20.4 C
Indonesia
Wednesday, 23 June 2021

Sebanyak 184 Ekor Satwa Langka Yang Dilindungi, Disita Bareskrim Polri Di Cicurug Sukabumi Jawa Barat…….!

Sukabumi, BEREDUKASI.Com – RATUSAN burung langka yang dilindungi tanpa memiliki surat ijin, diamankan oleh Bareskrim Polri dari kandang penangkaran di Kampung Tenjolaya RT.04/RW.04, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Jawa Barat, Kamis (14/1/2021).

Kasubdit 1 Tipiter Kombes Pol Muh Zulkarnaen mengatakan, Badan Reserse Kriminal Polri Direktorat Tindak Pidana Tertentu. Mengungkap perkara dugaan tindak pidana dengan menyimpan, memiliki, memelihara dan mengangkut satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

“Modus operandi, inisial FJ selaku penangkar kedapatan memiliki, menyimpan, memelihara, mengangkut satwa liar yang dilindungi. Berupa burung yang terdiri dari 8 jenis sejumlah 184 ekor tanpa dilengkapi dengan dokumen yang sah. Selanjutnya oleh FJ satwa tersebut dikembangbiakkan dan diduga diperniagakan,” papar Zulkarnaen.

Dikatakan Zulkarnaen, Penyidik Subdit I Direktorat Tipidter Bareskrim Polri bersama-sama dengan Polres Sukabumi, Polda Jawa Barat, Tim dari Direktorat Pencegahan dan Pengamanan Hayati Ditjen KSDAE dan Balai Besar KSDA Provinsi Jawa Barat.

Penangkaran burung ini sudah berjalan dua tahun, tanpa dilengkapi Dokumen Tesmi. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) huruf a Jo Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, ancaman hukumannya lima tahun.

Sementara Kepala Balai Besar BKSDA Jawa Barat, Rd. Rifki M Sirodjan mengatakan, barang bukti, 53 Ekor Kakatua Maluku/Merah (Cacatua Moluccensis), 22 Ekor Kakatua Jambul Kuning (Cacatua Sulphurea), 12 Ekor Kakatua Putih, 4 Ekor Kakatua Tanimbar, 38 Ekor Kakatua Koki, 47 Ekor Nuri Bayan, 5 Ekor Kasturi Kepala Hitam, 3 Ekor Gelatik Jawa.

“Selanjutnya Identifikasi Satwa, evakuasi dan penitipan barang bukti ke Lembaga Konservasi, Pemeriksaan ahli dari Balai Besar KSDA Provinsi Jawa Barat, pemeriksaan ahli dari kementrian lingkungan hidup dan kehutanan RI, koordinasi dengan jaksa penuntut umum Kejagung RI,” pungkasnya. (Ris).

Related Articles

Luncurkan Pos Instan, Produk Kiriman Cepat Bergaransi Persembahan Pos Indonesia…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- PT Pos Indonesia (Persero) kembali membuat gebrakan baru dengan meluncurkan produk kiriman bergaransi bernama Pos Instan. Inovasi ini hadir untuk menjawab...

Tingkatkan Sinergitas, bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com – bank bjb resmi mendirikan Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia bernama bjb Sekuritas, dengan diterbitkannya akta pendirian PT BJB Sekuritas...

bank bjb Menjalin Kerjasama Dengan Kejaksaan Negeri Ciamis…….!

Ciamis, BEREDUKASI.Com – GUNA membangun sinergi dengan berbagai pihak sebagai upaya memperkuat langkah usaha perusahaan, bank bjb menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Ciamis. Kerjasama...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Luncurkan Pos Instan, Produk Kiriman Cepat Bergaransi Persembahan Pos Indonesia…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- PT Pos Indonesia (Persero) kembali membuat gebrakan baru dengan meluncurkan produk kiriman bergaransi bernama Pos Instan. Inovasi ini hadir untuk menjawab...

Tingkatkan Sinergitas, bjb Sekuritas Tandatangani PKS dengan Mandiri Sekuritas……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com – bank bjb resmi mendirikan Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia bernama bjb Sekuritas, dengan diterbitkannya akta pendirian PT BJB Sekuritas...

bank bjb Menjalin Kerjasama Dengan Kejaksaan Negeri Ciamis…….!

Ciamis, BEREDUKASI.Com – GUNA membangun sinergi dengan berbagai pihak sebagai upaya memperkuat langkah usaha perusahaan, bank bjb menjalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Ciamis. Kerjasama...

Keunggulan Kartu ATM Berteknologi Chip……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEORANG nasabah bank bjb di Bandung, Sisca Wuri, mengaku sudah lega karena telah mengganti Kartu ATM/Debet magnetik miliknya menjadi kartu baru...

Kontradiksi Seputar Penentuan Jenazah Sebagai Pasien Covid-19…….!

Pakar Ungkap : Tiga Kategori Kasus Yang Harus Dimakamkan Sesuai Prosedur Covid-19.Bandung, BEREDUKASI.Com -- PAKAR Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Padjadjaran Bandung, Irvan Afriandi menyatakat...