28.4 C
Indonesia
Friday, 30 July 2021

Inilah Dampak Dari MUDIK DILARANG…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com — ADANYA larangan mudik di Kota Bandung, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bandung. Akan mengajukan Penghapusan Pajak dan Kir. Pasalnya, pelarangan mudik berdampak kepada para Pengusaha dan Pemilik Kendaraan Umum. Ketua Organda DPC Kota Bandung, Neneng Djuraidah mengatakan, Anggota Organda siap mengikuti peraturan Pemerintah terkait larangan mudik ini. “Karena pandemi Covid-19 ini kita semua harus sehat, kami dari transportasi menunjang sesuai dengan aturan yang telah ditentukan Pemerintah dan imbauan-imbauan, jangan sampai ada penangkapan terhadap angkutan yang berizin,” katanya usai Bandung Menjawab di Taman Sejarah, Kota Bandung, Kamis, (29/4/2021). Kendati demikian, Neneng mengatakan, dengan aturan tersebut membuat Pengemudi dan Pengusaha kehilangan pendapatan. Untuk itu, diharapakan Pemerintah Kota Bandung dapat membantu dalam hal kompensasi. “Pengemudi kami otomatis kehilangan pendapatan. Apalagi para Pengusaha yang harus membayar Pajak da Kir-nya. Harapannya Pemerintah bisa menggratiskan BBN dan Kir. Kita minta diperhatikan,” ucapnya. Neneng mengaku, akan berkoordinasi dengan Organda Jawa Barat. Untuk meminta hal tersebut, karena banyak yang terdampak dikarenakan Larangan Mudik tersebut. Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan AKDP, Isye Iswanti mengatakan, dengan diberlakukan aturan larangan mudik tersebut banyak calon penumpang yang akhirnya meminta Refund Tiket Perjalanannya. “Banyak sekali penumpang yang meminta uang kembali, khususnya yang AKAP. Tentu saja perusahaan sangat berat harus mengembalikan. Walau pun teknisnya tidak dikembalikan langsung saat itu. Ada syarat dan ketentuan tertentu,” katanya Selain itu, terkait kebijakan penempelan stiker untuk angkutan yang diperbolehkan mengangkut penumpang dengan. Dengan keperluan khusus, ia pun menyerahkan ke PO masing-masing. “Mungkin balik ke PO nya masing-masing. Seberapa banyak penumpang yang akan naik untuk keperluan khusus itu. Jadi mereka pun akan mengukurnya dengan biaya operasional,” katanya. (agg).  ]]>

Related Articles

Oded Ingin Tadarus Al Quran, Dapat Terus Berlangsung Secara Berkesinambungan……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEBANYAK 1,072 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengikuti tadarus Al Quran secara virtual via Zoom pada Jumat, 16...

Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- KONSTITUEN Dewan Pers perlu mempunyai keterwakilan di Dewan Pers (DP) agar setiap asosiasi konstituen memiliki akses informasi dan kebijakan dalam mengantisipasi...

Mang Oded, “Jazakumullahu khair, hatur nuhun, terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Kota Bandung”…..….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- WALI Kota Bandung, Oded M Danial sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani perawatan akibat gangguan lambungnya. Melalui laman...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Oded Ingin Tadarus Al Quran, Dapat Terus Berlangsung Secara Berkesinambungan……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEBANYAK 1,072 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengikuti tadarus Al Quran secara virtual via Zoom pada Jumat, 16...

Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- KONSTITUEN Dewan Pers perlu mempunyai keterwakilan di Dewan Pers (DP) agar setiap asosiasi konstituen memiliki akses informasi dan kebijakan dalam mengantisipasi...

Mang Oded, “Jazakumullahu khair, hatur nuhun, terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Kota Bandung”…..….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- WALI Kota Bandung, Oded M Danial sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani perawatan akibat gangguan lambungnya. Melalui laman...

Xtraordinary Vaksin Persembahan SCTV Di Usia Yang Ke-31……..!

Jembatan Asa Dan Kejutan Bayi SCTV Kembali Jadi Bagian Perayaan HUT Ke-31 Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SELAMA 31 tahun SCTV telah hadir mewarnai dunia pertelevisian tanah...

27 Juta Warga Jawa Barat Belum Di Vaksinasi, Gubernur Menunjuk Kadisdik Jabar Menjadi Ketua Percepatan Vaksinasi Di Jabar……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- PROVINSI Jawa Barat termasuk Provinsj yang lambat melaksanakan Vaksinasi kepada warganya, dari sekitar 50 juta penduduk Jawa Barat baru 45 %...