulkan sampah menjadi nilai Ekonomi,” ujarnya.

Tudak hanya itu, Oded juga melihat Pencak Silat dan Karinding bisa menjadi Daya Tarik Pariwisata.

“Potensi Budaya seperti Pencak Silat dan Karinding bahkan Karawitan. Ini harus dibina betul agar warga bisa membentuk Destinasi Wisata di wilayahnya,” tutur Oded.

“Harapannya ketika ada potensi di wilayah yang bagus sepeti ini. Unsur kewilayahan yang lain harus mereplikasi. Ajak masyarakat untuk memanfaatkannya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Karang Taruna Kelurahan Karasak, Hanhan Rohana mengaku, pihaknya akan terus mendorong. Agar potensi yang ada bisa menyejahterakan warga. Apalagi ada dukungan dari aparat kewilayahan.

Hanhan mengungkapkan, Bank Sampah memang baru berjalan 3 bulan. Namun mulai menunjukan geliat yang positif. Para santri berangkat ke masjid, untuk kegiatan mengaji dengan membawa sampah dari rumah.

“Dikumpulkan lalu disetor. Selama tiga bulan ini sudah teekumpul sekitar Rp.5 juta yang digunakan untuk kegiatan seperti peringatan Maulid Nabi, Pawai Obor, Tahun Baru Hijriah dan kegiatan lainnya,” beber Hanhan. (SIR)

About admin

Check Also

Kado Terindah Di Penghujung Tahun 2019, Kabupaten Purwakarta Kembali Di Anugerahi Kabupaten Peduli HAM……..!

Purwakarta, BEREDUKASI.Com — SELAMA ini, kebijakan–kebijakan yang telah dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Dianggap telah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.