"Heritage Lovers" Belajar Sejarah Sambil Jalan-jalan...! - Beredukasi.com
Home / Ragam Informasi / “Heritage Lovers” Belajar Sejarah Sambil Jalan-jalan…!

“Heritage Lovers” Belajar Sejarah Sambil Jalan-jalan…!

Heritage Lovers Belajar Sejarah Sambil Jalan jalan 2Bandung, BEREDUKASI.Com — UCAPAN “Learning History With Fun” ya… itu adalah slogan dari “Heritage Lovers” yaitu salasatu komunitas pecinta sejarah di kota Bandung.

Berdiri sejak awal tahun 2017. Meskipun  belum terlalu lama, tapi anggotanya dari waktu ke waktu terus bertambah. Tentu saja karena selain belajar sejarah, “Heritage Lovers” juga selalu menjelajahi berbagai kawasan yang memiliki cerita masa lalu yang  menyenangkan untuk digali.

Kegiatan “Heritage Lovers” sendiri biasanya minimal sebulan sekali. Para anggotanya berkunjung ke sebuah gedung atau bangunan lama untuk mengetahui sejarah serta latarbelakangnya.

Heritage Lovers Belajar Sejarah Sambil Jalan jalan 1Kemudian “kuncen” atau pengurus di tempat tersebut akan menceritakan. Segala ihwal atau sejarah tentang tempat yang dikunjunginya itu. Dari asal muasal bangunan, orang-orang yang pernah tinggal disana, Geografis, Antropologi, Sosiologi dan lain cerita-cerita lainnya.

Beberapa bangunan yang pernah dikunjungi “Heritage Lovers” yaitu Boscha, Gedung Isola di Universitas Pendidikkan Indonesia, Gedung Providentia, Katedral Santo Petrus,  museum dan tempat-tempat lainnya.

Malia Nur Alifa, Ketua sekaligus pendiri “Heritage Lovers”. Bercerita bahwa komunitas ini lahir dari ibu-ibu dandari komunitas “Lembang Heritage” yang memang suka jalan-jalan ke tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah.

Heritage Lovers Belajar Sejarah Sambil Jalan jalan 3Sejarah adalah hal yang sangat penting untuk menumbuhkan, kecintaan terhadap budaya bangsa. Sayangnya sampai saat ini masih sedikit orang yang berani, mengorek sejarah lebih dalam lagi.

“Padahal dengan sejarah, kita akan belajar lebih banyak hal tidak hanya sekadar cerita. Tetapi  juga hikmah dan kejadian yang membuat kita, lebih bijaksana dalam menjalani kehidupan ini,” tutur Malia yang menjabat sebagai Ketua “Heritage Lovers” sejak 19 Februari 2017.

Kegiatan “Heritage Lovers” tidak hanya berjelajah, tetapi  untuk membuatnya semakin menarik. Diadakan juga kegiatan lain seperti acara Bedah Buku, Talkh Show mengenai sejarah. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan, bahkan sampai ke masalah Aksara Sunda. Dan masih banyak kegiatan  lainnya yang tentunya selaras dengan pengenalan sejarah.

Heritage Lovers Belajar Sejarah Sambil Jalan jalan 4Lewat sejarah kita akan mengetahui kejadian lasa lalu yang baik ataupun yang buruk. Dan dari situlah kita belajar untuk lebih waspada dalam menjalani kehidupan. Tentunya selain dari acara jelajah, setiap anggota disini dapat berbagi pengalaman masing-masing baik dari segi Kebudayaan, Seni, Antropologi, Geografi, Literasi serta hal-hal lainnya. Sebab anggota “Heritage Lovers” itu sendiri, berasal dari berbagai latar belakang. Mulai dari Dosen, Pemilik Toko Buku, Psikolog, Penyiar Radio, PNS, eneliti LIPI, Pegawai Swasta, Ibu Rumah Tangga dan berbagai profesi lainnya.

“Begitupum dengan usia mulai dari usia 18 tahun hingga 61 tahun. Jadi faktor usia tidak menjadi halangan untuk menjadi anggota “Heritage Lovers” ini,” kata Malia.

“Agar lebih bervariatif “Heritage Lovers” juga, mengadakan kerjasama dengan beberapa komunitas yang serupa misalnya History Van Bandoeng (HVB) yang beberapa waktu lalu melakukan jelajah bersama ke Museum Mandala Wangsit, kemudian  Komunitas Jas Merah, saat  mengadakan ekspedisi Benteng ke Gunung Puteri Lembang,” jelas Malia.

Heritage Lovers Belajar Sejarah Sambil Jalan jalan 5Sekarang anggota yang tercatat menjadi  anggota “Heritage Lovers” berjumlah 40 anggota. Dan Malia berharap bahwa “Heritage Lovers” bisa lebih maju lagi. Terutama untuk anggotanya agar bisa lebih banyak lagi, lebih solid dan kompak.

Kedepan untuk masyarakat umum, Malia berkeinginan agar bersama-sama belajar sejarah dan mau berpartisipasi aktif untuk melestarikan Cagar Bisa ini. Dalam hal ini  komunitas ‘Heritage Lovers”, berkeinginan untuk mengenalkan sejarah, agar meraka memiliki cinta terhadap sejarah.

“Kesadaran akan sejarah adalah hal yang penting. Dan ini semua bisa dimulai dari bangku sekolah. Jangan sampai pelajaran sejarah ini. Diberikan kepada para siswa didik, menjenuhkan atau membosankan. Jadi perlu  metode  pembelajaran meyenangkan.  Sehingga para siswa didik, akan tertarik mendalami sejarah,” ucap  Malia yang menceritakan bahwa dia mulai jatuh cinta pada sejarah karena sering di dongengi kakeknya sewaktu kecil.

Kedepannya “Heriatge Lovers” bercita-cita untuk terus berupaya menularkan semangat, dalam mempelajari sejarah.

“Ayo kita miliki hidup yang lebih berwawasan dan berwarna dengan sejarah.” pungkas Malia dengan ceria. (Tiwi Kasavela)

About admin

Check Also

photostudio 1618521370814

Uchi Qolby Kembali Berkiprah, Lewat “Rangkullah Hatiku”…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com — KEINGINAN untuk melempar Single Hits, didasari dari mempunyai cita-cita sebagai Penyanyi sejak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *