22.4 C
Indonesia
Saturday, 3 December 2022
spot_img

“FKKADK” Membantu Orang Tua Merawat Anak Disabilitas…!

Bandung, BEREDUKASI.Com — MEMILIKI anak berkebutuhan khusus, tentunya memiliki cara-cara tersendiri dalam merawatnya.

Untuk itu Kota Bandung membentuk Forum Komunikasi Keluarga Anak Dengan Kecacatan atau yang disingkat dengan “FKKADK” yang sudah ada di 14 Kecamatan diantaranya Kecamatan Antapani, Kec. Mandalajati, Kec. Arcamanik, Kec. Cibeunying Kidul, Kec. Cibeunying Kaler, Kec. Cibiru, Kec. Panyileukan, Kec. Gedebage, Kec. Andir, Kec. Babakan Ciparay, Kec. Cicendo, Kec. Sukajadi, Kec. Bojongloa Kaler dan Kec. Kiaracondong kota Bandung.

FKKADK juga menjadi tempat berkumpulnya para orangtua yang memiliki anaknya yang “Disabilitas”. Disini bisa saling berbagi dan bercerita,¬† juga bertukar informasi mengenai penanganan anak “Disabilitas”.

Iis Sari Pargini, salasatu anggota dari FKKADK dan memiliki putra tunarunggu, mengatakan bahwa banyak sekali manfaat yang ia dapatkan. Ketika bergabung dengan FKKADK.

Dimana forum ini menjadi penambah wawasan, bagi para orangtua dalam merawat anaknya dengan baik dan optimis.

“Alhamdulillah dengan adanya FKKADK ini, kami merasa sangat terbantu untuk hal penguatan terhadap orangtua begitupun anaknya. Ditambah banyak kegiatan yang dilaksanakan, seperti¬† Good Parenting, Sharing, Terapy, Hydroterapy, Temu penguatan keluarga dan masih banyak lagi,” terang Iis yang bergabung sejak tahun 2013 di FKKADK Kecamatan Antapani.

Iis juga menambahkan, banyak informasi yang didapatkan dan juga membuatnya lebih percaya diri. Karena memiliki anak “Disabilitas”.

“Menjadi percaya diri, karena kita sesama orangtua saling menguatkan dan saling memberi motivasi,” tandasnya.

Peran FKKADK menurut Iis, cukup efektif membantu. Karena setiap anggota yang terlibat aktif dalam grup, akan selalu mendapatkan info-info yang bermanfaat.

“Ya… sebagai orangtua yang memiliki anak “Disabilitas”, tentunya harus siap mental, harus mau mengorbankan tenaga pikiran waktu untuk tetap setia. Dalam mendampingi anak “istimewa” ini. Harus percaya diri dan jangan melihat sisi kekurangan anak saja, tetapi harus pandai-pandai mencari informasi untuk perkembangan anak. Serta harus mengabil hikmahnya dari semua kegiatan ini,” paparnya.

Iis berharap bahwa FKKADK, akan tetap ada dan semakin maju dalam semua programnya. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU