22.4 C
Indonesia
Wednesday, 28 September 2022
spot_img

Dhohir, “Iman Mantap, Ilmu Lengkap dan Wawasan Luas”…!

Bandung, BEREDUKASI.COM — Memiliki motto hidup”iman mantap, ilmu lengkap dan wawasan luas” bagi pemuda aktif dan suka mengeksplorasi pemikiran ini adalah hal yang wajib dilakukan.

“Nama saya Dhohir Ananda, biasa dipanggil Dho,  Hir, atau nanda,” terangnya yang lahir di Bangkalan, 1 Januari,1994.

Penyuka warna Biru, khususnya biru langit ini berkata bahwa dulu ia hobi bermain futsal tapi saat ini, kesenangan tersebut bergeser dengan membaca, berdiskusi atau nongkrong sambil ngopi, dan aksi.

“Ya saya senang dengan kajian dan dunia pergerakan karena saya rasa ini salah satu cara untuk memperbaiki dan mengontrol pemerintah,” tandasnya.

Pemilik tinggi 160 CM ini juga berharap kedepannya ingin melihat negara Indonesia semakin aman, tentram dan rakyatnya sejahtera.

“Di masa depan kelak, saya juga ingin mejadi presiden atau wakil presiden, ya setidaknya menjadi seorang mentri. Karena saya ingin mengabdi pada negri, dan ingin membuat negri ini lebih baik,” ulas mahasiswa semester akhir jurusan Ilmu Hukum di Universitas Islam Nusantara, Bandung.

Dhohir yang tengah sibuk berorganisasi ini juga mengungkapkan bahwa ia mengidolakan sosok Pramoedya anantatoer dan Niccolò Machiavelli.

“Saya mengagumi Pram karena seorang seniman dan sastrawan yang luar biasa dalam karyanya, dia juga mampu menuangkan kritikan-kritikannya dengan apik,” tambahnya.

Sementara itu Niccolo Machiavelli, menurut Dhohir adalah seorang ahli teori dan figur utama dalam realitas teori politik, karena sangat disegani di Eropa pada masa Renaisans.

“Bukunya, Principe, atau Sang Pangeran banyak menguraikan tindakan yang bisa atau perlu dilakukan seorang seseorang untuk mendapatkan atau mempertahankan kekuasaan, dan itu keren,” jelasnya yang juga banyak terinspirasi dari keluarga dan para sahabatnya.

Bungsu dari 7 saudara ini juga mengatakan bahwa hidup adalah perjuangan yang harus kita lawan dengan pikiran dan hati.

“Terkadang kita harus memakai hati dalam menjalankan hidup dan kadang juga kita harus memakai pikiran, Pram mengajarkan bahwa tak seharusnya menyerah pada kehidupan. Seburuk apapun pengalaman hidup menimpa kita. Justru melalui pengalaman pahit dalam kehidupan itulah, membentuk menjadi manusia berkarakter,” tandasnya yakin.

Adapun hal yang membuatnya selalu tangguh adalah karena ia selalu melihat kedepan, bahwa perjalanan masih panjang, sehingga ia harus tetap bersemangat dan berjuang.

“Terakhir, saya juga ingin menyampaikan kepada teman-teman untuk semangat dan fokus pada tajuan kedepan. Untuk teman-teman mahasiswa khususnya,  tugas kita bukan hanya membaca dan mengerjakan tugas kuliah, namun tugas kita adalah agent of control dan agent of change. Ingatlah bahwa perubahan ada di tangan kita,” pungkasnya malam itu berapi-api. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU