FeaturedPendidikanSD

Kepala SDN 089 Babakan Ciparay Berharap SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Dikawal Ketat, Penerimaan Siswa Harus Murni dari Aplikasi

BANDUNG, BEREDUKASI.COM – SDN 089 Babakan Ciparay Kota Bandung melepas 108 siswa kelas VI pada tahun pelajaran 2025-2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 50 siswa laki-laki dan 58 siswa perempuan.

Kepala SDN 089 Babakan Ciparay, Hj. Lies Kusmini, mengatakan sekolahnya tahun ini kembali mendapatkan kuota Empat Rombongan Belajar (4 Rombel). Dengan total daya tampung sebanyak 112 peserta didik atau 28 per Rombel/Kelas.

Menurut Lies, proses Seleksi Penerimaan Murid Baru atau SPMB tahun ini, diharapkan berjalan konsisten sesuai aturan yang telah ditetapkan Pemerintah.

Ia berharap seluruh proses penerimaan peserta didik, benar-benar dilakukan berdasarkan Sistem Aplikasi tanpa adanya Intervensi dari pihak lain.

“Mudah-mudahan SPMB tahun ini benar-benar dikawal. Kami dari sekolah menerima peserta didik berdasarkan Aplikasi, tidak ada titipan atau tambahan di luar mekanisme yang sudah ditetapkan,” ujar Lies, saat ditemui, beberapa waktu lalu.

Ia berharap komitmen tersebut dapat diterapkan secara Konsisten. Sehingga sekolah dapat menjalankan proses penerimaan peserta didik, secara adil dan transparan.

Selain menyoroti pelaksanaan SPMB, Hj. Lies juga mengungkapkan, rencana sekolah dalam pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS tahun ajaran baru.

Salah satu program yang disiapkan adalah Penguatan Pendidikan Karakter bagi peserta didik.

Menurutnya, sekolah akan mengemas kegiatan MPLS dengan pendekatan yang lebih menyenangkan dan bermakna.

Salah satunya melalui pemutaran Film bertema Pendidikan Karakter seperti “Children of Heaven” yang menjadi salah satu referensi dalam Penguatan Karakter Peserta Didik.

“Kami ingin siswa tidak hanya belajar Akademik, juga memahami nilai-nilai Karakter. Melalui kegiatan MPLS, kami akan mengenalkan kembali Pendidikan Karakter kepada peserta didik maupun orang tua,” katanya.

Hj. Lies menambahkan, tahun ajaran 2026/2027 ini, menjadi masa pengabdiannya yang terakhir sebagai Kepala Sekolah.

Ia dijadwalkan memasuki masa Purnabakti/Pensiun pada 1 Agustus 2026.

Menjelang Purnatugas, Hj. Lies berharap para Guru terus mengajar dengan penuh keikhlasan dan cinta terhadap Dunia Pendidikan.

Ia juga berharap orang tua dapat terus mendukung berbagai Program Sekolah, demi kepentingan dan perkembangan anak-anak.

“Harapan saya .Guru Mengajar dengan hati dan orang tua bersama-sama mendukung Program Sekolah untuk kebaikan anak-anak. Karena semua yang dilakukan sekolah pada akhirnya untuk masa depan mereka,” pungkasnya. (HKS).

Related Articles

Back to top button