25.4 C
Indonesia
Friday, 22 October 2021

Bandung Merdeka Dari Covid-19…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com — MELIHAT pandemi Covid-19 yang tidak bisa diatasi oleh Pemerintah saja, melainkan harus dengan kebersamaan seluruh elemen, sejumlah masyarakat memprakarsai “Gerakan Bandung Merdeka Dari Covid-19”.

Salasatu Pemrakarsa Gerakan Bandung Merdeka Dari Covid-19, Prof. Dr Asep Warlan Yusuf mengatakan, gerakan ini sebagai upaya dari, oleh dan untuk masyarakat dalam kaitan penanganan Covid-19, khususnya di Kota Bandung.

“Kami dari masyarakat, akademisi, kelompok aktivis, ingin berbuat sesuatu, tidak saling menyalahkan, tidak terlalu takut tapi waspada, membangun upaya, ikhtiar (dalam penanganan covid-19),” katanya saat konferensi pers secara virtual, Selasa 10 Agustus 2021.

“Kami coba upayakan pendayagunaan dari cara berfikir masyarakat ini agar, lebih produktif mencari jalan lebih cepat atau solusi kita bebas dari Covid-19 ini,” katanya.

Dari hal tersebut, ia mengaku akhirnya terbentuk kelompok Pemrakarsa atau Inisiator yang akan menjadi pendorong, memfasilitasi, menginspirasi, mengajak semua pihak, menjembatani antar kepentingan untuk bisa bergerak di tingkat masyarakat.

“Ini adalah gerakan dari, kepada, dan untuk masyarakat dengan ada koordinasi, komunikasi, bersinergi juga dengan Pemerintah,” katanya.

Landasan filosofisnya, Bandung itu tercatat sebagai kota bersejarah. Kota perjuangan mulai dari Bandung Lautan Api untuk mempertahankan kemerdekaan, ada juga Konferensi Asia Afrika yang memotivasi banyak negara untuk merdeka.

“Dari hal-hal yang sifatnya perjuangan itu, Bandung juga harusnya berbuat. Kebetulan ini bersamaan dengan merayakan hari kemerdekaan Indonesia, proklamasi 17 Agustus mewarnai semangat dan nilai-nilai ini,” lanjutnya.

Sedangkan hal yang menjadi landasan sosiologisnya, masyarakat harus terikat oleh sesuatu yang dikelola. Teorinya ada yang dikelola dengan “Commit and Control” atau atur dan awasi yang sifatnya Top Down, tetapi ada juga yang sifatnya ketaatan dan kesukarelaan warga.

“Kesukarelaan warga ini cirinya adalah bertanggung jawab dengan apa yang diterima dan membangun solidaritas antar sesama. Dua faktor ini yang kita coba galang di Kota Bandung, didalam upaya bebas dari Covid-19 ini,” katanya.

“Kemudian para inisiator, pemrakarsa ini berpikir membuat semacam gerakan dengan sesuatu yang bisa mengajak semua komponen dan elemen masyarakat. Semua yang bisa kita dayagunakan. Akhirnya kami membuat deklarasi yang taglinenya itu gerakan kebersamaan,” lanjutnya.

Adapun Langkah Konkret dari Gerakan Bandung Merdeka Dari Covid-19 yakni gerakan atau kebersamaan semua komponen, semua elemen masayarakat untuk berbuat 8M (5M + 3M = Mau di vaksin, Membantu sesama atau solidaritas, Memperkuat dengan do’a).

Ke-Dua, penyelenggaraan sebuah event, yakni Do’a Bersama Mengetuk Pintu Langit pada 13 Agustus 2021. Yang menghadirkan tausiyah dari ulama atau tokoh agama, beserta ormas Islam untuk berdoa bersama, serta kegiatan konser amal secara virtual pada 17 Agustus 2021 untuk menggalang dana yang digunakan berbagi, menghadirkan Seniman dan Budayawan.

Sementara itu, Pemrakarsa lainnya, Taufikurahman mengatakan, kegiatan Do’a Bersama juga berkaitan dengan memperingati tahun baru hijriah, do’a bersama akan digelar secara virtual pada Jumat 13 Agustus 2021.

Ulama dan tokoh yang hadir yakni Prof KH Miftah Faridl, KH Athian Ali, KH Abdullah Gymnastiar, Ust Budi Prayitno, dan Ust Hanan Attaki, beserta ormas Islam yang hadir memberikan tausiyah atau nasehat untuk membangun optimisme.

“Keterkaitannya kita memperingati tahun baru hijriah yang jatuh hari ini. Kita akan doa bersama, waktunya bada ashar, waktu yang sangat baik diijabah, ada semangat satu muharram, agar doa semakin sungguh-sungguh, khusyu,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Inisiator lainnya, Apipudin mengatakan, Konser Amal yang digelar 17 Agustus 2021 akan menghadirkan Seniman dan Budayawan, bahkan ada Pelukis yang akan melakukan lelang lukisannya.

“Artisnya ada Doel Sumbang, Yukie ex Pas Band, Isyana dan masih banyak lagi. Disini artinya tidak diberi honor, karena mereka sukarela. Ada barang-barang yang akan dilelang, hasilnya untuk dibagikan kepada masyarakat,” katanya.

“Di sela Konser, akan ada launching logo dan hashtag Hari Jadi Kota Bandung yang ke 211 dari Disbudpar. Ada juga lagu tema dari Gerakan Bandung Merdeka dari Covid-19 dan diharapkan bisa diputar di seluruh radio di Kota Bandung,” ucapnya. (Ris).

Related Articles

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali,Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Warga SDN 039 Tegallega Kota Bandung, Semua Semangat Menjalankan PTMT.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- PELAKSANAAN Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sekarang ini. Memang masih terus berlangsung, seperti hal nya di SDN 039 Tegallega Kota Bandung.'Alhamdulilah...

Prokes Menuju Endemi : Tetap Pakai Masker Walau Sudah Vaksinasi.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- MESKI secara umum penyebaran dan penanganan terkendali,Pemerintah masih terus berupaya menurunkan kasus COVID-19 di seluruh pelosok.Ancaman virus yang dirasa masih akan...

SDN 031 Pelesiran Kota Bandung, Patut Diberi Acungan Jempol.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- DALAM situasi Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Dalam pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), bisa berjalan dengan lancar. Tentunya harus dengan...

Penipuan Di Ranah Digital.

BANDUNG, BEREDUKASI.Com -- SEIRING dengan berkembangnya teknologi, penipuan di ranah digital semakin marak terjadi. Karenanya, seseorang perlu senantiasa menjaga keamanan identitas digitalnya kapanpun.Tak terkecuali...

Permohonan Pengujian Judicial Review UU PERS No. 40 Tahun 1999 Di Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Harus Ditolak.

JAKARTA, BEREDUKASI.Com -- HARI Senin, 11 Oktober 2021, telah dilangsungkan Persidangan Pleno Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) dalam perkara dengan Nomor 38/PUU-XIX/2021,...