21.4 C
Indonesia
Saturday, 23 October 2021

Jaya Dwara Percussion “Jawara” Musik Dari Kota Sumedang Siap Meramaikan Kancah Musik Indonesia……!

Sumedang, BEREDUKASI.Com — SIAPA yang tidak kenal dengan Kota Sumedang…..?

Selain terkenal dengan Kulinernya yaitu Tahu Sumedang dan Ubi Cilembu, Sumedang juga terkenal dengan Sejarah Budaya yang menjadi kebanggaan, bukan saja untuk orang Sumedang sendiri. Namun menjadi kebanggaan Bangsa Indonesia.

Sebut saja Pahlawan Cut Nyak Dien Jl. Cadas Pangeran, Musium Prabu Geusan Ulun (salah satu koleksinya adalah Gamelan Sari Oneng yang menginspirasi salasatu karya Komponis terkenal asal Perancis Claude Debussy (1862-1918). Dan situs-situs peninggalan Sejarah lainnya, semua berada di Sumedang.

Beberapa Seni pertunjukan dan peristiwa Budaya “khas” yang menjadi “ikon” Kabupaten Sumedang. Diantaranya Kuda Renggong, Tarawangsa, Bangreng, Terebang, Tanji, Hajat Uar, Ngubek Leuwi dan lain-lain.

Kesenian, Seni pertunjukan dan Peristiwa Budaya ini sampai sekarang masih terpelihara dan masih diminati oleh masyarakatnya. Hal ini merupakan suatu upaya dari Penggiat Seni dan Seniman di Sumedang. Dalam rangka mendukung dan mewujudkan Sumedang sebagai “Puseur Budaya Sunda” yang sudah dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang.

Jaya Dwara Percussion adalah sekelompok anak muda di Kota Sumedang. Yang turut andil dalam mewujudkan Sumedang sebagai “Puseur Budaya Sunda” dengan Media Musik.

Dalam mengembangkan kreatifitasnya kelompok ini, mencoba mengangkat dan mengembangkan Ketradisian Musik Tradisi/Perkusi dalam persfektif Musik Modern.

Kelompok ini terbentuk pada bulan Agustus 2020, ketika ada perhelatan “Festival Rampak Kendang” Virtual tingkat Nasional 2020. Yang diadakan oleh “Komunitas Kendangers” pada Bulan Agustus 2020. Kebetulan Jaya Dwara Percussions menjadi Juara I.

Saat ini Jaya Dwara Percussion, bermarkas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN 1) Sumedang yang berlamat di Jl. Mayor Abdurahman No 209, Kota Kaler Kec. Sumedang Utara, Kab. Sumedang Jawa Barat.

Anggotanya terdiri dari Alumni, Siswa dan Pengajar Jurusan Karawitan SMKN 1 Sumedang terdiri dari Pelindung : Dra Elis Herawati, M.Pd (Kepala Sekolah SMKN 1 Sumedang). Pembina : Dr. M. Ade Rudiana, S.Sen., Msn.
Ketua : Adi Kurniawan Spd., M.Hum. Player : Wendi Kardiana S.Sn (Composer), Taufik Candiansyah S.Sn (Composer),
Riky Fathul Mubin, Alamsyah Aditria, Diky Masrudin Hermawan, Salim Kahmad Alkhaufi, Wildan Waliyudin, Bhisma Raka Nalendra.

Prestasi lainnya yang diperoleh Jaya Dwara Percussion, terpilih menjadi salasatu peserta Musik Tradisi Baru 2020. Dengan menyisihkan 31 Peserta yang diselenggarakan oleh Forum Musik Tembi (FOMBI) 2020 di Jogyakarta. Dengan tema “Musik Tradisi Baru (MTB) 2020” yang kegiatannya dilaksanakan sampai tgl 31 Oktober 2020.
Prestasi ini, tentu saja merupakan suatu kebanggan bagi Jaya Dwara Percussions. Karena Forum Musik Tembi merupakan Forum bergengsi dan sudah dikenal baik di tingkat Nasional maupun International.

“Tema Tradisi Musik Baru (MTB) 2020 merupakan suatu tantangan bagi Jaya Dwara dalam berkreatifitas yang bersumber dari Musik Tradisi,” jelas Dr. Ade Rudiana, selaku Pembina kelompok Jaya Dwara Percussion.

Lebih lanjut Ade Rudiana, sang Musisi yang juga Dosen Institut Seni Budaya Indonesia Bandung. Merupakan salasatu Musisi yang kerap melanglang buana ke berbagai negara di belahan dunia. Untuk menampilkan kepiawaiannya bermusik dengan beberapa Musisi “Kahot” Indonesia lainnya. Yang salasatu diantaranya yaitu Dwiki Darmawan.

Ade Rudiana yang ‘”pituin” urang Sunda asal Ciburulung Sumedang ini. Mengutarakan, bahwa di Kabupaten Sumedang banyak potensi-potensi Seni yang dapat digali dan dijadikan sebagai Sumber Penciptaan Karya Seni khususnya Musik.

Namun demikian dalam pengembangannya diperlukan keseriusan serta ilmu yang mendukungnya.

Dengan adaya SMKN 1 Sumedang, Jurusan Karawitan, dan Kelompok Jaya Dwara Percussions. Hal ini merupakan satu bukti keseriusan untuk mendukung “Sumedang Sebagai Puseur Budaya Sunda”.

Semoga kedepan lebih banyak lagi Prestasi–prestasi Seni lainnya. Yang dikreasikan oleh “Pituin Urang Sumedang”. Semoga……! (HKS).

Related Articles

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali,Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali,Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

Penipuan Di Ranah Digital.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- SEIRING dengan berkembangnya teknologi, penipuan di ranah digital semakin marak terjadi. Karenanya, seseorang perlu senantiasa menjaga keamanan identitas digitalnya kapanpun.Tak terkecuali...

Permohonan Pengujian Judicial Review UU PERS No. 40 Tahun 1999 Di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Harus Ditolak.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- HARI Senin, 11 Oktober 2021, telah dilangsungkan Persidangan Pleno Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) dalam perkara dengan Nomor 38/PUU-XIX/2021,...