FeaturedPendidikanSD

SDN 037 Sabang Gelar Bazzar Hafalan Al-Qur’an dalam Pesantren Ramadan

BANDUNG, BEREDUKASI.COM – SDN 037 Sabang Kota Bandung kembali menggelar kegiatan pesantren Ramadan yang diikuti oleh siswa kelas 1 hingga kelas 6. Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian siswa dalam program tersebut adalah Bazzar Hafalan Al-Qur’an yang bertujuan menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an.

Sri Hendrawati, Kepala SDN 037 Sabang Kota Bandung.

Kepala SDN 037 Sabang, Sri Hendrawati, menjelaskan bahwa kegiatan bazar hafalan Al-Qur’an menjadi bagian dari upaya sekolah untuk membumikan Al-Qur’an di lingkungan pendidikan sekaligus memotivasi siswa untuk menghafal surat-surat pendek.

Menurutnya, dalam kegiatan tersebut siswa dikelompokkan berdasarkan tingkat kelas dan kurikulum yang berlaku. Setiap siswa diberikan target hafalan surat-surat pendek yang terdiri dari kategori hafalan wajib dan hafalan pilihan.

“Kalau yang wajib, anak-anak akan mendapatkan kupon setelah mereka menyetorkan hafalan. Kupon tersebut bisa ditukar di stand yang disiapkan oleh orang tua di masing-masing kelas,” ujar Sri Hendrawati saat diwawancarai, Selasa (10/3/2026).

Selain hafalan wajib, siswa juga diberikan kesempatan menghafal surat tambahan yang masuk kategori bonus. Untuk setiap hafalan bonus yang berhasil disetorkan, siswa akan mendapatkan kupon tambahan yang dapat ditukarkan di stand khusus.

Menurut Sri, kegiatan bazar hafalan Al-Qur’an tersebut telah berjalan selama tiga tahun dan mendapat dukungan penuh dari para orang tua siswa.

“Awalnya hanya kecil-kecilan di kelas, kemudian berkembang hingga menjadi kegiatan tahunan yang selalu ditunggu anak-anak,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah ingin menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mendorong siswa untuk lebih semangat dalam menghafal Al-Qur’an.

Selain bazar hafalan, rangkaian pesantren Ramadan di SDN 037 Sabang tahun ini mengusung tema SABANG, yang merupakan singkatan dari Santun Akhlaknya, Berbagi Amalnya, Nikmat Guyubnya. Tema tersebut diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai karakter kepada para siswa.

Selama kegiatan berlangsung, sekolah juga membuka donasi untuk membantu siswa yang membutuhkan. Donasi yang terkumpul kemudian disalurkan dalam bentuk santunan kepada siswa yatim dan dhuafa.

“Tahun ini ada sekitar 35 siswa yatim dhuafa yang menerima santunan. Dana yang terkumpul berasal dari donasi anak-anak dan kembali diberikan untuk anak-anak,” jelasnya.

Selain itu, sekolah juga memberikan apresiasi kepada siswa yang telah khatam Al-Qur’an serta kepada siswa yang menjadi pengisi kultum dalam kegiatan Ramadan di wilayah Kecamatan Bandung Wetan.

Sri menambahkan, pesantren Ramadan di SDN 037 Sabang dilaksanakan selama tiga hari untuk siswa, sedangkan dua hari berikutnya dikhususkan bagi para guru untuk mengikuti pembinaan rohani.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan agar para guru juga dapat meningkatkan kualitas spiritual dan emosional mereka dalam mendidik siswa.

“Kami ingin religiusitas anak-anak dimulai dari guru-gurunya juga. Karena guru harus terus meningkatkan kualitas spiritual, sosial, dan emosionalnya,” katanya.

Sri berharap kegiatan pesantren Ramadan ini dapat membantu sekolah dalam membentuk karakter siswa sesuai dengan tujuan pendidikan, khususnya dalam menumbuhkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. (HKS).

Related Articles

Back to top button