22.4 C
Indonesia
Saturday, 3 December 2022
spot_img

Eko “Lewat Penerbit Progresif Ingin Tingkatkan Minat Membaca”….!

Lamongan, BEREDUKASI.Com — BAGI Muhammad Eko Nugroho atau yang biasa di panggil “Eko”. Membaca adalah hal yang tidak bisa dipisahkan dari hidupnya.

Sebab itu, pemuda yang lahir di Lamongan, 24 Juli 1992 ini. Tergerak juga untuk berperan aktif mengajak orang lain untuk memiliki kegemaran yang sama. Dan ia aktualisasikan dengan mendirikan sebuah Lembaga penerbitan di Kabupaten Lamongan bernama “Progresif”.

“Seiring dengan bergulirnya waktu, saya menyadari bahwa saat menjalani hidup ini. Rasanya masih kurang lengkap, jika saya tidak ikut berperan menyebarkan pengetahuan,” ucapnya.

Dan ia ingin memberikan fasilitas kepada para Penulis, karena saat ini minat membaca melemah dari waktu ke waktu. Sehingga memunculkan kekhawatiran.

“Semoga lewat Penerbit Progresif, bisa membantu untuk menfasilitasi hal tersebut,” papar pemuda dengan tinggi 170 cm.

Eko juga berharap bahwa kedepannya ia bisa berproses untuk lebih baik lagi dan menjadi yang terbaik. Terlebih ia juga bercita-cita, ingin memiliki perusahaan penerbitan buku yang besar setara dengan Gramedia.

“Inilah salasatu impian saya untuk membantu gerakan Literasi Se-Nusantara,” jelas lulusan Universitas Islam Darul Ulum Lamongan Fakultas Keguruan Pendidikan Program studi Bahasa dan Sastra Indonesia.

Selain mengelola lembaga Penerbit  Progresif dan menekuni dunia buku. Eko juga mengajar di MTS Muhammadiyah 26  Kalitengah, Lamongan.

“Untuk hobi saya senang mendengarkan musik. Karena musik adalah sumber kekuatan saya, jika sedang merasa rapuh. Saat mendengarkan bunyi suara musik cadas, hidup serasa lebih bersemangat,” terang penfavorit warna merah karena merah lambang keberanian.

Penikmat Bakso ini juga, mengungkapkan bahwa membaca juga. Merupakan prioritasnya, karena melawan ketidaktahuan menjadi tahu. Dengan apa yang ia baca, membuatnya memahami banyak fenomena dan menambah kebijaksanaan.

“Untuk tokoh Idola Nasional saya mengagumi Ir. Soekarno. Karena perjuangannya mendirikan negara yang penuh tantangan dan ide besarnya melawan penjajahan,” tandas sulung dari tiga bersaudara.

Sementara itu, untuk sosok yang mengispirasinya dalam hidupnya. Adalah kedua orangtuanya. Dan juga lingkungan sekitarnya yang  mengajarkan arti dari kekalahan dan kemenangan.

Pemilik motto “Hidup adalah perjuangan dan Jangan Menyerah pada keadaan” ini. Mengungkapkan bahwa apa yang ia maknai tentang hidup, adalah tetap menjalaninya dengan santai namun memiliki titik tujuan.

“Ya… Dan  yang membuat saya selalu bersemangat dalam menjalani semua keadaan adalah lika-likunya. Sehingga saya banyak belajar. Juga mencari solusi untuk kuat dan bertahan. Kuncinya adalah bertawakal dan yakin pada sang pencipta semesta beserta isinya,” lanjutnya.

Di akhir perbincangan Eko juga menyampaikan, bahwa ia berharapan melalui dunia Literasi. semua pemuda-pemudi bisa giat membuka cakrawala demi kepetingan pengetahuan. (Tiwi Kasavela)

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img
spot_img

BERITA TERBARU