FeaturedPendidikanSD

Serunya ‘Ngintip” Musker Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Bandung

BANDUNG, BEREDUKASI.COM – HELMI Ramlan resmi menjadi “Nahkoda” baru, sebagai Ketua Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kota Bandung Periode 2026/2029. Dalam Musyawarah Kerja (Musker) yang berlangsung Demokratis di Fave Hotel Pasirkaliki, Kamis (30/7/2026).

Helmi Ramlan “Nahkoda” baru sebagai Ketua K3S Kota Bandung Periode 2026/2029.

Kontestasi ini menjadi istimewa, karena diikuti oleh Empat Kandidat kuat dengan representasi gender yang berimbang.

Asep Gufron selaku Kadisdik Kota Bandung, memberikan pengarahan kepada 4 Kandidat Calon Ketua K3S Kota Bandung Periode Tahun 2026/2029.

4 Kontestan ini diantaranya :

1. Agus Nurjaman, S.Pd, M.M.Pd, Kepala SDN 035 Soka Bandung.
2. Helmi Ramlan, S.Pd, M.Pd.
3. Cherawati, S.Pd, M.Pd. Kepala SDN 015 Kresna
4. Mia Tresnawulan, S.Pd, M.M.Pd Kepala SDN 159 Sekejati.

Agus Supriadi Ketua K3S Periode 2023/2026 Menyerahkan Bukti Tugas kepada Helmi Ramlan Ketua K3S Kota Bandung Periode 2026/2029.

Dalam acara ini, dihadiri langsung oleh
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Asep Saeful Gufron. Dalam sambutannya beliau memang lebih banyak, menyangkut ke masalah tugas sebagai ASN dan sebagai Pemangku Jabatan sebagai Sosok seorang Kepala Sekolah.

“Saya berharap siapapun yang menjadi Ketua terpilih, menjadi Ketua K3S yang baru. Harus bisa “Menjembatani” Anggotanya, jika ada permasalahan,” tandas Kadisdik Kota Bandung yang akrab disapa Asep Gufron ini.

Abu Bakar selaku Ketua Pelaksana Muker K3S Kota Bandung 2026/2029.

Ketua Pelaksana Musker, Abu Bakar, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa forum tertinggi organisasi yang mewadahi 269 Kepala SD Negeri Se-Kota Bandung ini. Memiliki tiga agenda pokok: Penetapan AD/ART Revisi 2026, Laporan Pertanggungjawaban Pengurus periode 2023-2026 dan pemilihan ketua baru.

“Musker ini adalah forum aspirasi murni. Proses penjaringan calon berjalan sangat dinamis,” ujar Abu Bakar. Ia memaparkan, dari 30 Kecamatan, sebanyak 26 Kecamatan mengajukan nama bakal calon. Setelah melalui Verifikasi ketat oleh Tim Khusus, mengerucut menjadi Empat Kandidat yang seluruhnya maju dalam satu putaran pemilihan langsung.

Penghitungan surat dukungan.
Jumlah total suara

“Yang luar biasa, keempat kandidat ini terdiri dari dua laki-laki dan dua perempuan. Ini menunjukkan dinamika organisasi yang sehat. Tidak ada intervensi dari pihak mana pun, murni rekomendasi dari K3S Kecamatan untuk kebutuhan Organisasi,” tegas Abu Bakar.

Abu Bakar juga menjelaskan dari total 269 Pemilik Hak Suara, tercatat 222 Kepala Sekolah berpartisipasi dalam Pemilihan Ketua K3S ini.

Foto bersama sebelum pelaksanaan pemilihan suara.

Amanah Baru, Fokus Tingkatkan Kompetensi

Usai terpilih, Helmi Ramlan menyebut kepercayaan yang diberikan para Kepala Sekolah adalah sebuah Tanggung Jawab yang sangat berharga. Ia mengaku akan segera Menyusun Tim dan mematangkan program kerja dalam dua minggu ke depan.

“Yang paling penting adalah memastikan Kepala Sekolah di Kota Bandung. Memiliki kompetensi yang matang, terutama terkait Tupoksi kita. Ini mencakup kompetensi manajerial, kepribadian, kewirausahaan, sosial, hingga supervisi,” ujar Helmi.

Ia menegaskan, kepemimpinan ke depan harus mampu membawa perubahan positif di setiap satuan pendidikan. Selain fokus internal, Helmi juga berkomitmen memperkuat sinergi K3S dengan Dinas Pendidikan, PGRI serta berbagai kelompok kerja guru seperti KKG dan KKG PJOK-PAI.

Agus Supriadi Ketua K3S Kota Bandung Periode 2023/2026.

Refleksi Ketua K3S Periode 2023-2026, Teruskan Estafet Perbaikan

Di tempat yang sama, Ketua K3S periode 2023-2026, Agus Supriadi, memberikan refleksi mendalam tentang suka duka dalam memimpin Organisasi. Dengan nada penuh syukur, ia mengenang masa jabatannya sebagai tempaan berharga.

“Selama tiga tahun, banyak pengalaman yang mendewasakan. Saya belajar menjadi lebih bijak dan lebih sabar. Dalam organisasi, ombak tidak selamanya tenang, kadang muncul gelombang bahkan Tsunami. Kita tidak bisa bekerja sendiri, maka saya membangun Tim yang Super Solid,” kenang Agus.

Kadisdik Kota Bandung Asep Gufron (berbaju putih) di tengah para Kepala Sekolah peserta Muker K3S Kota Bandung.

Kepada penerusnya, ia berpesan agar K3S dimaknai bukan sekadar wadah administratif, melainkan sebagai “Bengkel” bagi para Kepala Sekolah.

“Jadikan K3S sebagai tempat Pemulihan, Tempat Berkarya dan Berkolaborasi. Tolong perhatikan para Anggota, jadilah sosok panutan yang mampu meminimalisir kendala di sekolah, baik terkait Tata Kelola Keuangan maupun Manajemen. Angkat marwah Kepala Sekolah, agar semakin berkualitas,” pesannya penuh harap.

Dengan berakhirnya Musker ini, seluruh Peserta berharap Pengurus Baru dapat meneruskan nilai-nilai baik yang telah dibangun. Serta menghadirkan terobosan untuk memajukan Pendidikan Dasar di Kota Bandung. (HKS).

 

 

Related Articles

Back to top button