
Perpisahan Sederhana di SDN 166 Ciateul yang Membuat Semua Berurai Air Mata
BANDUNG, BEREDUKASI.COM – ACARA pelepasan siswa tidak harus berlangsung mewah untuk meninggalkan kesan mendalam. Hal itu dibuktikan dengan SDN166 Ciateul Kota Bandung, yang menggelar pelepasan siswa kelas VI. Berlangsung secara sederhana, namun tetap mampu menghadirkan suasana hangat dan penuh makna tanpa membebani orang tua.

Kepala SDN 166 Ciateul, Windy Andriyanti, mengatakan seluruh konsep kegiatan berasal dari orang tua siswa. Mulai dari ide awal, bentuk acara hingga pembiayaannya merupakan hasil kesepakatan bersama. Sedangkan pihak sekolah hanya memfasilitasi rencana, melakukan pendampingan dan pengawasan, agar pelaksanaannya berjalan tertib, transparan dan akuntabel.
“Kalau ada satu saja orang tua yang keberatan, kami tidak akan mengizinkan kegiatan ini dilaksanakan. Alhamdulillah semuanya merupakan, kesepakatan orang tua dan dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani bersama,” jelasnya, disela-sela berlangsungnya acara.
Menurut Windy, konsep sederhana bukan berarti mengurangi makna acara. Justru melalui Kreativitas para Guru dan dukungan orang tua, pelepasan siswa mampu menghadirkan suasana yang membuat para Siswa, Guru, maupun orang tua larut dalam kebersamaan.
Suasana haru biru, mewarnai suasana hari itu. Dimana ketika dua orang Guru yaitu Aam Amina Rahayu dan Eka Yuli, melantunkan lagu bertajuk “Saat Kau Telah Mengerti” milik Virgoun. Dan ini kutipan dari sebagian Liriknya :
Nak, bila suatu saat kaudengarkan lagu ini
Dan aku sudah tak ada lagi di sampingmu
Kau akan mengerti
Mengapa begitu menyebalkannya ku di matamu
Nak, jika saat nanti kau telah hidup sendiri
Dan dunia ternyata tak seperti harapanmu
Ku ada di sini
Menjadi rumah yang s’lalu menanti kepulanganmu
Kelak kau ‘kan jadi orang tua seperti aku
Yang ingin anakmu bahagia dengan hidupnya
Bila bentakan kecilku patahkan hatimu
Lebih keras dari itu dunia ‘kan menghakimimu
Kubentuk dirimu menjadi engkau hari ini
Kau harus kuat, kau harus hebat
Permata hatiku
Suasana haru juga terjadi ketika sebelumnya, semua siswa telah menyanyikan lagu bertajuk “Terima Kasih Guruku“.
Setelah acara pelepasan Atribut sebagai siswa SDN 166 Ciateul, Kota Bandung. Para siswa di kembalikan kepada orang tua masing-masing. Terlihat semua bercucuran air mata, ketika para siswa sembah sujud kepada para orang tua masin-masing.
Windy Andriyanti juga mengungkapkan, seluruh rangkaian acara dikemas oleh para Guru SDN 166 Ciateul. Penampilan para Guru bersama siswa, menjadi salah satu momen yang mendapat sambutan hangat dari para tamu yang hadir.
“Kami ingin anak-anak membawa pulang kenangan yang indah. Bukan soal kemewahan acaranya, tetapi bagaimana mereka merasakan kasih sayang dari pihak sekolah dan orang tua pada hari Pelepasan ini,” katanya.
Bahkan menurut Pengawas Bina, SDN 166 Ciateul yang masuk Wilayah Kecamatan Regol yaitu Hj. Rita Siti Mariam. Mengatakan, “SDN 166 Ciateul ini, termasuk SDN Legendaris. Bahkan penuh potensi, baik para Staf, Guru, begitupun Kepala Sekolah. Walaupun masih terbilang baru, tapi sudah mampu mengelolanya dengan baik. Insya Allah saya yakin, SDN 166 Ciateul, bisa semakin maju,”.
Windy mengaku baru sekitar tiga bulan bertugas di SDN 166 Ciateul. Meski demikian, ia melihat potensi besar yang dimiliki sekolah tersebut, baik dari Tenaga Pendidik maupun para siswanya.
Menurutnya, seluruh Guru memiliki semangat untuk terus belajar, berkolaborasi dan memberikan yang terbaik bagi para siswa. Kekompakan itulah yang menjadi modal utama dalam membangun kualitas pendidikan di sekolah.
“Saya tidak akan bisa bekerja sendiri. Alhamdulillah Guru-guru di sini sangat terbuka, mau bekerja sama dan memiliki semangat untuk terus berkembang demi kemajuan sekolah,” ujarnya.
Kerja sama tersebut mulai membuahkan hasil. Salah satu Prestasi yang diraih SDN 166 Ciateul adalah capaian nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) B.Indonesia sebesar 96,67.
Capaian itu menjadi kebanggaan tersendiri, karena mampu menempatkan SDN 166 Ciateul. Sejajar dengan sejumlah sekolah yang selama ini dikenal memiliki Prestasi Akademik tinggi di Kota Bandung. (HKS).




