27.4 C
Indonesia
Tuesday, 29 November 2022
spot_img

Ifa Mahasiswi ITB Berprestasi Dalam Bidang Farmasi…!

Bandung, BEREDUKASI.Com — TERUS belajar, mengembangkan potensi diri dan menguasai bidangnya adalah nilai-nilai yang dipegang oleh Hanina Liddini Hanifa atau akrab disapa “Ifa”.

Meskipun terbilang masih sangat belia, mojang kelahiran Tasikmalaya, 13 Januari 1995 ini. Merupakan lulusan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) S1 jurusan Sains dan Teknologi Farmasi dan S2 Bioteknologi Farmasi.

Prestasinya dalam bidang farmasi tidak tanggung-tanggung. Diantaranya menjadi Mahasiswa Berprestasi III Sekolah Farmasi ITB tahun 2016, Juara I Debat Kefarmasian yang diadakan oleh Fakultas Farmasi UGM, Juara I (gagasan : Kemasan obat Ramah Difabel) dan Juara III (gagasan : Apotek Ramah Difabel) Poster Kesehatan Nasional tahun 2014 yang diselenggarakan Fakultas Farmasi UI, Peraih Beasiswa 6th Summer Research Program (Fakultas Kedokteran Tsukuba, Lab Degenerative Medicine and Stem Cell) University of Tsukuba, Japan.

Mahasiswi beprestasinya tahun 2016

Delegasi ITB ke Asia Pasific  Pharmaceutical Symposium 2014, Malaysia dan juga terpilih menjadi Putri Farmasi 2015 di ajang Olimpiade Farmasi Indonesia di Palembang.

“Saat ini saya sedang praktek kerja Studi Apoteker semester akhir di Pendidikan Profesi Apoteker ITB dan menjadi Asisten Akademik Sekolah Farmasi ITB,” jelas Ifa dengan nada bicaranya yang hangat.

Selain fokus dalam Bidang Farmasi, Ifa juga mengaku hobi membaca artikel. Terutama Psikologi,  Parenting dan mengenai perkembangan Obat Bioteknologi, dan Astronomi.

“Saya juga membaca Tumblr dan membuka Pinterest. Karena saya memiliki “range interest” yang lebar, mudah tertarik banyak hal. Untuk memenuhi rasa ingin tahu saya, makanya suka berselancar di Internet untuk mencari artikel yang menarik. Jika di Tumblr sering mendapatkan banyak hikmah dari tulisan yang berkaitan dengan agama dan kehidupan,” tutur anak sulung dari tiga bersaudara ini.

Lalu apa rencana Ifa kedepan…?

“Pertama Saya ingin menjadi dosen ITB di bidang Bioteknologi Farmasi. Karena saya suka dengan fleksibilitas waktu kerjanya, pekerjaannya tidak monoton, amal “jariyah” juga karena memanfaatkan ilmu yg didapat. Selain itu suka berinteraksi dengan banyak orang dan saya  punya passion mengajar,” jawanya santay..!

Ifa mengaku bahwa mencintai Dunia Farmasi, karena dengan mengambil profesi ini, dirinya juga bisa lebih memperkuat kompetensi tentang obat-obatan, bermanfaat setidaknya untuk diri sendiri dan keluarga. Serta bisa kontribusi untuk masyarakat sebagai sarana pengabdian, selain profesi tersebut juga memperluas kesempatan dalam berkarir.

“Saya juga ingin menjadi ibu professional, karena memiliki “passion” di bidang Parenting. Menurut saya anak adalah investasi terbesar dalam hidup, bukan hanya didunia tapi kehidupan setelah dunia. Untuk mewujudkan hal itu, saya juga mengikuti sekolah Institut Ibu Proffesional yang digagas oleh ibu Septi yang merupakan pakar Parenting,” papar Ifa kepada BEREDUKASI.Com.

Kedepannya, Ifa juga berharap dapat menjadi Profesional, sebagai hamba Allah SWT, sebagai istri, sebagai ibu dan sebagai apoteker di masyarakat. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU