FeaturedPendidikanSeni Budaya

Tahun 2026 SDN 088 Embong Kota Bandung, Kembali Mengembangkan Inovasi IKHLAS AI

BANDUNG, BEREDUKASI.COM – NAMA SDN 088 Embong Kota Bandung dibawah Kepemimpinan Kepala Sekolah ASN Berprestasi yaitu Neni Siti Zakiyah, S.Pd., M.M.Pd.

Kembali menunjukkan komitmennya, menghadirkan pembelajaran yang Adaptif terhadap perkembaTeknologi.

Pada tahun 2026, SDN 088 Embong kembali mengembangkan Inovasi IKHLAS AI, sebuah ekosistem pembelajaran berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk menghadirkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang Aktif, Interaktif dan Smart. Khususnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP).

Inovasi tersebut digagas oleh Guru PAI SDN 088 Embong, Lilis Suryani, S.Pd.I, Gr.

Gagasan IKHLAS AI lahir dari kebutuhan untuk menjawab tantangan Pembelajaran PAIBP yang selama ini. Masih menghadapi keterbatasan waktu Guru dan penggunaan bahan evaluasi yang cenderung konvensional.

Dokumen inovasi mencatat bahwa Guru dapat menghabiskan sekitar 75 persen waktunya untuk Pekerjaan Administrasi. Sementara evaluasi harian, masih banyak bergantung pada LKS yang kaku dan monoton.

Kondisi tersebut berdampak pada keterlibatan aktif peserta didik yang sempat berada pada angka 55 persen.

Melalui IKHLAS AI, Teknologi Kecerdasan buatan dimanfaatkan. Bukan untuk menggantikan peran Guru, melainkan untuk memperkuat Kreativitas dan Efektivitas Guru.

Ekosistem ini mengintegrasikan ChatGPT melalui Prompt Engineering untuk membantu menyusun Materi Keagamaan, Narasi Cerita serta Tingkat Kesulitan Soal yang disesuaikan dengan Profil Belajar peserta didik.

Canva Magic Design digunakan untuk mengubah Materi menjadi Komik Digital Islami dan Visual Tematik. Sedangkan Quizizz AI dimanfaatkan untuk mentransformasikan Materi menjadi Kuis Interaktif yang Adil dan Adaptif.

Dampak inovasi tersebut terlihat dari perubahan yang signifikan dalam proses pembelajaran. Waktu penyusunan LKPD yang sebelumnya membutuhkan sekitar 2–3 jam. Dapat dipangkas menjadi kurang dari 15 menit. Bahkan keterlibatan aktif peserta didik, meningkat hingga 92 persen, rata-rata nilai formatif meningkat 15 persen dan tingkat kepuasan terhadap pemahaman pembelajaran mencapai 90 persen.

Dukungan Orang tua juga tercatat tinggi, dengan tingkat kepuasan mencapai 95 persen. Sementara Wfisiensi waktu Guru dapat menghemat hingga 50 persen.

Keunggulan IKHLAS AI, tidak berhenti pada penggunaan Teknologi di Ruang Kelas. Inovasi ini dibangun melalui Tata Kelola Kolaboratif atau Model Tripartit. Guru berperan merancang Prompt dan Pembelajaran, Kepala Sekolah mendukung penyediaan sarana serta anggaran melalui RKAS BOS. Sedangkan Pengawas Kemenag, mengawal Mutu dan Aspek Akidah.

Model tersebut menjadi bagian penting, agar pemanfaatan Teknologi tetap berjalan searah dengan tujuan Pendidikan dan nilai-nilai keagamaan.

Hingga tahap pengembangannya, IKHLAS AI telah menghasilkan lebih dari 100 LKPD Interaktif dan memiliki peluang untuk Direplikasi pada mata pelajaran lain. Seperti Tematik, IPAS, Matematika. Serta diarahkan untuk terintegrasi dengan sistem E-Rapor.

Dengan demikian, Inovasi ini tidak hanya menawarkan Perangkat Pembelajaran Baru, tetapi membuka ruang bagi Pengembangan Budaya Kerja Guru yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

Bagi Lilis Suryani, S.Pd.I,Gr, inti dari IKHLAS AI adalah mengembalikan waktu Guru kepada fungsi utamanya. Teknologi mengambil alih sebagian pekerjaan administratif dalam pembuatan materi, sehingga Guru PAI. Memiliki ruang yang lebih besar untuk hadir sebagai Fasilitator Spiritual, sekaligus Pembimbing Karakter peserta didik.

Pengembangan IKHLAS AI juga memperoleh pengakuan dalam Bandung Innovation Festival 2026 bertajuk “Accelerating Impact Through Innovation”. SDN 088 Embong tercatat sebagai Penerima Penghargaan Top 25 Proposal Inovasi Terbaik untuk inovasi “Inovasi kreatif hadirkan LKPD Aktif dan Smart Berbasis AI”.

Bahkan Lilis Suryani, S.Pd.I, Gr juga, tercatat sebagai Peserta dalam kegiatan Bandung Innovation Festival 2026 tersebut.

Kehadiran IKHLAS AI menjadi salah satu bukti bahwa Transformasi Digital di sekolah. Dapat berjalan beriringan dengan Penguatan Karakter dan nilai Keagamaan.

Dari ruang kelas SDN 088 Embong, sebuah gagasan sederhana untuk membuat LKPD lebih Aktif dan Amart. Berkembang menjadi Inovasi yang mendorong efisiensi Guru, meningkatkan partisipasi peserta didik. Serta membuka peluang replikasi di berbagai mata pelajaran.

IKHLAS AI jiga menjadi bagian dari langkah SDN 088 Embong untuk terus menghadirkan Pembelajaran yang Kreatif, Relevan dan Nerpusat pada peserta didik. (Red).

Related Articles

Back to top button