20.4 C
Indonesia
Tuesday, 4 October 2022
spot_img

Softail FXDR 114 Jadi Primadona. “Motorcycle Model Year 2019 Lounching” Harley-Davidson…..!

Bandung, BEREDUKASI.Com — “Motorcycle Model Year 2019 Lounching” diadakan oleh Harley-Davidson di Siliwangi Harley Davidson of Bandung Jl. Wastukencana no 105, Bandung Jawa Barat. Pada Sabtu, 26 Januari 2019.

Dealer Principal Harley Davidson, Akbar Nusantara, mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut merupakan syukuran satu tahun dealer sekaligus peluncuran motor Harley Davidson model tahun 2019 (MY19) Diantaranya Street, Sportster, Softal dan Touring.

“Peluncuran hari ini, Sabtu (26/1/19) adalah peluncuran pertama motor Harley-Davidson model tahun 2019. Pada tahun 2019 ini, Harley-Davidson meluncurkan tipe terbaru dari model Softail yaitu FXDR 114,” ulasnya.

FXDR 114 adalah motor terobosan terbaru Harley-Davidson dengan model rangka Softail. Dirancang dengan tampilan sangat menarik dengan performa dan karakteristik yang tak terbatas.

“Kehadiran motor model FXDR ini, merupakan suatu kebanggaan bagi kami sebagak dealer resmi di Kota Bandung untuk Pertama kalinya di Indonesia,” lanjutnya.

Sebagai tagline Compaign Harley-Davidson, untuk tahun 2019 yang artinya berkendara lebih bebas untuk semua tipe pengendara. Agar dapat mewujudkan kebebasan dan individualitasnya menjelajah dunia luas menghunakan motor-motor Harley Davidson.

Dalam kegiatan launching ini, turut mengundang pula para penggemar motor besar khususnya penggemar motor Harley Davidson yang berada di Kota Bandung serta Jawa Barat. Yang tergabung dalan klub HOG Siliwangi Bandung Chapter, Harley Club Bandung, Harley Davidson Club Indonesia Bandung, Bikers Brotherhood 1% MC , Bikers Brotherhood Motorcycle Club, Road Glide Owners Group, Motor Besar Club, MEDDOCS, HIPPOCRATES, Lodaya Brotherhooddan lainnya disamping mengundang para MUSPIDA dan para pejabat daerah.

“Adapun untuk Harga dari Motor Harley-Davidson sendiri bervariasi. Untuk Type Street dan Sportster berkisar Rp.300 hingga Rp.400-jutaan, Type Softail Rp.500 hingga Rp.600-jutaan dan Touring Rp.900 juta keatas,” urainya.

Sementara untuk import duty menjadi 0% persen, dikarenakan perakitan dilakukan di Thailand. Namun kualitas motor Produksi Thailand dan Amerika sama. Bahkan di Thailad cenderung lebih baik dari “wiring harness”.

“Ujung tombak penjualan adalah type Softail. Sementara itu target penjualan pada tahun ini adalah 45 unit dari target tahun lalu yaitu 25 unit,” tandasnya siang itu. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU