21.4 C
Indonesia
Sunday, 1 August 2021

Djonny Syafruddin: Dampak PPKM Darurat Pengusaha Bioskop Berharap, Pemerintah Berikan Intensif……..!

Jakarta, BEREDUKASI.Com — DAMPAK Pembatasan Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Jaringan Bioskop CGV telah menghentikan sementara operasionalnya mulai 12 Juli 2021. Disusul bioskop Cinepolis menutup seluruh bioskopnya di 63 Lokasi di seluruh Indonesia. Sementara itu jaringan bioskop terbesar di Indonesia, Cinema XXI menutup sementara seluruh bioskopnya pada tanggal 16 Juli 2021.

Demikian juga yang dilakukan Bioskop-bioskop Independen anggota GPBSI, seperti Flix Cinema, New Star Cineplex, Dakota Cinema, Bioskop Golden, Bioskop E-Plaza, Bioskop Gajah Mada, Bioskop Surya Yudha Cinema, Bioskop Rajawali, Bioskop BES Cinema dan lainnya yang juga menutup kegiatan operasionalnya. Penutupan sementara seluruh bioskop l tersebut dilakukan sampai dengan lberakhirnya PPKM Darurat yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Ketua Umum DPP GPBSI H. Djonny Syafruddin, SH mengatakan, “Bioskop sejak awal pandemi selalu taat pada setiap peraturan dan kebijakan baik yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Pemerintah Kota maupun Pemerintah Kabupaten. Dimulai ketika bioskop tutup pada bulan Maret 2020, lalu sempat buka kembali, kemudian harus ditutup lagi. Terbukti, sejak dibuka sampai tutup kembali dimasa pandemi ini, bioskop tidak menjadi cluster baru bagi penyebaran Covid-19. Karena bioskop menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan telah dilakukan uji laboratorium”.

Djony menambahkan, upaya penutupan gedung bioskop dalam rangka membantu Pemerintah untuk menekan penyebaran wabah Covid 19.

“Penutupan bioskop dilakukan oleh semua bioskop anggota GPBSI, sebagai upaya membantu program pemerintah untuk menekan jumlah penyebaran, serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dengan demikian, para pengelola bioskop akan mengupayakan secara maksimal dengan merencanakan ulang jadwal Film-film yang akan tayang setelah masa PPKM Darurat berakhir,” lanjut Djonny.

Untuk itu, Djonny berharap di beberapa daerah yang tidak ada aturan penutupan bioskop, akan dapat membuka kembali bioskopnya tanpa harus mengajukan ijin lagi pada saat keadaan sudah memungkinkan.

Kami juga mengharapkan adanya perhatian pemerintah, mengingat besarnya kerugian yang dialami oleh bioskop sejak bioskop mulai tutup Maret 2020 lalu, karena walaupun bioskop tutup, pemeliharaan dan perawatan perangkat harus rutin dilakukan. Demikian juga pembayaran listrik dan pembayaran gaji karyawan, walaupun memang ada sebagian karyawan yang harus dirumahkan”, kata Djonny.

Lebih lanjut Djonny mengharapkan adanya perhatian dan bantuan pemerintah dalam bentuk kebijakan yang pro kepada bioskop, karena selama ini belum ada bantuan pemerintah terhadap usaha bioskop. Perhatian dan bantuan yang diharapkan, seperti:
(1) Bantuan/insentif pemerintah/
pemerintah daerah terutama untuk keringanan biaya listrik. Karena dua komponen biaya terbesar dalam bisnis bioskop adalah biaya karyawan/gaji dan biaya listrik. Untuk menghindari adanya PHK karyawan, dapat dibantu oleh Pemerintah dalam bentuk keringanan tarif listrik (rata-rata bioskop dikenakan tarif B3).

(2) Keringanan dari sisi pajak terutama pengenaan tarif pajak hiburan yang rata di seluruh daerah. Hal ini akan sangat membantu bioskop pada saat pemulihan usaha.

(3) Adanya insentif untuk karyawan bioskop. Selama bioskop tutup maka sebagian besar karyawan diliburkan. Mereka diberikan upah 50% dari yang biasanya diterima, bahkan ada yang tidak diberikan upah selama bioskop tidak beroperasi, mengingat beban operasional yang berat bagi pengusaha bioskop. Mereka adalah karyawan bioskop dan cafe bioskop yang jumlahnya sekitar 10.175 orang di seluruh Indonesia. Mereka rata-rata menerima upah minimum sesuai wilayah masing-masing (4) Perlunya kejelasan keputusan terkait penutupan bioskop atau pembukaan kembali usaha bioskop secara serentak, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. “Semoga pemerintah dan pemerintah daerah memberikan perhatian kepada usaha bioskop, karena bioskop sebagai hilir industri perfilman telah banyak memberikan kontribusi positif dalam mendukung tumbuh kembangnya perfilman nasional, serta dalam hal peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Hiburan”, pungkas Djonny Syafruddin. (Buyil).

Related Articles

Kembangkan Cashless Society, bank bjb Gandeng Baznas Provinsi Jawa Barat Dan Grab…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com – bank bjb terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder guna meningkatkan digitalisasi keuangan melalui lmplementasi QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard). Salasatu upaya yang...

Triwulan II 2021, Pertumbuhan Kredit bank bjb Capai 6,8%……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- MESKI masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, bank bjb berhasil mencatatkan pertumbuhan sektor kredit dengan baik pada Triwulan II 2021. Hingga...

Budi Oktavianes : Meski Sukses Bisnis Game Online Mobile Online, Bisnis Properti Tetap Sebagai Bisnis Utama……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SEMULA Budi Oktavianes main game online Mobile Legend hanya hobi untuk menghilangkan kepenatan. Namun ternyata rekan -rekannya sesama pengusaha ikutan main...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

Kembangkan Cashless Society, bank bjb Gandeng Baznas Provinsi Jawa Barat Dan Grab…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com – bank bjb terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder guna meningkatkan digitalisasi keuangan melalui lmplementasi QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard). Salasatu upaya yang...

Triwulan II 2021, Pertumbuhan Kredit bank bjb Capai 6,8%……..!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- MESKI masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, bank bjb berhasil mencatatkan pertumbuhan sektor kredit dengan baik pada Triwulan II 2021. Hingga...

Budi Oktavianes : Meski Sukses Bisnis Game Online Mobile Online, Bisnis Properti Tetap Sebagai Bisnis Utama……!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- SEMULA Budi Oktavianes main game online Mobile Legend hanya hobi untuk menghilangkan kepenatan. Namun ternyata rekan -rekannya sesama pengusaha ikutan main...

Mustdhafin Dan Ormas Islam AhlulBait Indonesia (ABI) Propinsi DKI Jakarta Dan Banten, Menggelar Vaksinasi Menuju Indonesia Sehat…..!

Jakarta, BEREDUKASI.Com -- DALAM rangka ikut membantu pemerintah menghadapi tsunami Covid 19, Yayasan Dana Mustdhafin dan Ormas Islam AhlulBait Indonesia (ABI) Propinsi DKI Jakarta...

Mang Oded Kembali Bekerja, Langsung Menyampaikan Kabar Gembira…….!

Bandung, BEREDUKASI.Com -- SEHARI setelah kembali dari Rumah Sakit usai menjalani perawatan, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial langsung menyampaikan kabar gembira. Penanganan Covid-19...