22.4 C
Indonesia
Saturday, 1 October 2022
spot_img

Mengenal Lebih Dekat Yayasan “Biru Autis Indonesia”…!

Bandung, BEREDUKASI.Com — YAYASAN merupakan sebuah wujud kepedulian kepada sesama. Tempat yang mewadahi individu-individu yang memiliki permasalahan dan kebutuhan tertentu.

Begitu juga Visi dari “Yayasan Biru Autis Indonesia” yang ingin membantu anak-anak Autis di Indonesia, khususnya di Kota Bandung.

Juju Sukmana S.Sos, selaku Ketua Yayasan Biru Autis Indonesia. Memaparkan bahwa Yayasan yang beralamat di Jl. Senam I No.12 Arcamanik Bandung ini, dinamai ”Biru Autis”. Karena memang lambang dari Autis adalah Puzzle berwarna Biru.

Adapun pelayanannya dikhususkan untuk anak berusaia 12 tahun ke bawah. Dan programnya meliputi pembinaan potensi anak Autis, acara-acara yang melahirkan kepedulian terhadap Disabilitas, mendirikan dan menggagas beberapa kegiatan. Diantaranya Fashion Show dan Teater bagi anak-anak Autis.

Yayasan Biru Autis menginginkan, anak-anak Autis juga, dapat berkembang dan mendapatkan penerimaan yang baik.

“Kami juga melakukan Sosialisasi mengenai Autisme kepada masyarakat, agar mereka lebih sadar dan faham bagaimana menghadapi atau melayani anak Autis.” terang Juju di sela-sela kesibukannya.

Juju menjelaskan bahwa sekolah memiliki peran penting, dalam memberikan fasilitas terhadap anak-anak Autis. Sekolah tidak boleh menolak anak yang Berkebutuhan khusus, tentunya selain menerima juga. Perlu didukung dengan adanya sarana dan prasana yang ada, juga metode dalam pembelajaran yang sesuai.

“Anak-anak Autis perlu bersosialisasi, karena itu akan membantu mereka dalam proses berinteraksi. Karena itu sekolah menjadi ruang yang tepat untuk bertemu dengan anak-anak seusia mereka. Hal ini akan memperlancar proses terapi yang sedang mereka jalani,” ujar Juju.

Juju Sukmana juga menjelaskan, bahwa Yayasan Biru Autis Indonesia sendiri, memiliki sukarelawan dari para psikolog yang memiliki perhatian yang sama dibidang ini. Tentunya terus berupaya untuk sama-sama membangun kesadaran dalam melakukan kepedulian yang sama lewat komunitas, workshop dan seminar untuk melahirkan inisiator-inisiator khususnya dari sekolah.

“Saya berharap bahwa kedepannya anak-anak Autis, tidak akan dipandang sebelah mata dan dapat diterima oleh masyarakat. Karena terkadang anak Autis juga memiliki kelebihan yang tidak terduga sebelumnya.” kata Juju mengakhiri pembicaraannya dengan BEREDUKASI.Com. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU