FeaturedInfokuPerguruan Tinggi

HMI Purwakarta Mengaktifkan Nuansa Akademis Lewat Relasi Interdisipliner…..!

0

Purwakarta, BEREDUKASI.Com — Mahasiswa di Kabupaten Purwakarta ikut mendorong pembangunan Pemerintahan lewat jalur akademisi dengan menciptakan ide – ide baru yang saling berkorelasi melalui wadah organisasi mahasiswa (Ormawa) seperti merekrut anggota antar Sekolah Tinggi (ST) atau yang lain sebagainya yang disamakan dengan itu dengan metode Relasi Interdisipliner.

Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI Kab. Purwakarta sebagai cermin Ormawa memberikan kontribusi prodak intelektual sebagai referensi pemerintah dan juga mengembangkan diri dengan Progresivitas intelektual menuju teguhnya nilai – nilai ke-HMI-an dalam upaya mewujudkan kader yang Hanif & Revolusioner.

Dalam acara Rapat Anggota Komisariat yang dihadiri oleh Rakanda Dadan komarul Ramdan, MT. salah satu Anggota Kahmi Majlis Daerah, alumni HMI, Rakanda Erwin Herdiansyah, SE. Ketua Umum HMI Purwakarta, Didin Wahidin, Ormawa HMI mendapatkan apresiasi Dari Lurah Nagritengah, Engkun Kuntadi, SE. Sehingga acara itu dilaksanakan di Aula Kelurahan Nagritengah.

Engkun yang ternyata dulunya pernah menjadi Presiden Mahasiswa BEM di STIE Wikara Purwakarta, tak heran jika dia memahami peranan organisasi mahasiswa baik internal maupun eksternal kampus bisa mendobrak revolusi bangsa.

“Kader intelektual HMI teruslah mengembangkan diri dan saha harap alumninya juga bisa terus menciptakan revolusi untuk bangsa,”Tuturnya pada saat memberi sambutan RAK HMI. Purwakarta, Minggu (20/10/19).

Tak hanya itu, HMI sudah 4 kali menggelar acara sosialisasi maupun Rapat-rapat kegiatan HMI.

“Berkat aktifnya HMI dan dukungan dari Lurah Engkun untuk kegiatan OKP, sudah 4 kali HMI menggunakan aula ini,” Terang Rakanda Erwin Herdiansyah, SE. yang juga alumni HMI 2003 STIE YPN Karawang.

Menurut Mahasiswa STAI Dr. Khez. Muttaqien, Isak Idris yang menjadi Ketuplak RAK berjudul “Komisariat Persiapan Pembaharuan” ini mengatakan tujuan dari pembentukan acara itu.

“Rapat Anggota Komisariat ini bertujuan untuk terus mengaktifkan Kader, progresivitas & pembaharuan HMI antar Komisariat, untuk itu kita mengundang 4 kampus di Purwakarta yaitu dari STIE Wikara, STKIP, Polibisnis, dan Al-Muhajirin,” ujarnya.

Masing-masing kampus memiliki Kultur berbeda dan menjadi “PR” untuk Kader HMI mencari cara mengaktifkan nuansa akademis melalui diskusi secara HMI yang ber’intelektual tinggi melalui Folow Up & Up Grading Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di tiap kampus sesuai dengan AD ART-nya.

“HMI berupaya menjadi mitra terpercaya pembaharuan kampus dan memberikan kepercayaan kepada rektor setiap kampus,” kata Ketua Umum HMI asal Kampus STAI Dr. Khez. Muttaqien Purwakarta, Rakanda Didin Wahidin.

Di waktu yang sama, angota Kahmi Majelis Daerah, Dadan komarul Ramdan, MT. yang menjadi Pemateri Mengulas Esensi – esensi Relasi interdisipliner.

“Relasi interdisiplin HMI itu dimana Komisariat tiap kampus jangan terbatasi oleh kejuruan kampus, tapi harus bisa mengintegrasikan tiap disiplin ilmu sehingga menjadi kajian interdisipliner yang menjadi bakal fakultas di kampus STIE Wikara, STKIP, Polibisnis, dan Al-Muhajirin,” ucapnya.

Dadan juga membeberkan kerangka berpikir tentang relasi interdisipliner.

“Kita contohkan ketika ranah Kedokteran butuh proses manufaktur produksi Lutut Imitasi, itu akan melibatkan berbagai disiplin ilmu, nah ini perlu di sikapi oleh komisariat antar ilmu Perguruan Tinggi yang akan menjadi basis ke-ilmuan, ada yang mengkaji ilmu biologisnya dari komisariat HMI di fakultas kedokteran, ada yang mengkaji proses produksinya dari fakultas tehnik, Ada yang mengkaji bagaimana pengelolaan managmennya, sampai ada yang mengkaji bagai mana cara memasarkan prodak lutut imitasi itu,” pungkasnya.

Akademisi sebagai Insan pencipta dan pengabdi untuk mewujudkan revormasi metode relasi interdisipliner sangat membatu untuk mendapatkan wawasan yang luas, Rasional, Anailstis, Logis, dan Tajam. (wief)

admin

SDN 061 Cijerah Menyabet Juara Lomba Pramuka se-Jawa Barat 3 Tahun Berturut-turut….!

Previous article

Dari Anugerah Duta Seni Budaya Jawa Timur, Reyog Simbol Jati Diri dan Karakter Masyarakat Ponorogo….!

Next article

You may also like

More in Featured