22.4 C
Indonesia
Sunday, 25 September 2022
spot_img

Imam Banyak Terinspirasi dari Game Dota 2…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com — INGIN menjadi Pro Player Dota atau Masinis adalah cita-cita dari Imam Agustian atau yang akrab disapa “Imam”.

“Saya senang sekali dengan Game Dota 2 dan saya berkeinginan mendapat uang dari Game Dota 2. Sementara itu Masinis, karena saya dari kecil sudah menyuka dengan alat transportasi Kereta Api,” terang pemuda yang lahir di Bandung, 6 Agustus 2000.

Selain hobi bermain Game Dota 2, Imam juga mengaku senang mengeksplorasi tempat tempat di malam hari, yang dikenal agak angker atau mistis.

“Saya sering nonton _youtube ghost ” dan untuk eksplorasi di malam hari adalah untuk mengetes adrenalin saya sendiri, ingin lebih mengetahui tentang dunia lain disamping dunia nyata,” terang penyuka warna hitam dan penikmat martabak.

Ditanyai mengenai motto hidup, pemilik tinggi 162 CM ini mengatakan bahwa “Tidak pernah peduli dengan perkataan orang lain dan tetap maju dengan keinginan diri sendiri” adalah prinsip yang ia pegang.

“Saya berharap kedepannya bisa lulus dengan nilai Terbaik, selain itu juga saya ingin menjadi orang yang lebih baik lagi,” terang siswa SMK Pasundan 2 Bandung Jurusan Teknik Komputer Jaringan A kelas XII.

“Untuk kesibukan, saat ini saya banyak menonton youtube untuk mencari inspirasi dan mempersiapkan diri untuk UN dan Ujikom,” terangnya.

Imam yang pernah menjadi Juara 3 Paduan Suara saat SD, juga Juara LT 2 saat SMP ini pun tengah aktif di Pramuka sebagai bendahara. Karena dari sana ia dapat belajar mengenai lingkungan hidup, nilai saling menghargai dan petualangan yang mengasyikan misalnya naik gunung.

“Untuk tokoh idola saya menggemari Amer Al-barkhawi, karena merupakan salasatu Pro Player Dota 2 dan saya selalu belajara dari permainan dia,” tambahnya yang juga terinspirasi dari Alvin Vajrin Youtuber Channel  Hagz dan Alvinvajrin.

Sulung dari dua bersaudara ini juga bercerita bahwa makna hidup yang dijalani adalah harus sesuai keinginan kita sendiri jangan hidup dari paksaaan orang lain.

“Hal yang membuat saya bersemangat adalah selalu bersyukur dan selalu mengingat Tuhan. Dan saya juga selalu berupaya untuk tidak pernah menghina orang lain atau mengkritik dengan bahasa yang keras,” tutupnya dengan senyum sore itu. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU