27.4 C
Indonesia
Monday, 26 September 2022
spot_img

Dispapertan Purwakarta Terus Tingkatkan Produktifitas Padi Organik…….!

Purwakarta, BEREDUKASI.Com — KABUPATEN Purwakarta terus menggenjot Produktifitas Padi Organik. Bahkan melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispapertan) Kabupaten Purwakarta. Terus memperluas lahan untuk Pengembangan Pertanian Organik.

Bahkan hasil kerja keras tersebut, nampaknya membawa hasil postif. Seperti dikatakan oleh salaseorang Ketua Kelompok Tani Budidaya Padi Organik yaitu Adang. Ketika melaksanakan Panen Raya Padi Organik di Desa Nagrak, Purwakarta beberapa waktu yang lalu.

Dengan jumlah anggota  60 orang  kelompok taninya merasa  senang, melakukan Budi Daya Padi Organik. Karena selain  Produktivitas  cukup tinggi Produktivitas 6.27 ton per Ha. Juga rasa Beras Organik dirasakan lebih nikmat.

“Kami memiliki keyakinan dengan Pengembangan Padi Organik, petani akan mendapatkan  berbagai keuntungan selain  biaya Produksi lebih efisien. Gabahnya juga  sudah banyak yang  yang berminat  dengan harga lebih tinggi,” kata Adang.

Apalagi, saat ini pasar untuk Beras Organik sudah terbuka lebar. Salasatunya, melalui kemitraan dengan Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta. Jadi, konsumen Beras Organik ini, selalu ada. Bahkan, permintaannya cukup tinggi.

Sedangkan menurut Kepala Dinas  Dinas Pangan dan Pertanian (Dispapertan) Kabupaten Purwakarta, Agus R Suherlan. Ketika ditemui di Purwakarta, Jumat (5/4/2019). Mengungkapkan bahwa panen yang dilaksanakan di Desa Nagrak beberapa waktu lalu. Merupakan varietas Inpari 32, dimana bibit tersebut merupakan program dari Pemkab melalui APBD 2018.

“Varietas 32 dengan umur tanaman  sekitar 115 hari,” ujar Agus.

Program bantuan Pengembangan Padi Organik di tahun 2018, untuk lahan seluas 65 Ha berupa APO.  Benih Pupuk  dan Pestisida Nabati dan secara total pertanaman  Budidaya Padi Organik sekitar 165  Ha.

Tujuan pengembangan Padi Organik di Kabupaten Purwakarta, selain ditujukan untuk menyediakan kualitas “Beras Sehat. Juga  untuk menyediakan beras yang memiliki  nilai ekonomis tinggi. Bahkan pihaknya menargetkan Purwakarta bisa menjadi salasatu “sentra” penghasil Padi Organik.

“Dengan komitmen kelompok yang tinggi untuk berorientasi koorporasi. Sehingga pendapatan petani menjadi lebih tinggi, selain itu bisa menjadi salasatu “sentra” penghasil Padi Organik,” kata Agus.

Pemerintah terus mendorong peningkatan luas areal Padi Organik. Termasuk di Kabupaten Purwakarta. Targetnya, sampai akhir 2019 ini, ada 1.000 hektare Sawah Organik yang tersebar di beberapa Kecamatan. Terutama, yang memiliki sumber mata air alami dan belum tercemar limbah.

Selama 2018 kemarin, ada 65 hektare Sawah Organik Baru. Sawah tersebut, terus dipantau dan diawasi. Serta, mulai dari bibit, obat-obatan Nabati dan Pupuk, mendapat bantuan dari Pemerintah. (Wief)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU