
Pemulasaraan Jenazah di Pesantren Kilat Ramadan dan Tanamkan Kebiasaan Ibadah pada Siswa SDN 083 Babakan Surabaya
BANDUNG, BEREDUKASI.COM – SDN 083 Babakan Surabaya di Jl. Ibrahim Adjie No.159 Kota Bandung. Menggelar kegiatan Pesantren Kilat Ramadan, bagi para siswa, sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini. Kegiatan tersebut berlangsung selama satu pekan, mulai 9 hingga 13 Maret 2026.
ㅤ

Kepala Sekolah SDN 083 Babakan Surabaya, Novalia Nurlaela, saat ditemui beberapa waktu lalu mengatakan, Pesantren Kilat Ramadan, menjadi momentum penting untuk menanamkan kebiasaan Ibadah sekaligus membentuk Karakter Siswa sejak dini.
ㅤ
“Kegiatan Pesantren Kilat Ramadan ini, diharapkan dapat menanamkan kebiasaan Ibadah kepada anak-anak. Misalnya bagaimana mereka melaksanakan Shalat Wajib Lima Waktu, menjalankan Puasa sebagai bagian dari Rukun Islam. Serta membiasakan diri dalam kegiatan keagamaan sehari-hari,” ujarnya.
ㅤ
Selain itu, para siswa juga diberikan berbagai pengetahuan keagamaan seperti membaca Al-Qur’an. Untuk siswa kelas bawah, materi yang diberikan antara lain tentang Akhlak serta kisah-kisah para Nabi.
ㅤ
“Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan memiliki Karakter baik. Sesuai dengan harapan orang tua dan sekolah. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mereka dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
ㅤ
Materi Keagamaan hingga Pemulasaraan Jenazah
Ketua Pelaksana Pesantren Kilat SDN 083 Babakan Surabaya, Layla Kamila yang juga merupakan Guru Pendidikan Agama Islam di sekolah tersebut. Menjelaskan bahwa kegiatan pesantren kilat tahun ini, berlangsung selama satu minggu penuh dengan berbagai Materi Keagamaan.
ㅤ
Menurut Layla, kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri oleh Pengawas Pendidikan Agama Islam. Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah juga bekerja sama dengan Yayasan Pesantren Arsi Al-Farisi.
ㅤ
Kerja sama dengan Yayasan Arsi Al-Farisi ini, telah berjalan selama dua tahun. Tahun ini merupakan pelaksanaan yang kedua kalinya. Pihak sekolah merasa terbantu, karena materi yang disampaikan oleh para Pemateri dinilai sangat baik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
ㅤ
Materi utama yang diberikan kepada para siswa, menitikberatkan pada Hafalan Bacaan Shalat beserta praktiknya. Selain itu, siswa juga mendapatkan materi lain, seperti Pemulasaraan Jenazah serta pengetahuan dasar tentang Zakat.
ㅤ
“Kami berharap melalui kegiatan pesantren kilat ini keimanan dan ketakwaan anak-anak dapat meningkat. Khususnya dalam pelaksanaan Shalat. Karena itu bacaan Shalat terus ditanamkan setiap hari, agar mereka terbiasa dan dapat memperbaiki kualitas salatnya,” jelasnya.
ㅤ
Layla juga mengungkapkan bahwa salah satu materi yang cukup menarik perhatian siswa, adalah Pemulasaraan Jenazah. Meski materi tersebut tergolong jarang diberikan kepada siswa sekolah dasar, respons anak-anak justru sangat antusias.
ㅤ
Materi tersebut sebelumnya pernah diberikan kepada para Guru. Melihat manfaatnya, pihak sekolah kemudian memutuskan untuk mengenalkan materi tersebut kepada siswa, khususnya Kelas Enam.
ㅤ
Pemulasaraan jenazah merupakan kewajiban umat Islam. Melalui materi ini diharapkan para siswa, memiliki pemahaman dasar. Sehingga ketika berada di lingkungan masyarakat, mereka tidak merasa asing dengan kewajiban tersebut.
ㅤ
Untuk tahun ini, materi Pemulasaraan Jenazah dijadwalkan pada hari terakhir kegiatan Pesantren Kilat yaitu pada hari Jum’at.
ㅤ
Melalui kegiatan Pesantren Kilat Ramadan ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan agama. Juga memahami nilai-nilai kehidupan serta tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat. (HKS).
ㅤ




