22.4 C
Indonesia
Saturday, 3 December 2022
spot_img

Kustini “Ketua HWDI Jawa Barat” Disabilitas Harus Tangguh dan Percaya Diri…!

Bandung, BEREDUKASI.Com — “SEMANGAT hidup,  percaya diri, dukungan penuh dari keluarga, merubah pola pikir dari merasa tidak mampu menjadi orang yang berharga,” itulah yang diungkapkan oleh Kustini atau “Tini”. Selaku Letua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) saat ditanyai hal apa yang harus dimiliki oleh seorang Disabilitas.

Perempuan kelahiran Bandung, 1 April 1965 ini juga mengatakan. Bahwa Disabilitas jangan dijadikan sebagai kekurangan, melainkan upaya dalam menunjukkan kekuatan. Sehingga orang lain akan melihat kelebihan bukan pada kekurangan.

“Sebagaimana motto hidup saya, bahwa jadikan keterbatasanmu sebagai kekuatanmu,” terang ibu dari dua anak ini.

Itulah yang pada akhirnya mengantarkan Tini, menjadi aktif dalam berbagai organisasi. Dan salasatunya sekarang menjadi  Ketua HWDI periode 2016-2021.

“Orangtua yang awalnya memotivasi saya untuk mencari kegiatan positif. Karena setelah menyelesaikan kuliah, saya mengalami kesulitan untuk memperoleh pekerjaan,” ungkapnya.

Ayahandanya (Alm),  yang  memang selama hidupnya banyak mengabdikan diri di lingkungan masyarakat. Akhirnya mendorong Tini, untuk belajar dan berorganisasi.

“Saat ini saya pun menjadi pengurus dibeberapa organisasi Disabilitas. Jika sedang tidak terlalu sibuk dengan agenda kegiatan, saya menekuni usaha kecil-kecilan membuat aneka cookies,” terang lulusan FISIP UNPAR,  jurusan Administrasi Niaga.

Mengenai hobi, penggemar warna Hitam dan putih serta penikmat tahu sumedang ini mengatakan. Bahwa ia senang memasak dan membuat kue, karena ia ingin membahagiakan keluarga melalui perut. Selain itu ia juga  mendengarkan musik, karena membuat hati lebih bahagia dan sebagai teman bekerja.

“Kedepannya saya ingin menjadi ibu yang membanggakan anak-anak. Karena dari mereka saya menjadi kuat,” ulasnya.

Untuk cita-cita kedepan, Tini ingin berperan aktif dalam hal kesetaraan dan persamaan hak untuk kaum Disabilitas. Karena ia merasakan kerasnya kehidupan sebagai Disabilitas.

“Untuk sosok inspiratif adalah Ayah,  karena beliau yang menjadikan saya lebih percaya diri. Memberikan saya banyak kesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri,” terangnya.

Bagi Tini, hidup bukan untuk dilihat kebelakang. Tetapi tetaplah melangkah kedepan, sepahit apapun yang dijalani dimasa lalu.

“Hal yang membuat saya selalu bersemangat adalah anak-anak. Karena merekalah sumber kekuatan saya, karena dulu tidak pernah terbayangkan bisa hamil dan melahirkan dengan kondisi fisik tidak sempurna,” akunya.

Di akhir perbincangan Tini mengatakan, bahwa Jangan melihat Disabilitas sekadar dari tampilan di luar dan keterbatasannya. Karena yang tampak lemah diluar, belum tentu demikian kenyataannya. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU