22.4 C
Indonesia
Thursday, 27 January 2022

Pilih Produk Yang Natural Untuk Keluarga Yuk, Moms……..!

Jakarta, BEREDUKASI.Com — SOSOK ibu rumah tangga pasti selalu memperhatikan kesehatan keluarga, terutama di masa pandemi ini. Dari mulai makanan, minuman maupun produk yang digunakan tak luput dari pantauannya. Setiap produk yang dibeli, pasti telah melalui proses seleksi dari segi fungsi, kandungan dan manfaat dari produk tersebut. Produk yang mengandung bahan Natural kini menjadi salasatu Favorit Ibu Milenial, karena produk tersebut merupakan berbahan alami murni dibuat dengan benar-benar diambil dari alam (Sari Tumbuhan atau Bahan Alami lain yang baik untuk kulit) dan tanpa ada penambahan bahan kimia. Produk Natural yang murni juga cenderung lebih mahal dibanding produk yang ada kandungan kimianya. Produk Natural menjadi salasatu cara pintar menjalani gaya hidup yang sehat, menggunakan produk natural adalah salah satu langkah Go Green. Go Green berarti mengubah gaya hidup kita menjadi lebih Eco-Friendly atau ramah lingkungan. Jadi tidak hanya sehat untuk diri sendiri, juga sehat untuk lingkungan atau bumi. Gaya hidup ini menimbulkan dampak baik bagi lingkungan dan juga bagi kesehatan kita. Seiring berjalannya waktu, banyak perusahaan yang membuat produk dari bahan biodegradable sehingga menjadikan produk tersebut lebih ramah lingkungan. Namun, kelemahan Produk Natural adalah produk ini masih jarang ditemui di pasaran. Masyarakat juga masih belum banyak terpapar pengetahuan mengenai pentingnya menggunakan sesuatu yang organik atau natural. Kebanyakan produk di sekitar kita masih menggunakan bahan Anorganik. Sehingga terurai lebih lama dibanding produk organik sehingga menerapkan Gaya Hidup Eco-Friendly merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi para penggunanya. Produk Natural, selain berguna untuk kesehatan kita juga berguna untuk mencegah pencemaran lingkungan di sekitar kita. Salasatu penyebab pencemaran lingkungan adalah perilaku membuang limbah ke saluran air. Limbah yang sering kita buang adalah limbah saat kita mencuci atau limbah deterjen. Pada umumnya, deterjen konvensional mengandung bahan LABSA atau Linear Alkyl Benzene Sulphonic Acid. LABSA yang berisiko mencemari lingkungan karena terbuat dari zat aktif turunan minyak bumi, mengingat seringnya kita membuang limbah ke saluran air. Selain itu, senyawa tersebut berasal dari sumber daya yang tidak dapat diperbaharui dan akan habis suatu saat nanti. Selain tidak ramah lingkungan, deterjen ber-LABSA juga bisa membuat kulit merah-merah, gatal, hingga mengelupas dan kasar. Orang-orang yang kulitnya lebih sensitif biasanya merasakan gejala secara langsung atau berjam-jam usai kontak langsung dengan deterjen. Sehingga para ibu-ibu yang diharuskan mencuci pakaian harus beralih ke deterjen berbahan dari tumbuhan seperti yang ada di luar negeri, supaya lebih aman untuk kulit. Deterjen yang mengandung bahan natural dapat menjadi solusi untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Salah satu deterjen yang ramah lingkungan adalah deterjen yang mengandung bahan MES (Methyl Ester Sulfonate) yang terbuat dari bahan-bahan seperti tumbuhan yang menjadikan produk ini salasatu produk yang mengandung bahan organik. Sehingga dapat mencegah terjadinya pencemaran lingkungan di sekitar kita. Bahan tersebut juga tidak dapat mengiritasi kulit, tidak dapat membuat ruam kulit, dan tidak panas ketika terkena kulit. (Byl).]]>

Related Articles

Yana Janji Ingin Memenuhi Janji Politiknya

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- PADA Monitoring dan Evaluasi Triwulan IV tahun 2021 di Taman Konservasi Tegalega, Selasa, 25 Januari 2022, Plt. Wali Kota Bandung. Membahas...

Revisi Peraturan Kepala BPOM, Untuk Lindungi Masa Depan Anak Indonesia

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- LANGKAH BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) merevisi Peraturan Kepala BPOM No 31/2018, dimana merencanakan Pelabelan pLPeringatan Konsumen. Bagi kemasan plastik...

IKWI Bisa Menyampaikan Berita, Berkaitan Dengan BEDAS

SOREANG, BEREDUKASI.COM -- KEPENGURUSAN IKWI (Ikatan Keluargadi Wartawan Indonesia) Provinsi Jawa Barat. Bertambah lagi setelah dilantiknya jajaran pengurus IKWI Kabupaten Bandung, yang dilaksanakan di...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Yana Janji Ingin Memenuhi Janji Politiknya

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- PADA Monitoring dan Evaluasi Triwulan IV tahun 2021 di Taman Konservasi Tegalega, Selasa, 25 Januari 2022, Plt. Wali Kota Bandung. Membahas...

Revisi Peraturan Kepala BPOM, Untuk Lindungi Masa Depan Anak Indonesia

JAKARTA, BEREDUKASI.COM -- LANGKAH BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) merevisi Peraturan Kepala BPOM No 31/2018, dimana merencanakan Pelabelan pLPeringatan Konsumen. Bagi kemasan plastik...

IKWI Bisa Menyampaikan Berita, Berkaitan Dengan BEDAS

SOREANG, BEREDUKASI.COM -- KEPENGURUSAN IKWI (Ikatan Keluargadi Wartawan Indonesia) Provinsi Jawa Barat. Bertambah lagi setelah dilantiknya jajaran pengurus IKWI Kabupaten Bandung, yang dilaksanakan di...

Meet and Greet Depok New Rock, Ini Bukti Musik Rock Ga Ada Matinya

DEPOK, BEREDUKASI.COM -- SLOGAN 'Rock Ga Ada Matinya', bukan sekedar slogan. Terbukti ditengah para Musisi tiarap lantaran menghadapi wabah Covid 19 yang belum berakhir....

Masyarakat Tionghoa Peduli, Buka Road how Donor Darah 3

BANDUNG, BEREDUKASI.COM -- DUA Barongsai menari seirama dengan suara musik tambur. Barongsai merah dan kuning ini menyambut kedatangan Plt. Wali Kota Bandung, Yana Mulyana...