27.4 C
Indonesia
Monday, 26 September 2022
spot_img

LPIK UIN SGD Bandung Adakan Diskusi Panel “Menyoal NKRI Harga Mati”

Bandung, BEREDUKASI.Com — SALASATU Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati  Bandung, Lembaga Pengkajian Ilmu Keislaman (LPIK).

Telah mengadakan acara tahunan Diskusi Panel “Rumpi Ririwa” 2018. yang mengusung tema “Islam dan Komitmen Kebangsaan : Menyoal NKRI Harga Mati” di Aula Student Center UIN, Selasa (13/3/2018).

Acara ini mengahadirkan Moeflich Hasbullah yang merupakan dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN SGD Bandung dan Deni Ahmad Haidar yang merupakan ketua PW GP Ansor Jawa Barat. Acara ini dihadiri sekitar 200 mahasiwa dari berbagai Fakultas dan Jurusan.

Yuris Fahman Zaidan, Ketua LPIK yang sekaligus panitia penyelenggara mengungkapkan, bahwa Diskusi Panel ini, bekerja sama dengan UKM Woman Studies Centre (WSC),  HMJ Aqidah Filsafat, Komunitas Sophia,  Rumah Marhaenis, Rumah Diskusi, Pembebasan, Sastra Rakyat, Jaringan Anak Sastra, HMI dan PMII.

“Tujuan dari Diskusi Panel ini adalah sebagai respon atau juga forum “tabayyun”. Serta klarifikasi peristiwa yang saat ini tengah ramai diperbincangkan. Selain itu untuk memberikan perspektif baru tentang NKRI. Melihat sebuah aspek dari berbagi sisi tentang negara ataupun kondisi sosial di Indonesia saat ini,” papar Yuris di sela-sela kegiatan.

Yuris juga mengatakan bahwa LPIK selalu berkomitmen untuk membuka ruang yang luas dalam ranah Diskusi dan Kajian. Sebagai wahana untuk mengeksplorasi pemikiran, gagasan dan pandangan yang dimiliki oleh para mahasiswa.

“Sangat penting, kajian-kajian yang seperti ini. Khususnya para pemuda yang merupakan  ujung tombak revolusi. Sehingga kesadaran mereka perlu dipertajam.” pungkasnya.

Yuris juga berharap bahwa acara Diskusi Panel ini, dapat membawa  pencerahan, menguatkan intelektualisme dan budaya literasi di kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU