28.4 C
Indonesia
Friday, 30 July 2021

Marcell Siahaan, Kini Jadi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com — SUDAH sewajarnya memiliki latar belakang Pendidikan di aplikasikan, dengan memperjuangkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) para Penyanyi dan Musisi yang masih “Terzalimi”. Itulah yang tengah dilakukan oleh Marcel Siahaan, Penyanyi Nultitalenta ini.

“Sejak kuliah dibidang Hukum, saya memang punya mimpi untuk memperjuangkan nasib para Musisi dibidang Hak Kekayaan Intelektual (HKI),” ujar Marcell Siahaan, saat menjadi pembicara acara Cakap-Cakap yang dipandu Bens Leo, Kamis (17/12/2020)

Penyanyi yang mengorbit lewat tembang “Hanya Memuji” duet bareng Shanty, mengungkapkan kalau dirinya baru menyelesaikan pendidikan hukum khususnya bidang Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Sehingga Marcel, sudah bisa leluasa mengeksplorasi ilmunya untuk memperjuangkan hak para Musisi.

“Alhamdulillah saya sudah menyelesaikan pendidikan hukum dibidang HKI, jadi udah leluasa mengeksplor ilmu yang saya dapat untuk kepentingan orang banyak,” kata bintang film “Andai Ia Tahu”, ‘Laskar Pemimpi” dan “Wiro Sableng” ini.

Dan kini Marcell menjadi konsultan dibidang HKI dan ia berjanji akan bekerja total dan profesional.

“Saya mesti total, karena pekerjaan ini memang impian saya sejak lama, jadi nggak boleh disia-siakan kepercayaan ini,” ujar penyanyi yang juga merambah karier sebagai Produser dan baru saja merelease tembang bernuansa Jazz bertajuk “Give Me Back My Broken Heart”.
Dalam lagu ini, Marcell kerja bareng Produser dan Musisi Jazz ternama asal Uruguay, Jose Reinoso.

Lagu ini disebut Marcell sebagai Multi-National Project, dimana semua proses penciptaannya dilakukan di negara yang berbeda-beda.

Pengerjaan Musik dilakukan di Argentina dan Colombia, sedangkan Marcell merekam suaranya di Indonesia.

Berpisah jarak dan waktu, suami Dewi Lestari ini mengungkapkan kendala dalam merilis Singel Jazz terbarunya.

“Kalau jujurnya yang sulit Time Difference, di satu sisi saya tidak tahu Jose lagi apa, kita takut mengganggu,” pungkas Marcell Siahaan. (Buyil).

Related Articles

Oded Ingin Tadarus Al Quran, Dapat Terus Berlangsung Secara Berkesinambungan……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEBANYAK 1,072 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengikuti tadarus Al Quran secara virtual via Zoom pada Jumat, 16...

Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- KONSTITUEN Dewan Pers perlu mempunyai keterwakilan di Dewan Pers (DP) agar setiap asosiasi konstituen memiliki akses informasi dan kebijakan dalam mengantisipasi...

Mang Oded, “Jazakumullahu khair, hatur nuhun, terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Kota Bandung”…..….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- WALI Kota Bandung, Oded M Danial sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani perawatan akibat gangguan lambungnya. Melalui laman...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Oded Ingin Tadarus Al Quran, Dapat Terus Berlangsung Secara Berkesinambungan……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEBANYAK 1,072 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengikuti tadarus Al Quran secara virtual via Zoom pada Jumat, 16...

Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- KONSTITUEN Dewan Pers perlu mempunyai keterwakilan di Dewan Pers (DP) agar setiap asosiasi konstituen memiliki akses informasi dan kebijakan dalam mengantisipasi...

Mang Oded, “Jazakumullahu khair, hatur nuhun, terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Kota Bandung”…..….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- WALI Kota Bandung, Oded M Danial sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani perawatan akibat gangguan lambungnya. Melalui laman...

Xtraordinary Vaksin Persembahan SCTV Di Usia Yang Ke-31……..!

Jembatan Asa Dan Kejutan Bayi SCTV Kembali Jadi Bagian Perayaan HUT Ke-31 Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SELAMA 31 tahun SCTV telah hadir mewarnai dunia pertelevisian tanah...

27 Juta Warga Jawa Barat Belum Di Vaksinasi, Gubernur Menunjuk Kadisdik Jabar Menjadi Ketua Percepatan Vaksinasi Di Jabar……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- PROVINSI Jawa Barat termasuk Provinsj yang lambat melaksanakan Vaksinasi kepada warganya, dari sekitar 50 juta penduduk Jawa Barat baru 45 %...