28.4 C
Indonesia
Friday, 30 July 2021

Prof. KH. Yudian Wahyudi, Tanamkan Nilai Pancasila Lewat Film Animasi……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com — ANAK-ANAK perlu bimbingan Orangtua untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila. Nilai-nilai Pancasila sangat tepat bila ditanamkan pada anak sejak usia dini. Hal ini dimaksudkan agar setelah dewasa mereka terbiasa dengan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Demikian antara lain, disampaikan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pembinaan (BPIP), Prof. KH. Yudian Wahyudi, saat peluncuran Film Animasi “Lorong Waktu Si AA” di The Tribrata Darmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa, 15 Desember 2020.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi, penanaman nilai luhur Pancasila sejak dini. Merupakan hal penting. Melalui Animasi Si AA yang tayang di RANS Entertainment, merupakan konten yang digemari anak-anak usia dini. Kita ingin anak-anak mengenal dan memahami dengan baik Pancasila sejak usia dini,” harap Yudian Wahyudi.

Menanamkan moral pada anak sejak dini, kata Yudian, juga sangat diperlukan.

“Dengan demikian anak bisa mengembangkan sikap dan perilaku yang didasari nilai-nilai Pancasila. Agar dia tumbuh menjadi anak yang mempunyai akhlak mulia sesuai harapan bangsa,” tegasnya.

Badan Pembinaan Ideologi Pembinaan (BPIP) bekerjasama dengan RANS Entertainment dan Sinergy for Indonesia membuat animasi berjudul “Lorong Waktu Si AA”.

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang berada di RANS Entertainment, terlibat langsung dalam penggarapannya. Film Animasi ini, mulai tayang di kanal YouTube RANS Entertainment, Sabtu, 19 Desember 2020.

Pembuatan Animasi ini merupakan upaya dari BPIP untuk melaksanakan pembumian Pancasila. Dengan cara-cara yang menarik serta kekinian. Hal ini searah dengan yang disampaikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang disampaikan dalam President Lecture pada 3 Desember 2019 lalu.

“Presiden menginstruksikan narasi besar soal Pancasila harus membanjiri Media Sosial. Jangan sampai narasi Pancasila kalah dengan narasi-narasi ideologi lain,” papar Yudian.

Menurut Yudian, anak-anak sekarang banyak mengakses digitalisasi. Karena itu, kata dia, lewat Animasi Kreatif dan Edukatif ini. Diharapkan anak-anak semakin dekat dan semakin memahami Pancasila serta semakin cinta dengan NKRI.

Digandenganya RANS Entertainment bukan tanpa alasan. Diketahui dari subscriber RANS Entertainemt yang berjumlah 18,7 juta dan jumlah penonton per-konten animasi Si AA yang berkisar 5 sampai 6 juta penonton.

Dalam tiap Seriesnya, Animasi Si AA menyampaikan sejumlah pesan moral dan nilai yang baik untuk diikuti oleh anak usia dini.

“Film Animasi Si AA dibuat lebih fokus berbicara mengenai Pancasila. Sebagai dasar negara dan jati diri bangsa Indonesia, serta Sejarah singkat perjalanan Bangsa Indonesia,” jelas Yudian.

Di saat yang sama Fonder Sinergy for Indonesia, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menjelaskan. Animasi “Lorong Waktu si AA” berisi Edukasi Pancasila bagi untuk generasi muda.

“Lorong Waktu si AA dengan sajian yang tidak menggurui. Melainkan lebih bersifat Entertain dan Edukatif. Sekaligus menumbuhkan rasa Nasionalisme kepada generasi muda,” ujar Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

Doli juga berharap, ke depan Animasi ini bisa menjadi produk untuk lebih memperkenalkan Indonesia kepada negara-negara tetangga dan dunia.

“Animasi “Lorong Waktu Si AA” merupakan pilihan tepat untuk menyebarkan narasi-narasi bermuatan nilai-nilai Pancasila. Dan rasa Nasionalisme kepada generasi muda dan masyarakat Indonesia secara umum,” kata Doli. (Eddie Karsito).

Related Articles

Oded Ingin Tadarus Al Quran, Dapat Terus Berlangsung Secara Berkesinambungan……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEBANYAK 1,072 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengikuti tadarus Al Quran secara virtual via Zoom pada Jumat, 16...

Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- KONSTITUEN Dewan Pers perlu mempunyai keterwakilan di Dewan Pers (DP) agar setiap asosiasi konstituen memiliki akses informasi dan kebijakan dalam mengantisipasi...

Mang Oded, “Jazakumullahu khair, hatur nuhun, terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Kota Bandung”…..….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- WALI Kota Bandung, Oded M Danial sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani perawatan akibat gangguan lambungnya. Melalui laman...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Oded Ingin Tadarus Al Quran, Dapat Terus Berlangsung Secara Berkesinambungan……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEBANYAK 1,072 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengikuti tadarus Al Quran secara virtual via Zoom pada Jumat, 16...

Konstituen Perlu Punya Keterwakilan di Dewan Pers……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- KONSTITUEN Dewan Pers perlu mempunyai keterwakilan di Dewan Pers (DP) agar setiap asosiasi konstituen memiliki akses informasi dan kebijakan dalam mengantisipasi...

Mang Oded, “Jazakumullahu khair, hatur nuhun, terima kasih yang tak terhingga kepada masyarakat Kota Bandung”…..….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- WALI Kota Bandung, Oded M Danial sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani perawatan akibat gangguan lambungnya. Melalui laman...

Xtraordinary Vaksin Persembahan SCTV Di Usia Yang Ke-31……..!

Jembatan Asa Dan Kejutan Bayi SCTV Kembali Jadi Bagian Perayaan HUT Ke-31 Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SELAMA 31 tahun SCTV telah hadir mewarnai dunia pertelevisian tanah...

27 Juta Warga Jawa Barat Belum Di Vaksinasi, Gubernur Menunjuk Kadisdik Jabar Menjadi Ketua Percepatan Vaksinasi Di Jabar……!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- PROVINSI Jawa Barat termasuk Provinsj yang lambat melaksanakan Vaksinasi kepada warganya, dari sekitar 50 juta penduduk Jawa Barat baru 45 %...