24.4 C
Indonesia
Tuesday, 29 November 2022
spot_img

Erwin Sosok “Peracik” Jamu Tradisional……..!

Purwakarta, BEREDUKASI.Com — SORE itu BEREDUKASI.Com, sedang menuju perjalan pulang kerumah usai peliputan salasatu acara.

Baru saja sampai di pertigaan Jl. Jend. Soedirman, Purwakarta. Terasa capek dan pegal, saat mengendarai motor skuter matik. Akhrinya perjalan pulang berhenti sejenak. Skuter metik diparkir diatara Patung Jl. Jend. Soedirman dan Patung di Jln Jend.Ahmad Yani.

Tidak lama parkir, tiba turun hujan lebat. Seketika bergegas berlari meninggalkan kendaraan untuk berteduh. Sambil mununggu hujan reda. Lalu menyambangi sebuah kedai jamu yang berada diantara apotek dan tempat pangkas rambut.

Di kedai jamu ini, terlihat seorang pemuda sedang menikmati secangkir panas kopi hitam, sambil asyik memainkan ponselnya. Tidak disang ternyata dialah Erwin Ramdani, pemilik kedai jamu tersebut.

Dan perbincangan santey pun terjadi. Sambil berbincang dan meracik jamu pesanan, Erwin terus meracik jamu pesanan BEREDUKASI.Com.

“Dari tahun 2016 iseng-iseng saya belajar sama teman “ngeracik jamu” seperti ini,” kata Erwin.

Erwin yang bekerja sebagai karyawan di salasatu Perusahaan Daerah di Karawang itu. Lalu menerangkan, keinginannya berbisnis dengan barang yang tahan lama.

“Dulu sebelum usaha jamu, saya sempat jualan susu murni, cilok dan usaha kuliner lainnya,” katanya lagi.

Pria kelahiran Purwakarta, 30 Januari 1996 ini, selain berprofesi menjadi “peracik jamu”. Juga menjadi mahasiwa siap wisuda Jurusan Arsitektur di STT Wastukencana Purwakarta.

“Ya… kalau lulus kuliah sih.. saya bercita-cita jadi Arsitektur yang punya usaha sendiri,” kata Erwin, yang mengaku pecinta kopi ini.

Putra kedua dari empat bersaudara pasangan Endan Rochenda (alm) dan Etin Kusniati ini. Mengaku sudah terbilang lama, memiliki ilmu “Meracik Jamu Tradisional.

“Biasanya para pelanggan sering memesan Jamu Sehat Pria,” imbuhnya lagi.

Selain itu Erwin menceritakan awal mulai dirinya membuka Kedai JamuTrdisional.

“Dulu tempat ini digunakan nenek saya sebagai tempat penjualan alat perlangkapan Perdukunan. Dan saya merubahnya menjadi lebih bersih dan cerah hahaha…!,” kata Erwin sambil tertawa. (Naurid Ilyasa)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU