25.4 C
Indonesia
Friday, 22 October 2021

BKKBN Kembangkan Komunisasi Efektif Untuk Membangun Ketahanan Keluarga……!

Bandung, BEREDUKASI.Com — DEPUTI Bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KSPK) BKKBN, Muhammad Yani juga menyampaikan pesan senada. Beliau menegaskan, persoalan paling penting dalam keluarga adalah komunikasi. Penting bagi orang tua untuk belajar kembali tentang komunikasi gaya baru yang lebih sesuai dengan perkembangan kekinian.

“Orangtua harus selalu belajar. Ini tidak mudah karena remaja sekarang tidak sama dengan remaja kita dulu. Walaupun ada beberapa yang sama, misalnya keinginan untuk tahu sangat tinggi. Orangtua harus paham keinginan tertentu sang anak. Ini perlu dipahami Orangtua. Ini tidak mudah, tidak segampang yang diomongkan,” papar Yani.

Yani menjelaskan, BKKBN terus mengembangkan cara-cara berkomunikasi efektif dalam keluarga. Salah satunya berupa modul 1001 Cara Berdialog dengan Anak. Modul ini diajarkan kepada para orang tua melalui kelompok kegiatan bina keluarga remaja (BKR).

“Komuniasi harus terjadi dua arah. Harus terjadi antara ibu dengan anak maupun ayah dengan anak. Tidak hanya ayah atau ibu. Ayah harus mampu membangun komunikasi dengan anak. Tugas ini harus dipikul bersama. Kita tahu ada sosok ayah yang tidak tergantikan. Ayah menjadi panutan di tengah keluarga,” ujar Yani.

Lebih jauh Yani menjelaskan, BKKBN mendapat amanat Undang-undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga untuk meningkatkan ketahanan keluarga. Upaya ini ditempuh dengan melakukan pendekatan berdasarkan siklus kehidupan dengan instrumen penerapan delapan fungsi keluarga secara utuh dan berkelanjutan.

“Ketahanan akan didapat jika keluarga Indonesia menjalankan delapan fungsi keluarga. Artinya, jika ada keluarga tidak menjalankan delapan fungsi keluarga, otomatis ketahanan tidak bisa didapat. Atau, ketika salah satu atau beberapa fungsi tidak berjalan, maka ketahanan yang didapat tidak utuh. BKKBN melakukan berbagai program dan kegiatan untuk mewujudkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga,” papar Yani.

“BKKBN melihat dari siklus manusia. Periode itu meningatkan ketahanan keluarga karena ketahanan berubah-ubah. Keluarga baru, baru memiliki anak, punya remaja dan seterusnya, persoalan-pesoalan akan berubah. Begitu juga lansia. BKKBN menjaga tidak bisa dari satu sisi, tapi keseluruhan. Komprehensif dan holistik. Kebijakan-kebijakan kita arahnya ke sana,” tambah Yani.

Lebih dari itu, Yani menilai bahwa mencerdaskan bangsa sangat penting. Namun demikian, ketahanan tidak akan terbentuk tanpa adanya karakter kuat yang tumbuh dalam tubuh anak-anak Indonesia. Tanpa karakter kuat, bukan tidak mungkin seorang anak bangsa tega menggadaikan harga diri bangsanya untuk tujuan jangka pendek.

“Tetapi kalau tidak diimbangi dengan karakter, yang terjadi cerdas tapi karakternya lemah. Yang kita khawatirkan bukan negara baik, tapi negara dijual. Sehingga, pemerintah memandang penting sekaligus menjadikan pendidikan karakter sebagai program prioritas. BKKBN berkewajiban membangun karakter melalui revolusi mental,” tandas Yani. (Tesaf).

Related Articles

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali,Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali,Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

Penipuan Di Ranah Digital.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- SEIRING dengan berkembangnya teknologi, penipuan di ranah digital semakin marak terjadi. Karenanya, seseorang perlu senantiasa menjaga keamanan identitas digitalnya kapanpun.Tak terkecuali...

Permohonan Pengujian Judicial Review UU PERS No. 40 Tahun 1999 Di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Harus Ditolak.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- HARI Senin, 11 Oktober 2021, telah dilangsungkan Persidangan Pleno Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) dalam perkara dengan Nomor 38/PUU-XIX/2021,...