23.4 C
Indonesia
Tuesday, 28 September 2021

Audiensi SMSI-DPR : “Kalaupun memberi kritik, tentu kritik yang membangun, kritik yang mengingatkan”………!

Jakarta, BEREDUKASI.Com — RENCANA Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) untuk menyatukan banyak Perusahaan Media Online yang berbeda-beda. Akan menghadapi kesulitan dalam hal Perspektif Pemberitaan.

“Masalahnya setiap Perusahaan Media, setiap Wartawan dalam menulis berita punya perspektif masing-masing. Punya sudut pandang yang berbeda-beda. Bagaimana ini menyatukannya. Ini sulit, harus ada langkah Konsolidasi Organisasi,” kata Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Aziz Syamsuddin, ketika menerima kunjungan audiensi pengurus SMSI yang dipimpin oleh Ketua Umum SMSI Firdaus, Selasa, (9/6/2020) di Gedung DPR RI, Jakarta.

Pada acara audiensi tersebut, Firdaus didampingi H.M.Nasir, Junaidi, Andre Sumanegara, Teguh Idham Akbar.

Audiensi diterima Aziz Syamsudin, didampingi Boby Rizaldi, Dipo Nusantara dan M. Yasin.

Sebagai Organisasi Perusahaan Media Siber terbesar di Indonesia. Dengan jumlah anggota lebih dari 1000 Perusahaan Pers di seluruh Provinsi di Tanah Air.

Aziz mengatakan, kalau tidak bisa menyamakan Perspektif, paling tidak Tone Pemberitaan yang mestinya bisa disamakan.

“Itu pun Tone Pemberitaan, akan mengalami gradasi yang berbeda-beda,” tutur Aziz.

Dalam penyatuan Media-Media Online yang berbeda-beda, kata Aziz, harus ada kepentingan yang saling memberi manfaat Positif.

“Saling memberi manfaat ini penting, sebab kalau tidak ada mereka akan mengembangkan kepentingan perusahaan masing-masing,” kata Aziz.

SMSI Optimis……!

Firdaus menjelaskan, 1000 Perusahaan Online yang menjadi anggota SMSI. Akan disatukan dalam “Newsroom” bersama. Mereka saling memanfaatkan berita-berita yang ada dalam “Newsroom”. Tetapi mereka juga punya kewajiban untuk mengirim berita ke “Newsroom Bersama”.

Ini kepentingan yang menguntungkan buat Perusahaan-Perusahaan Media yang bergabung dengan “Newsroom Bersama”. Jadi yang disatukan bukan sudut pandangnya, bukan perspektifnya. Pasti sulit.

“Memang diharapkan setiap Perusahaan Media dan Wartawan-nya mempunyai Perspektif dan Tone yang baik dalam Pemberitaan. Kalaupun memberi kritik, tentu kritik yang membangun, kritik yang mengingatkan,” kata Firdaus. (Ris).

Related Articles

Antisipasi Kembali Melonjaknya Kasus COVID-19, Disiplin Prokes dan Vaksinasi Harus Terus Digencarkan

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- PANDEMI COVID-19 kembali mengalami lonjakan kasus di beberapa negara tetangga.Satu diantaranya Singapura yang penduduknya sangat disiplin protokol kesehatan. Meski secara umum cakupan...

Keterikatan Alumni SATAS Atau SMAN 1 Tasikmalaya, Dengan Almamaternya Sangat Menakjubkan

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.Com -- SAAT menyoroti Alumni SMAN 1 Tasikmalaya, Anda mengatakan, jika memahami filosofinya yang berdiri tahun 1956, artinya usia SATAS (Sebutan: Sekolah SMAN...

SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Berawal Dari Visi Yang Menjadi Dasar, Dalam Meningkatkan Pelayanan Pendidikan

TASIKMALAYA KOTA, BEREDUKASI.Com -- LAHIRNYA kebijakan mutu di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Berawal dari Visi. Dan itu menjadi...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Antisipasi Kembali Melonjaknya Kasus COVID-19, Disiplin Prokes dan Vaksinasi Harus Terus Digencarkan

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- PANDEMI COVID-19 kembali mengalami lonjakan kasus di beberapa negara tetangga.Satu diantaranya Singapura yang penduduknya sangat disiplin protokol kesehatan. Meski secara umum cakupan...

Keterikatan Alumni SATAS Atau SMAN 1 Tasikmalaya, Dengan Almamaternya Sangat Menakjubkan

TASIKMALAYA, BEREDUKASI.Com -- SAAT menyoroti Alumni SMAN 1 Tasikmalaya, Anda mengatakan, jika memahami filosofinya yang berdiri tahun 1956, artinya usia SATAS (Sebutan: Sekolah SMAN...

SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Berawal Dari Visi Yang Menjadi Dasar, Dalam Meningkatkan Pelayanan Pendidikan

TASIKMALAYA KOTA, BEREDUKASI.Com -- LAHIRNYA kebijakan mutu di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Berawal dari Visi. Dan itu menjadi...

Dengan Hadirnya Tiga Penyanyi Pendatang Baru Berkarakter Keren, Siap Meramaikan Musik Indonesia

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- SIAPA bilang wabah Pandemi Covid 19 yang berkepanjangan membuat Seniman Musik mati angin dan tidak produktif. Adalah Arsya Composer, Musisi Muda...

Mancing Bersama Adalah Bentuk Ikatan Sosialisasi, Antara Pejabat dan Masyarakat

KABUPATEN TASIKMALAYA, BEREDUKASI.Com -- DALAM sebuah event pertandingan, Jabatan menjadi taruhan suatu keberhasilan. Namun dalam silaturahmi, hal itu tidak berlaku, tapi menjadi sebuah alat...