27.4 C
Indonesia
Saturday, 23 October 2021

Bahaya BPA Bukan Hoax…….!

Jakarta, BEREDUKASI.Com — ROSO Daras menegaskan, bahaya BPA itu bukan Hoax.

“Siapa yang berani menjamin dan bertanggung jawab, jika Bayi, Balita dan Janin yang dicekoki air dari Galon yang mengandung BPA akan aman- saja,” ungkapnya.

Bahaya terpapar BPA dapat mengakibatkan terganggunya hormonal, perkembangan organ tubuh dan perilaku, serta gangguan kanker di kemudian hari.

“Dasarnya adalah hasil penelitian para ahli di Bidang Kesehatan. Peringatan tentang bahaya BPA bukan hanya isapan jempol belaka,” ujar Roso.

Di sebagian besar Negara maju telah melarang penggunaan BPA. Tahun 2008 misalnya, Kanada menempatkan larangan terbatas penggunaan BPA, serta mengklasifikasikannya sebagai Zat Beracun.

Tahun 2010 berdasarkan The Law 2010 – 729 of June 2010, Pemerintah Perancis, melarang kemasan minuman Botol Bayi yang mengandung BPA diproduksi di Impor, di Ekspor dan penempatannya di pasaran.

Selanjutnya terjadi amandemen di tahun 2012 (Law No. 2012 – 1442 of 24 December 2012) yang memperluas ruang lingkup pelarangan mencakup semua kemasan, wadah, atau perkakas yang mengandung BPA.

Tahun 2015, dilakukan Amandemen kembali dengan Constitutional Council Decision No.2015 – 480 QPC of September 2015 yang memperkuat pelarangan BPA untuk seluruh kemasan pangan yang kontak langsung dengan Pangan.

“Asia, termasuk Indonesia juga telah melarang penggunaan kemasan Polikarbonat yang mengandung BPA. Yang secara langsung bersentuhan dengan Wadah atau Tempat Makanan yang dipergunakan untuk Konsumsi Bayi, contohnya Botol Susu Bayi dan Balita,” terang Roso.

Tahun 2010, BPOM mengeluarkan Leaflet mengenai keamanan Botol Susu Bayi. Dan di tahun 2014, BPOM mengeluarkan peraturan mengenai Kemasan Pangan dan mengatur mengenai Migrasi BPA pada kemasan Plastik Polikarbonat.

“Tapi kenapa peraturan ini direvisi kembali di tahun 2019. Harusnya maju bukan mundur, ” ujar Roso.

Masih menurut penjelasan Roso, tahun 2013, Fakultas Kesehatan Universitas Indonesia. Melakukan suatu kajian Sitematis Dampak Pajanan Bisphenol A (BPA) terhadap Sistem Reproduksi dan Perkembangan Manusia. Kesimpulan yang dapat diambil dalam kajian itu adalah BPA berdampak buruk terhadap Organ Feproduksi Manusia.

Tentang bahaya BPA sudah jelas. Botol susu bayi pun tidak boleh menggunakan bahan mengandung BPA. Pertanyaannya kenapa di Galon Guna Ulang masih ada toleransi BPA bagi Bayi dan Janin pada Ibu Hamil. Padahal semestinya tetap Free BPA,” ujarnya. (Eddie Karsito).

Related Articles

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali,Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali,Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

Penipuan Di Ranah Digital.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- SEIRING dengan berkembangnya teknologi, penipuan di ranah digital semakin marak terjadi. Karenanya, seseorang perlu senantiasa menjaga keamanan identitas digitalnya kapanpun.Tak terkecuali...

Permohonan Pengujian Judicial Review UU PERS No. 40 Tahun 1999 Di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Harus Ditolak.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- HARI Senin, 11 Oktober 2021, telah dilangsungkan Persidangan Pleno Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) dalam perkara dengan Nomor 38/PUU-XIX/2021,...