Cirebon, BEREDUKASI.Com — WARGA Desa Bojong Kulon, Susukan, Cirebon peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan hal yang tak biasa. Acara ini berlangsung Rabu (28/11/18).
Cirebon yang dikenal sebagai kota udang, masyarakatnya pun terkenal agamis. Terbukti dengan berdirinya pesantren-pesantren ternama sebagai wujud syiar Islam di tanah Jawa.
Seperti hal nya warga Desa Bojong Kulon peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan cara yang tidak biasa, berbeda dengan peringatan-peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada umumnya.
Pasalnya Ustad Slamet, Panitia Maulid yang juga warga di Desa tersebut yaitu menggelar “Ruqyah Massal sebagai bentuk Syiar Islam di zaman modern ini.
Ustad H. Abdul Hasid, salasatu ahli “Ruqyah” mengatakan, “Kami dari Jam’iyah Ruqiyah Aswaja kota Bandung. Alhamdulillah acara berjalan lancar dan warga antusias dengan kegiatan “Ruqyah” kami ini. Sampai saat ini tidak ada kendala apapun, atas izin Allah SWT. Pengobatan ini dapat menyembuhkan seseorang dari sihir, kerasukan, gangguan jin, gigitan hewan ataupun penyakit lainnya”.
“Manfaat “Ruqyah” ini sebagai bentuk keimanan, mengusir gangguan jin, dapat membentengi diri, mengurangi stress, membuat hati tenang, mengendalikan emosi dan sebagai upaya pengobatan yang menyembuhkan,” ujar H. Abdul Hasid.
Menurut Ustad Selamet, Panitia Acara Maulid Nabi Muhammad SAW mengakatan, “Acara ini gratis bagi seluruh warga yang mendaftar. Panitia sudah menanggungnya. Alhamdulillah para warga antusias dengan adanya “”Ruqyah” masal. Dengan adanya “Ruqyah” masal, dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini. Salasatu bentuk sosial dan Syiar Islam, saya berharap dengan digelarnya acara ini menjadi dampak baik yang dirasakan warga”. (MIF)