22.4 C
Indonesia
Friday, 27 January 2023
spot_img

EXPO SDN 112 Pamoyanan Kota Bandung, Alus Pisan !

BANDUNG, BEREDUKASI.COM — PADA hari Selasa, 13 Desember 2022. Tidak seperti biasanya, hari itu suasana di halaman SDN 112 Pamoyanan Kota Bandung. Terlihat para peserta didik semuanya, mengenakan Ragam Busana Tradisional dari berbagai Provinsi yang ada di Indonesia. Bahkan ada juga panggung, untuk pementasan beberapa Seni Budaya.

Selain itu di dalam kelas yang sudah tertata rapih, dijadikan arena Bazar Kuliner yang terbuat dari bahan serba buah Pisang. Dan ini merupakan bagian dari kegiatan Market Day, dimana para peserta didik belajar tata cara berbisnis sejak kecil.

‘Saya akan terus memotivasi kegiatan yang diselenggarakan oleh SDN 112 Pamoyanan ini. Memang lokasi Sekolah, masuk Gang kecil tetapi hanya beberapa meter dari jalan raya dan masih di wilayah Kota Bandung,’ jelas Jajang Hernawan, selaku Kasi Kurikulum SD Disdik Kota Bandung.

Kasi Kurikulum SD Jajang Hernawan

‘Dengan kegiatan atau acara seperti ini, jelas terlihat sudah sesuai dengan diharapkan kita semua. Dengan P5 kita gaungkan potensi-potensi yang dimiliki oleh SDN 112 Pamoyanan ini. Seperti yang diungkapkan Kepala Sekolah, ingin mengangkat potensi yang ada di Sekolah ini,’ ulasnya lagi.

Lalu harapannya ?

‘Harapan saya dengan P5 ini, bagaimana kita menciptakan atau mendidik putra-putri kita menjadi yang berahlak lurus pintar dan santun atau ‘Alus Pisan’. Jadi bagaimana kita mendidik calon-calon Pemimpin masa depan,’ jawabnya.

Yusuf Wahyudin Pengawas Bina Kecamatan Regol

Semua kegiatan yang dilakukan dalam acara ini, memang tidak lepas dari unsur P5 dalam Kurikulum Merdeka yaitu Projek Penguatan Profil Pemuda Pancasila.

Dimana tujuan dari P5 dalam Kurikulum Merdeka yaitu menjadikan Peserta Didik sebagai penerus bangsa yang Unggul dan Produktif.

Nita Pujiastuti Muntari, Kepsek SDN 112 Pamoyanan

Dan sebagai pembuktian dari kesemuanya itulah, warga SDN 112 Pamoyanan Kota Bandung. Ingin menunjukkan atau mengimplementasikan dengan menyelenggarakan kegiatan dengan tema ‘EXPO PROYEK Penguatan Profil Pelajar Pancasila SDN 112 Pamoyanan ‘GERAK PECI’ Gelar Aksi Pengusaha Cilik Nusantara’

‘Saya selaku Pengawas Bina, Alhamdulillah sebagai sarana Expo unjuk kabisa anak-anak. Acara ini ada kaitannya dengan Profil Pelajar Pancasila. Ini merupakan rangkaian dari Kurikulum Merdeka. Saya katakan acara ini sukses, karena semua pihak berperan serta. Peserta didik semua terlihat happy bisa unjuk kabisa ini unik, orangtua, pihak sekolah semua bergembira. Berkat kerjasama orangtua yang kompak, inisiatif, punya kemauan. Dukungan para orangtuanya luar biasa. Terlihat dari kostum mempertahankan kearipan lokal, Budaya Sunda dan Seni Budaya Provinsi lainnya. Ini sesuai dengan Profil Pemuda Pancasila,’ papar Yusuf Wahyudin, selaku Pengawas di Kecamatan Regol Kota Bandung.

‘Dan yang lebih utamanya lagi mereka jadi punya rasa kemandirian dan nalar kritis bahwa Sekolah ini bisa maju. Dan semua ini sudah diterapkan oleh para Guru, cara mentransfer ilmu sesuai Kurikulum Merdeka. Walaupun kondisi sekolah berada di dalam dan dilingkungan yang sangat heterogen, namun tetap masih mempertahankan kearifan lokal. Kami bangga,’ tuturnya.

Hal lain diungkapkan juga oleh Kepala SDN 112 Pamoyanan Kota Bandung yaitu Nita Pujiastuti Muntari.

‘Di Sekolah ini, ternyata tersimpan Mutiara-mutiara dalam lumpur. Kami akan terus berusaha untuk membersihkan lumpur-lumpur itu. Dan ternyata langsung dibuktikan, dengan diraihnya 7 Trofi FLS2N dari 10 Kategori yang dilombakan,’ tandas Nita Pujiastuti Muntari.

‘Sedangkan untuk acara ini, persiapannya sebentar hanya menghitung hari. Dan acara ini juga atas inisiatif para Guru dan saya langsung suport. Tentunya didukung juga oleh para Orangtua Peserta Didik yang sangat antusias dan sangat merespon,’ tutur sang Kepala Sekolah yang masih hitungan bulan ini.

Acaranya memang tertata rapih dengan menampilkan ragam Karya Seni mulai dari Tari-tarian, Musik sampai Upacara Adat Sunda Modern. Dengan Lengser yang terlihat kocak yang menjadi ciri khasnya. Sehingga membuat semua yang hadir penuh tawa riang.

Pentas Seni diisi dengan Marawis, Nyanyi Solo, Konser Harmonipet, Pantun, Tari Gantar, Tari Manuk Dadali, Tari Mojang Priangan serta beberapa tarian dari beberapa Provinsi lain.

Untuk arena Bazar Kuliner yang disajikan yaitu dari bahan buah pisang. Bahkan sebelumnya beberapa hari yang lalu, semoay diadakan dulu Cooking Class.

Acara dihadiri oleh para unsur Pemerintahan setempat, Pejabat Disdik Kota Bandung, beberapa Kepala Sekolah dan tamu undangan lainnya. (HKS).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU