Home / Featured / Lewat “Jabar Bergerak”, “UNIKOM Peduli” Berikan Donasi Untuk Hadapi COVID-19…….!

Lewat “Jabar Bergerak”, “UNIKOM Peduli” Berikan Donasi Untuk Hadapi COVID-19…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com –
MELALUI Unikom Peduli, Universitas Komputer Indonesia yang diwakili oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si., Direktur Kemahasiswaan Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., Staf Direktorat Humas & Protokoler Arif Try Cahyadi, M.Ds., dan perwakilan BEM Unikom. Memberikan bantuan Donasi melalui Jabar Bergerak pada Senin (0L4/5/2020). Bertempat di Gedung Pakuan Jl. Cicendo No. 1 Bandung.

Dimana hal ini merupakan upaya dari UNIKOM, untuk mendorong Pemerintah untuk terus berupaya menekan penyebaran COVID-19 di masyarakat.

Bantuan yang diberikan langsung oleh Unikom yakni dalam bentuk Uang Tunai dimana telah disalurkan kepada Organisasi Jabar Bergerak. Dalam kesempatan tersebut, Tim Unikom disambut hangat oleh Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Ketua Umum Jabar Bergerak, Atalia Pratarya Kamil.

Selain Unikom, organisasi lainnya yang turut memberikan Donasi ke Jabar Bergerak diantaranya Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI), Gereja Sahabat Kota, Grab, Yayasan Solusi Bersinar Indonesia dan Bank Sampah Bersinar.

Apresiasi positif disampaikan oleh Ridwan Kamil kepada para donatur, yang kembali menyalurkan bantuan dalam upaya percepatan penanggulangan COVID-19 di Jabar.

“Karena perangnya kesehatan, maka pertempuran di lini depannya adalah Dokter dan Perawat. Untuk itu, saya apresiasi kepada pihak yang menyumbangkan alat-alat kesehatan maupun sembako dan donasi,” ujarnya.

Lebih lanjut Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil mengatakan, bahwa terdapat tiga kunci untuk menekan persebaran COVID-19 di Jabar. Yakni Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), larangan mudik dan tes masif. Keberhasilan melawan COVID-19 dalam situasi sekarang ada 3 strategi, yaitu PSBB yang ketat, melarang mudik agar tidak ada kasus impor, lalu tes masif. Disitulah kita bisa menurunkan persebaran COVID-19.

Menurut Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, Dra., SE., M.Si., Unikom peduli berhasil mengumpulkan kontribusi-kontribusi sivitas akademika Unikom.

“Ini bukan dihitung seberapa besarnya namun yang dilihat ialah motivasi kita bersama. Sehingga dapat langsung diundang oleh Kang Emil hari ini. Seluruh donasi ini, dapat terkumpul karena kerjasama yang baik dalam civitas akademika yaitu mulai dari Rektor, Yayasan, para Pimpinan, para Dosen, para Karyawan hingga para Mahasiswa yang turut serta berdonasi. Melalui Unikom Peduli, semoga ke depannya kita semakin memfokuskan tingkat kepedulian dan kepekaan bagi masyarakat luas.” jelasnya.

Sementara itu, Andrias Darmayadi, S.IP., M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa donasi ini. Telah dibuka dari sebulan lalu, sehingga seluruh civitas akademika dapat turut aktif berkontribusi.

“Mudah-mudahan dari hasil donasi yang Unikom berikan kepada Jabar Bergerak. Dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Lalu tidak menutup kemungkinan setelah donasi ini, Unikom akan terus berupaya memberikan donasi bagi masyarakat yang paling terdampak dari pandemi ini.” tuturnya.

Sedangkan mewakili mahasiswa, Parulian Ortega Sitompul selaku Wakil Presiden Mahasiswa BEM Unikom menyampaikan bahwa sebagai mahasiswa kita memiliki PR bersama untuk bergerak sebagai garda terdepan bagi masyarakat.

“Maka sebisa mungkin mahasiswa harus dapat memberikan manfaat dan aksi nyata yang dapat membantu. Khususnya bagi masyarakat yang terkena dampak Pandemi ini. Melalui Unikom Peduli, mahasiswa bisa turut berkontribusi secara langsung, memberikan bantuan berupa donasi melalui Jabar Bergerak,” tandasnya. (Tiwi Kasavela).

About admin

Check Also

Tunjangan ASN Purwakarta Dipangkas Guna Bantu Warga Terdampak Covid-19…….?

Purwakarta, BEREDUKASI.Com — SIANG tadi, Selasa (26/5/2020) merupakan hari pertama mereka memulai rutinitasnya untuk melayani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.