22.4 C
Indonesia
Thursday, 18 August 2022
spot_img

Kadisdik Kota Bandung, ‘Anak-anakku Calon Presiden Masa Dapan’.

BANDUNG, BEREDUKASI.COM — PADA hari Jum’at, 24 Juni 2022 ada suasana lain di SDN 035 Soka Kota Bandung.

‘Alhamdulillah hari ini berlangsung Acara Gelar Karya Sabilulungan yang dikaitkan dengan Proyek Bubuka Implementasi Kurikulum Merdeka. Dengan mengusung Profil Pelajar Pancasila, tentang Kebinekaan Global. Serta berbarengan dengan kegiatan Pembagian Raport Semester 2,’ jelas Agus Supriadi, selaku Kepala SDN 035 Soka Kota Bandung, membuka pembicaraannya dengan BEREDUKASI.COM.

‘Selain itu acara ini juga, berkaitan dengan kegiatan Gelar Karya Guru Penggerak di SDN 035 Soka ini,’ imbuhnya lagi.

Dengan Tema ‘Sabilulungan Ngariksa Seni Budaya Sunda Bihari Ka Kiwari Keur Baring Supagi’ ini. Memang sesuai dengan tema, acara dibuka dengan Paduan Suara para Guru dan Staf. Dilanjutkan dengan penampilan Seni Tari Jaipong siswi dan Pencak Silat siswa.

Bahkan ada yang sangat menarik dalam acara ini yaitu ketika terdengar Kolaborasi Irama Musik Gamelan dengan Musik Modern. Yang mengajak semua yang hadir untuk menggoyangkan badannya. Ya, ternyata Musik dan Tarian itu adalah Karya Seniman besar Nano S (Alm). Yang bertajuk Nang Neng Nong dan diaransir  kembali oleh sosok seorang Guru muda bernama Ade Dana Komara.

Ada yang menarik ketika Hikmat Ginanjar selaku Kadisdik Kota Bandung. Memberikan sambutannya dengan tutur kata ‘Anak-anakku Calon Presiden Masa Dapan’. Yang disambut langsung oleh hadirin semua yang hadir.

Dalam acara tersebut hadir, Kadisdik Kota Bandung, Sekdisdik, Kasi Kurikulum Kota Bandung, tamu dari Dinas Imigrasi, perwakilan dari Disbudpar, para Guru dan Staf, Komite Sekolah serta para Orangtua siswa-siswi.

Membangkitkan menggali potensi peserta didik atau membangkitkan Seni Budaya Sunda, sesudah terhenti karena Pandemi Covid-19.

Dalam sambutannya Agus Supriadi selaku Kepala SDN 035 Soka Kota Bandung. Memaparkan bahwa dirinya ingin sekali, membangkitkan dan menggali kembali potensi siswa-siswi atau membangkitkan kembali Seni Budaya Sunda. Yang sempat terhenti karena Pandemi Covid-19.

‘Acara ini sebagai awal Implementasi Kurikulum Merdeka. dan Gelar Karya Bubuka Kebinekaan Global Cinta Budaya Sunda dan sebagai penutup Pandemi,’ tandas Agus Supriadi, yang masih dalam hitungan bulan menjadi Kepala SDN 035 Soka Kota Bandung ini penuh semangat. (HKS).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU