23.4 C
Indonesia
Thursday, 27 January 2022

Ini Penjelasan Dinkes, Tidak Perlu Panik Perihal “Kontak Erat”………!

Bandung, BEREDUKASI.Com — DINAS Kesehatan Kota Bandung mengimbau masyarakat, supaya tetap tenang dan jangan terlalu panik. Ketika mengetahui orang terdekatnya telah terpapar Covid-19. Sebagai langkah awal, cermati terlebih dahulu perihal Makna dari “Kontak Erat”.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani menuturkan, kontak erat yang dimaksud dalam kasus Covid-19 ini, memiliki kriteria tertentu. Mulai dari jarak dan waktu minimum saat berinteraksi.

“Kontak erat itu jika kita ada kontak atau berdekatan dengan jarak 1 meter atau kurang. Dengan kurun waktu lebih dari 15 menit. Atau bersentuhan secara fisik,” jelas Rosye, Jumat (8/1/2021).

Apabila sudah masuk kategori kontak erat, Rosye menganjurkan untuk segera melapor ke Puskesmas terdekat sesuai domisilinya. Setelah itu baru melakukan karantina mandiri selama 14 hari, guna mencegah sumber penularan baru.

Jika dalam kurun waktu 14 hari tersebut merasakan sejumlah gejala yang mengarah pada Covid-19. Maka segera datang kembali ke Puskesmas untuk pemeriksaan.

“Jika bergejala dilaksanakan pemeriksaan Swab. Kemudian jika hasilnya Negatif, maka tetap melaksanakan Karantina,” katanya.

Rosye mengungkapkan, meski hasil pemeriksaan Negatif, warga diimbau tetap melakukan karantina mandiri. Dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Warga tidak boleh abai bahkan harus semakin disiplin protokol kesehatan meski berstatus Negatif.

“Kalau Positif, sudah pasti kita ditindaklanjuti. Justru yang hati-hati itu yang Negatif. Karena bisa jadi lambat munculnya dan tidak pas awal. Karenanya harus dipantau oleh Puskesmas,” katanya. (Ris).

 

Related Articles

Yana Janji Ingin Memenuhi Janji Politiknya

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- PADA Monitoring dan Evaluasi Triwulan IV tahun 2021 di Taman Konservasi Tegalega, Selasa, 25 Januari 2022, Plt. Wali Kota Bandung. Membahas...

Revisi Peraturan Kepala BPOM, Untuk Lindungi Masa Depan Anak Indonesia

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- LANGKAH BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) merevisi Peraturan Kepala BPOM No 31/2018, dimana merencanakan Pelabelan pLPeringatan Konsumen. Bagi kemasan plastik...

IKWI Bisa Menyampaikan Berita, Berkaitan Dengan BEDAS

SOREANG, BEREDUKASI.COM -- KEPENGURUSAN IKWI (Ikatan Keluargadi Wartawan Indonesia) Provinsi Jawa Barat. Bertambah lagi setelah dilantiknya jajaran pengurus IKWI Kabupaten Bandung, yang dilaksanakan di...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Yana Janji Ingin Memenuhi Janji Politiknya

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- PADA Monitoring dan Evaluasi Triwulan IV tahun 2021 di Taman Konservasi Tegalega, Selasa, 25 Januari 2022, Plt. Wali Kota Bandung. Membahas...

Revisi Peraturan Kepala BPOM, Untuk Lindungi Masa Depan Anak Indonesia

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- LANGKAH BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) merevisi Peraturan Kepala BPOM No 31/2018, dimana merencanakan Pelabelan pLPeringatan Konsumen. Bagi kemasan plastik...

IKWI Bisa Menyampaikan Berita, Berkaitan Dengan BEDAS

SOREANG, BEREDUKASI.COM -- KEPENGURUSAN IKWI (Ikatan Keluargadi Wartawan Indonesia) Provinsi Jawa Barat. Bertambah lagi setelah dilantiknya jajaran pengurus IKWI Kabupaten Bandung, yang dilaksanakan di...

Meet and Greet Depok New Rock, Ini Bukti Musik Rock Ga Ada Matinya

DEPOK, BEREDUKASI.COM -- SLOGAN 'Rock Ga Ada Matinya', bukan sekedar slogan. Terbukti ditengah para Musisi tiarap lantaran menghadapi wabah Covid 19 yang belum berakhir....

Masyarakat Tionghoa Peduli, Buka Road how Donor Darah 3

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- DUA Barongsai menari seirama dengan suara musik tambur. Barongsai merah dan kuning ini menyambut kedatangan Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana...