24.4 C
Indonesia
Friday, 19 August 2022
spot_img

Yuk, Kita Mengenang 10 Titik Stilasi Dalam Peristiwa Bandung Lautan Api

BANDUNG, BEREDUKASI.COM — PERISTIWA Bandung Lautan Api yang terjadi 76 tahun silam atau 24 Maret 1946 merupakan momen penting bagi rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Kota Bandung. Saat itu, masyarakat memilih untuk membumihanguskan rumahnya ketimbang menyerahkannya kepada militer sekutu.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan dan Warga Bandung, dibuatlah monumen Bandung Lautan Api (BLA) di Lapangan Tegallega. Selain itu, Kota Bandung juga memiliki 10 bukti atau stilasi yang tersebar di 10 Titik.

Stilasi-stilasi tersebut di antaranya penanda tempat pertama kalinya pembacaan teks proklamasi oleh rakyat Bandung, lokasi peristiwa perobekan bendera Belanda maupun markas para pejuang Bandung Lautan Api.

Berikut 10 Atilasi Bandung Lautan Api:

1. Jalan Ir H. Juanda – Sultan Agung.

Stilasi berada di depan gedung bekas kantor berita Jepang, Domei yang sudah ada sejak tahun 1937. Menurut catatan sejarah, di kantor berita inilah untuk pertama kalinya Teks Proklamasi dibaca oleh rakyat Bandung. Kali ini bangunan tersebut sebagai Kantor Bank BTPN.

2. Jalan Braga

Stilasi 2 tepatnya berada persimpangan Jalan Braga dan Jl. Naripan terletak gedung Bank Jabar yang dahulu bernama Gedung Denis.

Di gedung ini, pada Oktober 1945, pejuang Bandung Moeljono dan E. Karmas merobek bendera Belanda.

3. Jalan Asia-Afrika.

Stilasi 3 berada di depan Gedung Asuransi Jiwasraya di Jl. Asia-Afrika atau di seberang Masjid Raya Jawa Barat.

Dulunya, gedung ini digunakan sebagai markas resimen 8 yang dibangun pada tahun 1922.

4. Jalan Simpang

Stilasi 4 berada di sebuah rumah yang terletak di Jl. Simpang. Di tempat inilah dilakukan perumusan serta diambilnya keputusan pembumihangusan kota Bandung. Perintah untuk meninggalkan kota Bandung pun dikomandoi dari rumah ini.

Rumah tersebut kini dijadikan tempat tinggal dan masih dalam bentuk aslinya.

5. SD Dewi Sartika

Stilasi 5 tidak berada jauh dari Jl. Otto Iskandardinata – Jl. Kautamaan Istri. Tepatnya di depan SD Dewi Sartika.

/
6. Jalan Ciguriang.

Stilasi 6 letaknya pas di Jalan Ciguriang sebelah pusat perbelanjaan Yogya Kepatihan. Stilasi 6 terletak dalam sebuah rumah yang juga markas komando Divisi III/Siliwangi pimpinan kol. A.H. Nasution.

7. Persimpangan Lengkong Tengah – Lengkong Dalam

Stilasi ini berada di persimpangan Jl. Lengkong Tengah dan Jalan Lengkong Dalam tepatnya belakang kampus Unpas.

Tempat ini merupakan tempat bermukim masyarakat Indo–Belanda.

8. Jalan Jembatan Baru.

Stilasi ke 8 berada di Jalan Jembatan baru yang merupakan salasatu garis Pertahanan Pejuang saat terjadi pertempuran Lengkong.

9. Jalan Asmi.

Stilasi 9 berada di SD ASMI, tepat Jalan Asmi. Bangunan utama gedung tidak banyak mengalami perubahan.

Tempat ini digunakan sebagai markas pemuda pejuang, PESINDO dan BBRI sebelum terjadinya peristiwa Bandung Lautan Api.

10. Gereja Gloria.

Stilasi 10 berada di depan sebuah gereja yang terletak di jalan ini. Gereja yang bernama Gloria, dulunya merupakan gedung pemancar NIROM. Yang digunakan untuk menyebarluaskan Proklamasi Kemerdekaan ke seluruh Indonesia dan Dunia.

Di seberang stilasi inilah, di Taman Tegallega, sebuah tugu kokoh bernama tugu Bandung Lautan Api berdiri. (ray).

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU