Home / Featured / Pengunjung Destinasi Wisata Curug Batu Templek Dibatasi Oleh Pengelola…….!

Pengunjung Destinasi Wisata Curug Batu Templek Dibatasi Oleh Pengelola…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com — OBJEK Wisata Curug (red: Air Terjun) Batu Templek atau (Curug Cisanggarung) sebagai Destinasi Wisata di Kec. Cimenyan, Kab. Bandung. Mulai membatasi pengunjung yang ingin menikmati cantiknya susunan tebing alami.

Bermula dari tempat penambangan batu templek yang resmi ditutup pada Tahun 2000. Objek Wisata ini resmi dibuka untuk Umum pada Tahun 2013.

Rere (31) sebagai Pengelola Tempat Wisata ini menuturkan, “Penambangan Batu Templek resmi ditutup Tahun 2000. Karena di atas tebing ada akses Jalan Umum. Pada awal tahun 2013 Curug Batu Templek mulai dikenal khalayak umum”.

Ekowisata ini mulai mencuat namanya setelah Pak Ujang Sahla, bersama rekan-rekannya. Menata fasilitas yang tersedia dan dimuat di Laman Situs Internet.

“Pak Ujang Sahla sebagai Pemilik dan Pak Cemi sebagai Arsitek yang menata tempat, bersama rekan-rekannya menyebarluaskan Ekowisata ini melalui Jejaring Internet,” jelas Rere

Pengujung biasanya mencapai 200 motor/hari, namun setelah wabah Virus Covid-19 merebak. Kini Ekowisata Curug Batu Cisanggarung, mengalami penurunan pengunjung. Fasilitas Panjat Tebing dan Jembatan Gantung yang menjadi Primadona ditutup untuk sementara.

“Sesuai himbauan Pemerintah dan Polsek setempat, kami memberlakukan “Social Distancing”. Untuk sekarang pengunjung dihimbau lebih waspada, karena tempat ini tetap dibuka. Namun pengunjung yang datang akan dibatasi, bagi warga kota Bandung yang merasa bingung karena perkotaan di “Lockdown” bisa menenangkan hati disini,” tegas Rere

Salasatu pengunjung asal Bandung, Soffya Fauzia (26) mengatakan datang ke Ekowisata tersebut. Karena merasa butuh suasana Asri. Soffya menjelaskan lokasi ini dapat menghilangkan stress dan baik untuk pernapasan.

“Tempatnya asri dan indah karena masi banyak pohon dan tidak ada polusi, jadi baik juga untuk pernapasan. Sekalian menghilangkan stress akibat banyak berita negatif yang kita lihat di TV dan Media Sosial,” tandas Soffya.

“Saya datang ke Curug Batu Cisanggarung, selain dekat juga bisa menjadi tempat berjemur untuk tubuh. Dengan pemandangan yang cantik. Melihat situasi juga penting disarankan datang pukul 09.00 Pagi, pengunjung sebaiknya berbekal masker dan pencuci tangan. Juga tidak bersentuhan dengan orang lain. Apabila pengunjung terlihat banyak lebih baik diurungkan,” pungkas Soffya. (MIF).

About admin

Check Also

Pemkot Bandung Ajak Warga Tetap Waspada Walaupun Telah Sukses Kendalikan Covid-19…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com — SELAIN mengikuti kebijakan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, langkah Kota Bandung memperpanjang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.