20.4 C
Indonesia
Wednesday, 17 August 2022
spot_img

Dari “Ruang Kecil” Inilah Personil Sathar 13 Harus Mampu Mengembangkan Diri…..!

Bandung, BEREDUKASI.Com — MASALAH Literasi tentu saja sangat diperlukan, bukan saja untuk kalangan anak-anak sekolah atau kuliah saja. Sebab arti dari Literasi itu sendiri sangat luas.

Seperti hal-nya yang dilakukan dikalangan TNI AU. Guna menambah wawasan serta pengetahuan lebih luas tentang TNI AU, Komandan Satuan Pemeliharaan (Dansathar) 13 Depohar 10 Lanud Husein Sastranegra Letkol Tek. Wawan Darmawan SE, MI.Pol. Telah membuka Gripen Library Room Sathar 13.

“Awalnya, saat kumpul dengan rekan- rekan Non Militer, pembicaraannya terkait kedaulatan negara. Kalau masyarakat umum tahunya Prajurit TNI AU itu, tahu semua tentang AU. Padahal tidak seperti itu juga,” jelas Wawan, ketika bertemu dengan BEREDUKASI.Com di kantornya di Sathar 13 Lanud Husein Sastranegara Bandung, Rabu (17/7/19).

Hasil dari kumpul dan bincang santai dengan rekan-relannya yang Non Militer ini. Lalu terbersit dalam benak Letkol Tek. Wawan Darmawan SE, MI.Pol dan berinisiatif untuk memanfaatkan ruang yang tidak terpakai untuk dijadikan Perpustakaan.

“Dengan adanya Perpustakaan ini, kita harapkan “Today Reader and Tomorrow Leader” yang artinya  Sekarang menjadi seorang pembaca, besok kita bisa menjadi pemimpin. Semua ini berawal dari membaca, karena membaca dapat menambah pengetahuan lebih luas lagi,” papar Perwira yang dekat dengan para awak media ini.

Masalah buku sebagai isi dari Perpustakaan ini, diakui Kang Wawan sapaan akrabnya, masih terbatas.

“Ya….namanya juga merintis, jadi untuk urusan buku masih terbatas. Bahkan untuk sementara ini, masih bersifat Swadaya dari para anggota saja,” ujarnya.

“Insya Allah SWT, nanti akan kita isi dengan buku-buku tentang Biografi, Sospol, Teknik, Agama dan lain lain. Dan saat ini kita sedang memikirkan. Bagaimana caranya menambah koleksi buku, mungkin dari Dinas terkait seperti Disdik ataupun Instansi lainnya bisa membantu,” timpalnya lagi.

Perpustakaan ini dibuka setiap Kamis. Bahkan untuk waktu di Sathar 13 ini, setiap Rabu pagi wajib Shalat Dhuha dan Kamis hari membaca. Selebihnya bebas, selama tidak mengganggu waktunya berdinas.

Sementara, Komandan Depohar 10 Kol. Tek. Iskak Sugandi. Sangat mengapresiasi kreatifitas dan kegiatan Sathar 13.

“Sebab pada dasarnya, buku ini adalah “Mata Dan Jendela Dunia”. Sesuai kata pepatah “A room without a book is like a body without a soul” yang berarti kamar tanpa buku, ibarat tubuh tanpa jiwa,” katan Wawan, disela-sela peresmian Perpustakaan Gripen Library Room Sathar 13.

Letkol Tek. Wawan Darmawan SE, MI.Pol.berharap dari “Ruang Kecil” inilah. Personil Sathar 13, harus mampu mengembangkan diri menjadi seorang Prajurit yang berjiwa besar, profesional, militan, dan inovatif dalam mengabdikan dirinya kepada Bangsa dan Negara. (HKS)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU