22.4 C
Indonesia
Monday, 24 January 2022

Obrolan di Kedai “Om Blues Coffee”. “Orang Kreatif Tak Mengenal “Pensiun”…….!

Depok, BEREDUKASI.Com — ORANG kreatif tak mengenal “Pensiun”. Setidaknya inilah yang ditunjukkan sosok seorang Agus Blues Asianto. Lepas tugas sebagai wartawan di Tabloid Nova, ia terus merajut keberuntungan berdagang kopi.

“Kosa kata “Pensiun” terlanjur lekat di benak sebagian orang. “Pensiun” bagi mereka bukan saja berhenti bekerja, tetapi berhenti produktif. Saya tidak ingin seperti itu,” ujar Agus Blues Asianto, membuka Diskusi dengan BEREDUKASI.Com.

Ditemui di kedainya “Om Blues Coffee” di Jl.  Merdeka Raya 12, Depok II Tengah Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Mereka yang tetap beraktifitas setelah Purna Bakti, kata Agus, dapat menikmati kesehatan lebih baik ketimbang sekedar menerima masa Pensiun tanpa Produktifitas.

“Orang yang jiwanya dinamis itu, rata-rata sehat dan berumur panjang. Cenderung tidak bisa diam, ada saja yang ingin dikerjakan,” tambahnya.

Ketika Diskusi suasananya, memang masih dalam suasan Bulan Suci Ramadhan, perspektif perbincangan tak luput dari kaca mata agama. Misalnya mencontoh sosok Muhammad Rasulullah SAW, semasa hidupnya benar-benar Produktif hingga akhir hayat.

Dalam Doktrin agama (Islam), manusia sebagai “Khalifah fil ‘ard” (Pemimpin di muka bumi). Tidak mengenal istilah Pensiun. Setidaknya jika kita pelajari dari berbagai dari dalil Al Quran dan Al-Hadits. Dapat dijumpai orang-orang besar dalam Sejarah Islam, mereka tetap beraktifitas seperti biasa hingga di penghujung usia.

“Contohnya para Ulama, Pimpinan Pondok Pesantren dan Tokoh lainnya. Mereka sampai tua tetap Produktif dan Melayani,” tukas Agus.

Masyarakat, kata Agus, kerap berbicara tentang prestasi hidup dan produktifitas usia. Berdasarkan Fakat Sejarah (Sirah Nabawiyah) kita tahu. Bahwa Rasulullah SAW sang teladan itu, pencapaian produktifitasnya maksimal dan ideal hingga akhir hayat.

“Karena Rasulullah tidak pernah mengenal Pensiun,” ujar Agus lagi.

Semangat inilah yang dilakukan Agus untuk mengembangkan usahanya. Setelah sukses menghadirkan “Kedai Ayam Gosong” dengan sajian menu ayam yang enak. Agus selanjutnya mengembangkan usaha membuka “Kedai Kopi Om Blues”. Kedainya menyuguhkan beragam kopi Nusantara yang harum dan nikmat.

“Alhamdulillah, kehadiran “Kedai Kopi Om Blues”, mendapat respons bagus dari masyarakat. Kedai ini ingin menjaring para “Penikmat Kopi”, datang kesini untuk merasakan nikmatnya kopi di “Om Blues Coffee” ini,” ungkapnya berpromosi.

Agus mengaku membuka kedai khusus bagi para “Penggila” kopi ini, karena banyaknya permintaan dari para pelanggan yang menanyakan hidangan kopi.

“Karena itulah kami menjawab keinginan para “Penikmat Kopi” itu, dengan menghadirkan “Om Blues Coffee” di sini,” ujarnya lagi.

“Om Blues Coffe” menyediakan beragam jenis kopi yang sengaja disiapkan untuk para penggemar minuman kopi seperti Kopi Amis, Ciputri, Geulis, Honey, Mandalawangi, Peaberry dan Rain Forest.

“Pongi Coffee salasatu pilihan jenis kopi yang paling banyak dilirik para penggila kopi. Silahkan dicoba, anda akan merasakan nikmatnya cita rasa minuman kopi yang sesungguhnya,” jelasnya

Agus menjamin kalau “Cita Rasa Kopi” yang diperolehnya langsung dari Petani Kopi di sekitar Gunung Gede-Pangrango, Bogor. Kopinya sangat nikmat hingga tetes terakhir.

“Saya jamin rasanya enak dan nikmat sangat berbeda dengan minuman kopi yang ada di tempat lain, pokoknya bakal ketagihan deh..”, ungkap Agus.

Untuk masalah harga, Agus menjamin bersaing dengan tempat lain.

“Soal harga Kaki Lima, tapi soal rasanya Bintang Lima,” ujarnya menutup Diskusi. (Eddie Karsito)

Related Articles

Tugas Satpol PP, Khususnya Memenuhi Hak Warga

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- PELAKSANA Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Terus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi...

Dengan Kemis Nyunda, Ini Cara Kota Bandung Lestarikan Bahasa Ibu

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- Kota Bandung sebagai salasatu Tanah Pasundan, kental dengan bahasa Sunda dan Budaya. Salasatu bentuk kecintaan tersebut diwujudkan dalam Program Kemis Nyunda.Setiap...

Ratna Listy dan Panglima Langit, Usung Seni Tradisi Lewat Kekuatan ‘Guna-Guna’

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- BUDAYA Lokal lebih memiliki makna serta dapat mendorong semangat kecintaan pada kehidupan manusia dan alam semesta.Hal ini antara lain yang menjadi...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Tugas Satpol PP, Khususnya Memenuhi Hak Warga

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- PELAKSANA Tugas (Plt) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Terus memberikan kenyamanan dan keamanan bagi...

Dengan Kemis Nyunda, Ini Cara Kota Bandung Lestarikan Bahasa Ibu

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- Kota Bandung sebagai salasatu Tanah Pasundan, kental dengan bahasa Sunda dan Budaya. Salasatu bentuk kecintaan tersebut diwujudkan dalam Program Kemis Nyunda.Setiap...

Ratna Listy dan Panglima Langit, Usung Seni Tradisi Lewat Kekuatan ‘Guna-Guna’

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- BUDAYA Lokal lebih memiliki makna serta dapat mendorong semangat kecintaan pada kehidupan manusia dan alam semesta.Hal ini antara lain yang menjadi...

Ini Kabar Gembira Untuk Para Atlet Bandung

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- PARA Atlet Kota Bandung kini punya tempat baru untuk berlatih di Pusat Kesenjataan Infanteri Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Pussenif TNI...

Kreativitas Masyarakat Kota Bandung Seolah Tidak Ada Habisnya

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- SELAKU Plt. Wali Kota Bandung Yana Mulyana memastikan, Pemkot Bandung akan selalu mendukung Industri Kreatif yang sedang tumbuh. Ia menilai, Industri...