20.4 C
Indonesia
Tuesday, 17 May 2022

Ada Peningkatan Suspect DBD, Dinas Kesehatan Purwakarta Minta Warga Proaktif Lingkungan….!

Purwakarta, BEREDUKASI.Com — DINAS Kesehatan Kabupaten Purwakarta, mewaspadai adanya peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Bahkan menurut pantauan dari pihak Dinas Kesehatan, terdapat 76 orang tersuspect DBD dan jumlah ini meningkat dari 2018.

“Masih diduga dan belum positif 76 orang ini apakah memang terkena DBD atau bukan, yang pasti musim pancaroba seperti ini ya, harus mulai waspada juga,” ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Purwakarta Muh Zubaedi, Rabu (23/1/19).

Peningkatan tersebut berdasarkan data 2018 lalu. Setidaknya ada 263 orang di Purwakarta yang memiliki gejala demam berdarah.

Sedangkan untuk Bulan Januari 2018, Zubaedi menyebut hanya ada 30-an orang yang dilaporkan DBD.

“Mungkin karena cuaca saat ini lebih ekstrim dibandingkan tahun lalu. Tapi tidak ada laporan DBD yang mengakibatkan kematian,” ucapnya.

Pada awal tahun ini, yang paling banyak warganya terdeteksi gejala DBD ialah di Kecamatan Bungursari dan Pasawahan, yang didominasi oleh orang dewasa.

Sedangkan pada 2018, wilayah Kecamatan Munjul yang paling banyak terdeteksi gejala DBD. Wilayah yang berpotensi menjadi penyebaran DBD itu di area perkotaan, padat penduduk dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kurang.

“Adanya genangan air, jarang melakukan gerakan menutup, menguras dan mengubur (3M). Karena itu masyarakat sendiri yang harus proaktif melakukan pencegahan,” ujarnya.

Dirinya meminta agar masyarakat, untuk terus menjaga kondisi lingkungan khususnya sekitar rumah. Karena memasuki pancaroba jentik nyamuk DBD mudah berkembang cepat.

“Ada peningkatan, karena perubahan cuaca saat ini yang kadang panas dalan waktu lama, terus hujan tiba-tiba. Keadaan itu bisa menjadi penyebab hidupnya jentik nyamuk,” ujarnya.

Dinkes pun telah mengirimi surat ke semua rumah sakit maupun Puskesmas di wilayah Purwakarta. Untuk sosialisasi melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) terutama di lingkungan masyarakat.

Seperti halnya melakukan : Menutup, Menguras dan Mengubur (3M) secara rutin. Serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Selain itu Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (G1R1J), disarankannya untuk kembali dioptimalkan untuk mengurangi jumlah kasus DBD.

“Pengurangan kasus DBD yang paling efektif itu ialah masyarakatnya sendiri yang harus proaktif melakukan pencegahan, peka terhadap kondisi lingkungannya,” kata Zubaedi.

Adapun “fogging focus” itu adalah tahap terakhir dari pihaknya untuk memberantas nyamuk. Sebab, pencegahan yang dilakukan oleh masyarakat sendiri, menurutnya adalah langkah yang paling efektif untuk menurunkan jumlah kasus DBD.

“Kesadaran masyarakat perlu, untuk pencegahannya,” ucapnya.

Sementara ini terdapat 40 Petugas yang mewakili seluruh Puskesmas di Purwakarta itu. Nantinya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Selain tugasnya pun memantau warga secara berkala, khususnya daerah yang memiliki potensi berkembang biak nyamuk “Aedes Aegypti”.

“Kita terus tingkatkan sosialisasinya, bahkan Pokja ataupun Petugas terus kita kerahkan untuk segera lakukan pemantauan,” kata dia. (Naurid Ilyasa)

Related Articles

Laksamana Sukardi, Gandeng Harry Tjahjono Cegah Dampak Negatif Konten Youtube Pada Anak

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- MANTAN Politikus PDIP dan Menteri BUMN Kabinet Gotong Royong, Laksamana Sukardi (LS), menggandeng seniman Harry Tjahjono (HT) untuk membuat konten Youtube...

Binter Kodam III Siliwangi di Daerah Operasi Papua

PUNCAK JAYA, BEREDUKASI.COM – SATGAS Satuan Organik Yonif Raider 301/Prabu Kiansantang, Kodam III/Siliwangi yang dipimpin Dansatgas Satuan Organik Yonif R 301/PKS Letkol Inf Mohammad...

Mari Kita Berkolaborasi, Atasi Masalah Sampah di Kota Bandung

BANDUNG, BEREDUKASI.COM --- WALI Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak partisipasi seluruh elemen masyarakat. Untuk berkolaborasi mengelola sampah di Kota Bandung. Sebab kolaborasi dari semua...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Laksamana Sukardi, Gandeng Harry Tjahjono Cegah Dampak Negatif Konten Youtube Pada Anak

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- MANTAN Politikus PDIP dan Menteri BUMN Kabinet Gotong Royong, Laksamana Sukardi (LS), menggandeng seniman Harry Tjahjono (HT) untuk membuat konten Youtube...

Binter Kodam III Siliwangi di Daerah Operasi Papua

PUNCAK JAYA, BEREDUKASI.COM – SATGAS Satuan Organik Yonif Raider 301/Prabu Kiansantang, Kodam III/Siliwangi yang dipimpin Dansatgas Satuan Organik Yonif R 301/PKS Letkol Inf Mohammad...

Mari Kita Berkolaborasi, Atasi Masalah Sampah di Kota Bandung

BANDUNG, BEREDUKASI.COM --- WALI Kota Bandung, Yana Mulyana mengajak partisipasi seluruh elemen masyarakat. Untuk berkolaborasi mengelola sampah di Kota Bandung. Sebab kolaborasi dari semua...

Denkesyah Jajaran Kodam III/Siliwangi, Berkewajiban Memberikan Perawatan Sampai Ke Rumah Prajurit

CIREBON, BEREDUKASI.COM -- KOMANDO Resort Militer (Korem) 063/SGJ melaksanakan safari EKG dan GDS. Umtuk preventif kesehatan personel area servis di jajaran Korem 063/SGJ dalam...

Letkol Inf Anjar Ari Wibowo, Tinjau Pelaksanaan TMMD Di Desa Cikangkung Dan Koramil Terjauh

SUKABUMI, BEREDUKASI.COM – DANREM 061/SK  Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Anjar Ari Wibowo, tinjau pelaksanaan TMMD ke- 113 di Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten...