20.4 C
Indonesia
Wednesday, 17 August 2022
spot_img

Dagang Bubur Beras, Harus Sepagi Mungkin

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.COM — KEBERADAAN Pedagang Bubur Beras menjadi pemandang lazim saat pagi hari. Setiap tempat atau lokasi pedagang yang satu ini, sangat mudah dijumpai. Baik di pinggir jalan, Gang hingga pekarangan rumah sekalipun.

Seperti pedagang bubur beras di Kampung Babakan RT.03.RW.03. Pedagang Bubur beras yang sudah dikenali oleh pelanggannya, mengakui sudah beberapa kali pindah tempat. Dan setiap pindah tempat, selalu sepi pembeli.

‘ni bukan berarti tidak ada pembeli, tapi jumlahnya berkurang. Selain tempat baru juga si pelanggan belum menemukan tempat yang baru ini,’ kata Kholikin, Pedang Bubur Beras di kampung itu.

Menurut Kholikin, mencari pelanggan untuk membeli bubur buatannya dirasa gampang-gampang susah.

‘Ya gampang susah, karena mereka punya banyak pilihan membeli bubur,’ tutur kholikin.

Hanya yang perlu digaris bawahi dalam mencari pelanggan adalah dengan memberikan pelayanan prima.

Maksudnya tidak mengecewakan, sikap yang sopan serta bahasa yang lembut,’ tuturnya.

Satu porsi bubur yang dijual, kata Kholikin, satu porsi Rp. 6000,-.

‘Namun itu tidak berarti matok harga disitu. Bisa saja si pembeli mau beli berapa, bisa tigaribu kah, empat ribukah itu bebas,’ cetusnya lagi.

Waktu yang digunakan untuk mangkal biasanya pukul 05.00 WIB.

‘Ya diusahakan se-pagi mungkin karena orang sering mencari sarapan pagi,- tuturnya lagi.

Di lokasi tempatnya mangkal atau berjualan, kata Kholikin, jarak 2 kilometer ada pedagang bubur lain.

‘Nah, ini yang disebut dengan pilihan. Si pembeli bebas untuk santapan dengan membeli bubur. Kita bersaing dengan sehat. Namun saya yakin rijki itu sudah ada yang ngatur,’ pungkasnya. (Ombik).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU