24.4 C
Indonesia
Sunday, 1 August 2021

Berkaca Dari India, Mudik Akhirnya Dilarang…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com — WALI Kota Bandung, Oded M. Danial terus mengingatkan warga untuk menahan diri melaksanakan Mudik pada lebaran tahun ini. Apalagi Pemerintah Pusat, telah mengeluarkan larangan Mudik mulai 6-17 Mei 2021 mendatang. Oded menilai, semua itu demi mencegah lonjakan penularan Covid-19. “Ini semua demi kepentingan kita bersama. Pak Presiden juga telah mengingatkan semua Kepala Daerah untuk memperhatikan hal ini,” ujar Oded, Jumat, (30/4/2021). Oded juga mengingatkan, Indonesia khususnya Kota Bandung tidak ingin mengalami hal seperti di India. India mengalami Tsunami Covid-19 karena warganya sudah tidak lagi disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan. Padahal sebelumnya, India dinilai sukses menangani pandemi Covid-19. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga telah memberikan arahan kepada seluruh Kepala Daerah di Indonesia. Pertemuan ini disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kamis, (29/4/2021). Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkit lonjakan kasus Covid-19 usai mudik Lebaran Idul Fitri 2020 lalu. Yang menembus kenaikan hingga 93 persen. Dia tak ingin hal serupa terjadi pada tahun ini. “Hati-hati dengan yang namanya libur panjang, kita ini mau libur panjang di Idul Fitri. Ingat, tahun lalu ada 4 libur panjang yang kenaikannya sangat melompat, Idul Fitri tahun lalu naik sampai 93 persen,” kata Jokowi. Jokowi mengungkapkan, libur panjang pada Agustus tahun lalu juga menyumbang lonjakan kasus Covid-19 hingga 119 persen. Lalu, libur pada Oktober 2020 berimbas pada kenaikan jumlah kasus hingga 95 persen. Selain itu, lonjakan kasus Covid-19 juga terjadi pada libur panjang akhir tahun. Akibat libur tersebut, jumlah kasus pada awal 2021 ini meningkat 75 persen. Hasil survei pemerintah mengungkap masih ada 18,9 juta orang yang berniat mudik pada Lebaran tahun ini. Jokowi juga memerintahkan Kepala Daerah untuk lebih gencar mengumumkan larangan Mudik. “Sekali lagi, hati-hati dengan mudik Lebaran. Hati-hati, cek, kendalikan yang Mudik itu sangat penting sekali,” ujar Jokowi. Tsunami Covid-19 di India…..! Negara India sedang dihantam Tsunami Covid Gelombang k ke-Dua. Menurut data terakhir, jumlah orang yang terinfeksi Covid di India sudah mencapai 17 juta dalam beberapa hari terakhir. Sementara jumlah kematiannya, sudah melebihi angka 190.000. Dikuti dari berbagai sumber, ada 346.786 kasus baru dalam 24 jam terakhir, sedangkan 2.624 kematian lainnya tercatat dalam periode yang sama. Ini setara dengan hampir sepertiga dari semua infeksi baru di seluruh dunia. Mengapa India dilanda gelombang pandemi Ke-Dua…..? Padahal, sebelumnya India sudah pulih dari gelombang Pertama Pandemi. Mereka sudah kembali hidup normal dan bahkan mulai mengekspor Vaksin. Bagaimana semua ini bisa terjadi……? Pada Januari–Februari 2021, India mulai melakukan vaksinasi Covid-19. Di bulan itu juga, kasus Covid-19 di India mulai turun. Melihat penurunan kasus, pemerintah memberikan izin pembukaan Pusat Hiburan. Bulan berikutnya, Pemerintah India mengizinkan digelarnya Festival Keagamaan dan Kampanye Pemilu. Di saat itu juga, protokol kesehatan mulai longgar. Dampaknya, pada April 2021, India mengalami Tsunami Covid-19. Kematian akibat covid-19 terus meningkat. Berkaca pada hal itu juga, pemerintah Indonesia masih melarang kegiatan Mudik. (Ris).]]>

Related Articles

Kembangkan Cashless Society, bank bjb Gandeng Baznas Provinsi Jawa Barat Dan Grab…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com – bank bjb terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder guna meningkatkan digitalisasi keuangan melalui lmplementasi QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard). Salasatu upaya yang...

Triwulan II 2021, Pertumbuhan Kredit bank bjb Capai 6,8%……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- MESKI masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, bank bjb berhasil mencatatkan pertumbuhan sektor kredit dengan baik pada Triwulan II 2021. Hingga...

Budi Oktavianes : Meski Sukses Bisnis Game Online Mobile Online, Bisnis Properti Tetap Sebagai Bisnis Utama……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SEMULA Budi Oktavianes main game online Mobile Legend hanya hobi untuk menghilangkan kepenatan. Namun ternyata rekan -rekannya sesama pengusaha ikutan main...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Kembangkan Cashless Society, bank bjb Gandeng Baznas Provinsi Jawa Barat Dan Grab…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com – bank bjb terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder guna meningkatkan digitalisasi keuangan melalui lmplementasi QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard). Salasatu upaya yang...

Triwulan II 2021, Pertumbuhan Kredit bank bjb Capai 6,8%……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- MESKI masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, bank bjb berhasil mencatatkan pertumbuhan sektor kredit dengan baik pada Triwulan II 2021. Hingga...

Budi Oktavianes : Meski Sukses Bisnis Game Online Mobile Online, Bisnis Properti Tetap Sebagai Bisnis Utama……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SEMULA Budi Oktavianes main game online Mobile Legend hanya hobi untuk menghilangkan kepenatan. Namun ternyata rekan -rekannya sesama pengusaha ikutan main...

Mustdhafin Dan Ormas Islam AhlulBait Indonesia (ABI) Propinsi DKI Jakarta Dan Banten, Menggelar Vaksinasi Menuju Indonesia Sehat…..!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- DALAM rangka ikut membantu pemerintah menghadapi tsunami Covid 19, Yayasan Dana Mustdhafin dan Ormas Islam AhlulBait Indonesia (ABI) Propinsi DKI Jakarta...

Mang Oded Kembali Bekerja, Langsung Menyampaikan Kabar Gembira…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEHARI setelah kembali dari Rumah Sakit usai menjalani perawatan, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial langsung menyampaikan kabar gembira. Penanganan Covid-19...