21.4 C
Indonesia
Wednesday, 4 August 2021

Ribuan Petani Kopi Di Lampung Minta Bantuan Presiden Hapus SSG Filipina……..!

Lampung, BEREDUKASI.Com — SEKITAR 1200 Petani Kopi di Lampung binaan PT Torabika meminta Presiden Joko Widodo. Untuk membantu menyelesaikan persoalan penjualan hasil panen yang terus menurun.

Melalui Agus Susilo, Petani yang ditunjuk mewakili 1200 Kelompok Tani tersebut, berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo.

“Kami berharap, PT Torabika yang selama ini membeli hasil panenan Kopi Petani Lampung. Kembali membeli dengan jumlah sesuai hasil panen,” ujar Agus Susilo, mewakili Petani Kopi, dalam penjelasan tertulis yang diterima Redaksi, Kamis (25/2/2021).

Menurut Agus Susilo, PT Torabika Sekarang hanya mampu membeli separuh dari jumlah yang dulu biasa dibeli.

Agus Susilo lalu berdiskusi dengan PT Torabika untuk mengetahui duduk masalahnya. Maka Kelompok Tani ini pun, melakukan konfirmasi ke Pihak Manajer Pembelian PT Torabika. Alasan tidak bisa membeli seluruh hasil panen.

“Setelah di lakukan konfirmasi ke pihak Manajer Pembelian dari PT Torabika Eka Semesta. Ternyata Ekspor Kopi Produksi PT Torabika ke Filipina mengalami penurunan. Akibat adanya kebijakan Bea masuk Special Agricultural Safeguard (SSG) terhadap Kopi dari Indonesia,” papar Agus.

Filipina menerapkan kebijakan Special Safeguard Duty (SSG) yang berfungsi melindungi Industri Dalam Negeri mereka. Kebijakan tersebut sangat merugikan Ekspor Makanan dan Minuman, utamanya Kopi dan Olahan Kopi ke Filipina. Karena nilainya cukup besar. Terlebih kebijakan tersebut dilakukan secara tiba-tiba, tanpa ada perundingan terlebih dulu dengan Indonesia.

Atas persoalan itu Agus memohon kepada Pemerintah Pusat, untuk melakukan langkah Diplomasi Dagang agar pihak Filipina tidak mengenakan Bea Masuk Kopi.

“Kami tahu bahwa Ekspor Kopi Indonesia juga merupakan salasatu fokus utama dari bapak Presiden Jokowi,” kata Agus.

Agus berharap, jika Filipina tidak mengenakan Bea masuk Eksport Kopi Torabika. Maka pengiriman Kopi ke Filipina akan meningkat.

“Dengan demikian kebutuhan kopi juga meningkat. Paling tidak seluruh hasil Panen Kopi petani Lampung, bisa terbeli semuanya,” ujarnya. (Eddie Karsito).

Related Articles

Ojek Desa Di Sukabumi Selatan, Gunakan bjb Digi Untuk Pembayaran……!…..!

Pelabuhan Ratu, BEREDUKASI.Com -- Bank bjb Cabang Pelabuhanratu dan Ojek Desa (Jekdes) menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) atau kontrak terikat integrasi bjb Digicash sebagai Payment...

Drama Wayang Format Film……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- DRAYANG The Movie “Lentera Ksatria” merupakan Karya Seri Ke-Dua setelah sukses ditayangkannya Drayang The Movie “Kijang Kencana” bulan Maret 2012 lalu....

Drayang The Movie “Lentera Ksatria” Dalam Perspektif Hitam-Putih Lakon Wayang……..!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SANGGAR Swargaloka terus berselancar menghadirkan Karya-karya kreatif selama pandemi covid-19. Teknologi Digital menjadi tumpuan sebagai media penyampai konten dalam mengembangkan potensi...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Ojek Desa Di Sukabumi Selatan, Gunakan bjb Digi Untuk Pembayaran……!…..!

Pelabuhan Ratu, BEREDUKASI.Com -- Bank bjb Cabang Pelabuhanratu dan Ojek Desa (Jekdes) menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) atau kontrak terikat integrasi bjb Digicash sebagai Payment...

Drama Wayang Format Film……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- DRAYANG The Movie “Lentera Ksatria” merupakan Karya Seri Ke-Dua setelah sukses ditayangkannya Drayang The Movie “Kijang Kencana” bulan Maret 2012 lalu....

Drayang The Movie “Lentera Ksatria” Dalam Perspektif Hitam-Putih Lakon Wayang……..!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SANGGAR Swargaloka terus berselancar menghadirkan Karya-karya kreatif selama pandemi covid-19. Teknologi Digital menjadi tumpuan sebagai media penyampai konten dalam mengembangkan potensi...

Yana Mulyana Mengajak Seluruh Elemen Masyarakat, Terutama Pelaku Ekonomi Untuk Terus Berinovasi Dan Berkreasi…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- DD masa pandemi Covid-19, ekonomi dan kesehatan layaknya dua sisi mata uang. Namun itu sulit berjalan beriringan. Tetapi bukan berarti masyarakat hanya...

SMSI Bekasi Raya Dukung Gerakan “BERANI” Covid-19…….!

Bekasi, BEREDUKASI.Com -- KABUPATEN Bekasi sebagai salasatu daerah penyumbang tertinggi kasus harian Covid-19 di Provinsi Jawa Barat. Harus berani mengambil langkah dalam menangani wabah...