
Menyiapkan Generasi Pemimpin Sekolah Masa Depan, SDN 088 Embong Dampingi Enam BCKS Kota Cimahi
BANDUNG, BEREDUKASI.COM – SDN 088 Embong Kota Bandung, menjadi salah satu Sekolah Mitra dalam Pelaksanaan Kegiatan Mentoring Diklat Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kota Cimahi yang berlangsung pada tanggal 2 hingga 7 Juni 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh Enam Orang Peserta BCKS yang melaksanakan Pembelajaran Lapangan dan Pendampingan Langsung bersama Kepala SDN 088 Embong, Neni Siti Zakiyah, S.Pd., M.M.Pd., yang bertindak sebagai Kepala Sekolah Mentor bagi 6 (Enam) BCKS diantaranya :
1. Yanti Sukaesih,S.Pd.,M.Pd (SDN Cibabat Mandiri 1)
2. Dais Darmayanti, S.Pd ( SDN Sukamaju 1)
3. Siti Rahayu,S.Pd (SDN Harapan 2)
4. Rika Agustina,S.Pd.I (SDN Pasirkaliki Mandiri 2)
5. Teli Marliantini, S.Pd (SD NEGERI CIBODAS 1 l)
6. Intan Ria Yudha, S.Pd., M.Pd. (SDN Karangmekar Mandiri 2).
Kegiatan Mentoring merupakan bagian penting dalam rangkaian Diklat BCKS dari Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderl Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada peserta. Dalam memahami praktik Kepemimpinan Sekolah.
Melalui kegiatan ini, Peserta memperoleh kesempatan untuk melakukan Observasi, Diskusi, Studi Dokumen, Wawancara serta Refleksi terkait berbagai aspek pengelolaan Satuan Pendidikan.
Selama Enam Hari pelaksanaan, para Peserta mendapatkan Pendampingan Intensif mengenai berbagai kompetensi Kepala Sekolah.
Mulai dari penguatan kepribadian dan kewirausahaan dalam Kepemimpinan Sekolah, pengelolaan satuan pendidikan berbasis data, pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan, pengelolaan peserta didik, pengelolaan keuangan dan sarana prasarana, hingga pelaksanaan supervisi akademik.
Shadowing Kegiatan Supervisi Kelas di SDN 088 Embong Kota Bandung
Shadowing Kegiatan Rapat Mentor Penyeleseian Masalah bersama Dewan Guru. Kepala SDN 088 Embong, Neni Siti Zakiyah, menyampaikan bahwa kegiatan Mentoring menjadi wadah yang sangat strategis, bagi para Bakal Calon Kepala Sekolah untuk belajar langsung dari praktik yang dilaksanakan di Sekolah.
“Melalui kegiatan ini, para Peserta tidak hanya mempelajari Teori Kepemimpinan Sekolah, juga melihat secara langsung bagaimana Kepala Sekolah mengambil keputusan, mengelola sumber daya, membangun budaya positif. Serta melakukan Supervisi Akademik yang berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran,” jelas Neni Siti Zakiyah.
Pada hari pertama, Peserta mendalami materi kepribadian dan kewirausahaan. Melalui observasi rapat penyelesaian masalah bersama Dewan Guru, dilanjutkan dengan Diskusi Reflektif mengenai pengambilan keputusan dan inovasi sekolah.
Hari Ke-Dua dan Ke-Tiga difokuskan pada Pengelolaan Sekolah, termasuk Perencanaan Berbasis Data, Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), Pengelolaan Keuangan, Sarana Prasarana dan Monitoring evaluasi program sekolah.
Sementara pada hari Ke-Empat, Peserta mengamati secara langsung pelaksanaan Supervisi Akademik yang dilakukan Kepala Sekolah kepada Guru sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pembelajaran.
Wawancara KS Mentor dengan Peserta BCKS tentang Kompetensi Kepribadian dan Enterpreneurship Kepala Sekolah. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh semangat. Para peserta aktif menggali informasi, bertukar pengalaman, serta melakukan refleksi terhadap praktik-praktik kepemimpinan yang diamati selama kunjungan sekolah.
Berbagai dokumen sekolah juga dipelajari sebagai sumber pembelajaran untuk memperkuat pemahaman peserta. Mengenai Tata Kelola Sekolah yang efektif dan akuntabel.
Melalui kegiatan Mentoring ini, diharapkan para Peserta BCKS memiliki bekal yang lebih kuat dalam menjalankan peran sebagai Pemimpin Pembelajaran di masa mendatang. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi Praktik baik antar Satuan Pendidikan. Sehingga mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kota Cimahi.
Dengan terlaksananya kegiatan Mentoring BCKS di SDN 088 Embong, sekolah menunjukkan komitmennya sebagai sekolah pembelajar yang terbuka untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan pendidikan. Kolaborasi antara mentor dan Peserta diharapkan mampu melahirkan Calon-calon Kepala Kekolah yang Profesional, Visioner, Inovatif dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi peserta didik. (***)




