Breaking News
Home / Featured / Diana Kembangkan Potensi Lewat Seni dan Bahasa…..!

Diana Kembangkan Potensi Lewat Seni dan Bahasa…..!

Bandung, BEREDUKASI.Com — MENJADI pribadi yang lebih baik  dan bisa terus meng-upgrade diri. Serta mengembangkan potensi yang ada dalam diri adalah apa yang selalu diupayakan oleh gadis cantik kelahiran Bandung 23 Juli 1999.

Ya… inilah “mojang” bernama lengkap Diana Siti Nurjanah atau yang akrab disapa Diana.

“Jujur saya sebenarnya, bukan orang yang aktif. Tetapi saya berusaha keluar dari zona nyaman dan memulai hal baru yang bermanfaat,” tandasnya hangat.

Pemilik Motto hidup “Semua usaha kita pasti ada hasilnya, walau hal kecil sekalipun” inipun bercita-cita menjadi orang yang sukses dalam karir  di masa depan. Disamping itu ia pun ingin menjadi seorang Interpreter (penerjemah), bukan hanya bahasa inggris, tapi bahasa asing lainnya terutama bahasa Korea.

“Cita cita ini selaras dengan hobi saya untuk mempelajari bahasa baru. Dan mendalaminya bukan hanya dari segi bahasanya sendiri, tapi budayanya juga. Selain itu saya juga ingin bisa bekerja ke luar negeri dan mengeksplor hal baru,” terang pemilik tinggi badan 164 Cm.

Ditanya soal hobi, penfavorit warna hitam, putih dan pink ini mengungkapkan. Bahwa ia senang menggambar, karena ia memang gemar menggambar dari kecil, terutama potrait. Hal itu melatih sense-nya, dalam memahami detail dan keselarasan dari goresan pensil serta untuk dinikmati keindahannya.

“Kedua, saya suka mempelajari bahasa, sejak SMP mulai belajar bahasa Korea secara otodidak. Walaupun sulit, tetapi tetap ada progress dan perlahan-lahan skill bahasa Korea saya menjadi lebih meningkat,” jelasnya.

Sewaktu SMA,  Diana juga mengungkapkan bahwa ia memilih jurusan Ilmu Budaya dan Bahasa di SMAN 15 Bandung. Disana memiliki fokus untuk mempelajari mata pelajaran Sastra Indonesia, Sastra Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Jerman dan Bahasa Sunda.

“Nah..  untung makanan favorit, yang paling saya sukai adalah udang asam manis. Saya juga suka makanan pedas. Misalnya sambal, itu wajib kalau makan, saya paling suka sambal taichan, minimal ada cabenya hehe,” jelasnya ceria.

Mahasiswi UNPAS jurusan Sastra Inggris semester V ini pun kini  selain berkuliah tengah memperdalam Bahasa Korea dan Inggris bersiap untuk tes TOEFL dan TOPIK.

“Selain itu saya juga memiliki peliharaan kucing, total ada 10 ekor. Setiap hari harus diberi makan, bersihkan litter box dan mengajak  bermain. Mereka juga salasatu pemberi energi bagi saya, disaat saya stress, ketika melihat mereka, rasanya hilang seketika,” jelas peraih Juara II Duta Kampus Universitas Pasundan 2019/2021.

Ditanya tokoh idola,  Diana mengungkapkan bahwa ia mengagumi sosok Park Hye Min (Pony) yang merupakan Make-Up Artist jenius dari Korea Selatan.

“Saya sangat menyukai karya karyanya yang indah, saya belajar banyak mengenai teknik Make-Up. Hal itu juga membuat saya tidak takut untuk berekspresi melalui Seni tidak hanya diatas kertas saja,” ulasnya.

Anak ke dua dari empat bersaudara ini pun bercerita. Bahwa ia banyak terinspirasi dari kedua orangtuanya, karena ia tumbuh menjadi saksi dari perjuangan mereka dari bawah hingga saat ini. Mereka juga banyak mengajarkan pelajaran mengenai kehidupan, terutama ayahnya yang mengajarkan saya untuk selalu menghargai hal kecil yang ada di sekitarnya.

“Sedari saya kecil, mereka tidak pernah memaksa saya menjadi nomor satu. Mereka memberikan saya dukungan yang saya butuhkan dan hal itu memberi saya motivasi untuk menjadi yang nomor satu bagi mereka, sebagai bentuk rasa syukur saya,” tandasnya.

Mengenai makna hidup,  Diana berkata bahwa hidup yang ia maknai adalah bahwa hidup baginya, sangatlah berharga. Setiap detiknya memiliki momen yang tidak dapat terulang kembali dan terus maju. Karena itu kita harus menghargai setiap momen itu, dan bersiap menghadapi detik selanjutnya dengan kesiapan.

“Hal yang membuat saya terus bersemangat dalam menjalani hidup ini. Adalah karena saya tidak mau menjadi manusia yang sia-sia hidup di dunia ini. Juga ingin menjadi sesuatu yang berharga, yang memiliki nilai tinggi. Sehingga harus terus bangkit untuk terus membenah diri,” pungkasnya sore ini menutup cerita. (Tiwi Kasavela)

About admin

Check Also

Kado Terindah Di Penghujung Tahun 2019, Kabupaten Purwakarta Kembali Di Anugerahi Kabupaten Peduli HAM……..!

Purwakarta, BEREDUKASI.Com — SELAMA ini, kebijakan–kebijakan yang telah dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Dianggap telah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.