
BANDUNG, BEREDUKASI.COM — PROGRAM PWI Berbagi Kebaikan Ramadan 1447 H, pada Selasa (10/3/2026). Penuh kesan dan menjadi lebih spesial berkat kehadiran unsur Pimpinan Kota Bandung. Karena kegiatan ini rencananya bakal dihadiri Wali Kota Bandung, M Farhan dan Komandan Kodim (Dandim) 0618, Letkol Inf. Robil S.
Dalam program PWI Berbagi Kebaikan, rencananya Wali Kota Bandung dan Dandim 0618 turut terjun bersama wartawan yang tergabung dalam Pokja PWI Kota Bandung. Berbagi Takjil kepada warga Kota Bandung atau pengendara yang melintas di Jl. Jend. Ahmad Yani, tepat di depan Stadion Sidolig Bandung.
Namun karena ada satu dan lain hal, kegiatan yang sudah dijanjikan Wali Kota Bandung, M Farhan menyampaikan permohonan maaf. Karena tidak bisa hadir dan membersamai kegiatan sosial yang sudah berjalan 8 tahun tiap bulan Ramadhan oleh Pokja PWI Kota Bandung.
Meskipun tanpa kehadiran orang nomor satu di Kota Bandung, kegiatan berbagi Takjil Pokja PWI Kota Bandung tetap berjalan dan penuh kesan. Karena kehadiran Dandim 0618, Letkol Inf Robil S, turut berbagi kepada pengendara yang sedang menjalankan Ibadah Puasa.
Ketua Pokja PWI Kota Bandung, Zaenal Ihsan mengaku, bahagia karena kehadiran unsur Pimpinan-pimpinan Kota Bandung. Dalam kegiatan PWI Berbagi Kebaikan melalui berbagi ratusan paket Takjil kepada warga.
“Pokja PWI Kota Bandung merasa bahagia atas kehadiran Pak Dandim pada kegiatan PWI BERBAGI kali ini. Tentu ini sebuah hal yang patut diapresiasi sebab support dalam menebar kebaikan adalah tanggungjawab dan kewajiban bersama terlebih menghadirkan kepedulian dan sikap empatif terhadap sesama di bulan suci Ramadan,” ujar Ihsan sapaan akrabnya.
Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung program PWI berbagi kebaikan. Diantaranya, bank bjb, BAZNAS Jabar. Khususnya untuk dukungan hari ini dari Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Bandung, Anggota DPRD Kota Bandung Juniarso Ridwan serta Sekjen PWI Jawa Barat.
Perlu disampaikan, kata Ihsan, permohonan maaf dari Pak Wali Kota. Melalui sambungan selulernya, beliau sampaikan permohonan maaf sebab sekitar pukul 16.45 WIB. Pada posisi terjebak macet di Halim Jakarta dan sesampainya di Bandung. Ternyata harus mendampingi kunjungan bu Sinta Nurwahid (istri Presiden ke-4 RI, Abdurahman Wahid atau Gusdur) di Kota Bandung.
Ikut terjun bersama puluhan Wartawan yang tergabung dalam Pokja PWI Kota Bandung, Dandim 0618, Letkol Inf Robil S, mengapresiasi kegiatan Sosial yang digagas PWI setiap bulan Ramadhan ini.
Baginya, peran wartawan itu tidak hanya dari kegiatan sosial kali ini saja, tapi sejak jaman perjuangan kemerdekaan dulu.
Letkol Robil mengajak para hadirin untuk merenungkan kontribusi nyata para Jurnalis dan Dokumentator Sejarah. Ia menyoroti peran penting Frans Mendur dan rekan-rekannya di Indonesia Press Photo Service (IPPHOS) yang telah mengabadikan momen-momen krusial perjuangan.
“Bukan hal yang baru, justru salah satu yang ikut mengisi dan mendukung atau memperjuangkan kemerdekaan adalah rekan-rekan Jurnalis atau Wartawan. Sebagai pengingat, jika dulu tidak ada Mendur Bersaudara, mungkin kita saat ini tidak bisa melihat foto-foto perjuangan zaman dulu,” ujar Letkol Robil.
Ia menegaskan bahwa Karya Jurnalistik, merupakan salah satu bentuk perjuangan yang memungkinkan generasi sekarang untuk mengabadikan dan mempelajari Sejarah. Lebih jauh, ia juga menyebutkan Wartawan turut serta membantu perjuangan Indonesia, menunjukkan bahwa profesi Wartawan memiliki peran yang sangat strategis.
“Sehingga Profesi Wartawan ini, menurut saya sangat penting. Demikian pula kami di bidang keamanan, baik itu TNI maupun Polri, tanpa bantuan rekan-rekan Media, kami tidak bisa mencapai hasil yang maksimal,” ungkapnya.
Dandim berharap sinergi antara TNI dan Insan Media dapat terus terjalin. Dengan dukungan pemberitaan yang baik, berbagai tugas kewilayahan yang dilaksanakan oleh aparat keamanan diharapkan. Dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Dengan bantuan rekan-rekan Media, kami berharap tugas yang kami laksanakan dapat tercapai dan didukung dengan baik. Sehingga itu dapat bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas undangan Berbuka Puasa Bersama dan kegiatan berbagi takjil. Ia menganggap kehadirannya dalam acara itu, sebagai suatu kebanggaan. Suasana hangat tercipta saat ia melontarkan candaan ringan mengenai rencana pertemuan selanjutnya.
“Ke depan kita bisa saling berbincang, saling bertukar pikiran. Ngopi-ngopi, duduk santai, kalau sudah tidak puasa lagi. Kalau sekarang mah enggak boleh, takut batal,” kelakar Letkol Robil yang disambut tawa para tamu undangan.
Acara berbagi takjil dan silaturahmi ini, menjadi momen untuk mempererat hubungan antara TNI dan Insan Pers di Kota Bandung, terutama di Bulan Suci Ramadan. (***).




